Sertifikasi Digital Transformation Planner

Sertifikasi Digital Transformation Planner

sertifikasi digital transformation planner

Sertifikasi Digital Transformation Planner adalah sertifikasi yang penting dimiliki oleh mereka yang ingin menjadi agen perubahan menuju transformasi digital 4.0 di perusahaan maupun organisasi. Nah apa itu dan bagaimana cara mendapatkannya?

Apa itu Digital Transformation Planner?

Sebagai pembuka kita harus tau dulu apa itu Digital Transformation Planner. Digital Transformation Planner atau yang juga disebut Perencana Transformasi Digital ini adalah seseorang yang bertanggung jawab dalam perencanaan hingga pelaksanaan transformasi digital di perusahaan atau organisasi.

Kenapa seorang Digital Transformation Planner dibutuhkan? Itu karena saat ini kita sudah memasuki era Industri 4.0 atau yang juga disebut Industri Digital.

Nah maka dari itu, jika sebuah perusahaan ingin terus bertahan maka mereka pun harus beradaptasi dan mengikuti perubahan.

Masalahnya, perubahan ini tidak semudah membalikkan telapak tangan. Maka dari itu seorang Digital Transformation Planner dibutuhkan untuk membuat perencanaan dan mengawasi proses transformasi supaya berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuan.

sertifikasi digital transformation planner

Apa Tugas Seorang Digital Transformation Planner?

Sedikit tugasnya sudah kita bahas di atas, nah sekarang kita akan membahasnya lebih detail.

Tugas seorang Digital Transformation Planner adalah merencanakan, mengawasi, dan mengevaluasi proses transformasi digital pada sebuah perusahaan atau organisasi.

Mereka berperan penting dalam hal seperti membuat rancangan dan mengimplementasikan strategi transformasi digital yang efektif dan sesuai untuk kebutuhan perusahaan.

Jika dianalogikan, mereka seperti arsitek perancang arsitektur bisnis yang akan dibentuk dengan tujuan untuk beradaptasi terhadap permintaan perkembangan industri teknologi.

sertifikasi digital transformation planner

Apa Saja Materi Kompetensi Digital Transformation Planner?

Nah sekarang kita akan membahas mengenai materi materi yang ada di kompetensi untuk sertifikasi Digital Transformation Planner, yaitu:

Merumuskan Aspirasi Transformasi Industri 4.0

Materi pertama ini lebih seperti supaya seorang Digital Transformation Planner bisa menentukan arah yang jelas dalam mengimplementasikan teknologi industri 4.0 yang sesuai dengan kebutuhan bisnis perusahaan.

Lebih detailnya lagi, seperti memahami berbagai kebutuhan bisnis serta tantangan yang ada pada industri dengan melalui analisa kondisi berupa tantangan dan peluang yang ada di pasar. Kemudian juga mereka harus menentukan visi dan misi serta tujuan jangka panjang yang ingin dicapai.

Pada tahap ini juga biasanya roadmap dibuat untuk menentukan rute transformasi serta strategi yang akan diambil oleh perusahaan.

Merumuskan Peluang Penerapan Transformasi Industri 4.0

Bagian ini lebih berfokus pada berbagai peluang yang bisa didapatkan oleh perusahaan dalam usaha menerapkan transformasi digital. Karena peluang harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendapatkan hasil yang diinginkan, maka bagian ini pun tak kalah penting.

Merencanakan Transformasi Industri 4.0

Selanjutnya adalah materi untuk melakukan perencanaan untuk transformasi digital perusahaan. Di fase ini lah berbagai persiapan dan strategi yang akan diambil perusahaan dibuat dan ditentukan.

Menentukan Metode Pemodelan Arsitektur Bisnis dan Business Building Block yang Diperlukan

Bagian ini juga termasuk sebagai perencanaan awal untuk menentukan model lebih detail dari rencana yang akan digunakan perusahaan.

Menetapkan Matriks, Diagram, dan Jenis Kebutuhan yang Diperlukan pada Arsitektur Bisnis

Selanjutnya adalah menentukan berbagai keperluan yang dibutuhkan untuk strategi transformasi .

Menetapkan Baseline dan Target Arsitektur Bisnis, serta Kesenjangan antara Baseline dan Target Arsitektur Bisnis

Kemudian ada tahap untuk menentukan target dan menganalisa seberapa jauh kemungkinan kesenjangan dari pelaksanaan rencana.

Menyusun Roadmap Arsitektur Bisnis

Penyusunan roadmap sebagai gambaran kemana transformasi ini akan dibawa.

Mengevaluasi Artefak Arsitektur dalam Architecture Landscape yang Terkait dengan Arsitektur Bisnis

Bagian ini lebih berfokus pada evaluasi, artinya setelah melewati masa perencanaan.

Memfinalisasikan Arsitektur Bisnis

Bagian terakhir yaitu penyelesaian dari arsitektur bisnis yang sudah ditentukan.

Berapa Gaji Digital Transformation Planner?

Soal gaji seorang Digital Transformation Planner bisa berbeda beda tergantung dari berbagai faktor yang bisa mempengaruhi seperti dari lokasi, besarnya perusahaan, ataupun kemampun yang dimiliki dan tanggung jawab yang diemban.

Nah supaya kamu punya gambaran, dari beberapa sumber mengatakan gaji seorang Digital Transformation Planner ada di kisaran Rp5.000.000 hingga Rp10.000.000.

Perlu diingat juga gaji yang didapatkan bisa lebih dari angka tersebut. Salah satu cara yang sangat bagus untuk menaikkan gaji adalah dengan mengikuti sertifikasi.

sertifikasii

Sertifikasi Digital Transformation Planner

Sertifikasi Digital Transformation Planner bisa kamu ikuti dengan mendaftarkan diri ke LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) yang terpercaya. Biasanya sertifikasi ini sudah disertai dengan pelatihan namun bisa juga hanya sertifikasi. Jadi sesuaikan dengan kebutuhanmu.

Penting juga untuk memastikan kalau LSP yang kamu piilih memiliki izin resmi dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) untuk memastikan kualitas materi uji kompetensi, mentor, dan penguji. Ini juga berfungsi agar LSP tersebut bisa dipercayai mengenai sertifikat yang diterbitkannya.

Untuk biaya sertifikasi ini berbeda beda juga tergantung dari kebijakan LSP. Nah untuk harganya ada yang mematok seharga Rp2.500.000, ada juga yang harganya di bawah dan di atas angka itu. Yang paling tepat adalah langsung berkonsultasi untuk menentukan paket dan harga yang akan diambil.

Nah langsung saja hubungi PT Kombas Digital Internasional untuk konsultasi mengenai sertifikasi, Kombas juga sudah mendapatkan izin resmi dari BNSP jadi tidak perlu diragukan lagi kredibilitasnya. Langsung saja klik nomor di bawah ini:

08112829003

Sertifikasi LSP

Sertifikasi LSP

Sertifikasi LSP sesuai namanya itu adalah sertifikasi yang diberikan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi. Nah apa sebenarnya LSP dan bagaimana mereka memberikan sertifikasi?

1.Apa itu Sertifikasi LSP?

Sertifikat LSP itu adalah akta atau dokumen pengakuan atas kemampuan seseorang yang dianggap telah memenuhi standar kompetensi di suatu bidang. Nah untuk mereka yang mendapatkan sertifikat ini biasanya akan melalui serangkaian persiapan serta ujian yang disiapkan oleh pihak LSP.

LSP sendiri ialah singkatan dari Lembaga Sertifikasi Profesi, bergerak untuk memberikan pelatihan dan ujian kepada orang orang yang ingin memperoleh sertifikat. LSP ini seperti terusan tangan dari lembaga yang berwenang dalam menerbitkan sertifikat serta mengatur regulasinya, yaitu BNSP.

2.LSP dan BNSP Bedanya Apa?

Sesuai yang sebelumya kita bahas di pembahasan di atas, LSP dan BNSP ialah dua lembaga yang berbeda namun saling terkait. Jika digambarkan LSP itu seperti perpanjangan tangan BNSP dalam misinya untuk menerbitkan sertifikat.

Apa perbedaan mendasarnya? Tentu saja tugas dan wewenangnya. BNSP berwewenang untuk mengatur regulasi atau yang kita sebut aturan mengenai berbagai hal dalam penerbitan sertifikat. Nah LSP berwewenang untuk mengadakan ujian kompetensinya. Ujian ini yang akan menjadi penentu apakah seseorang itu layak mendapat sertifikat.

BNSP atau kepanjangannya Badan Nasional Sertifikasi Profesi akan memberikan lisensi kepada LSP yang telah memenuhi standar untuk merencanakan pelatihan dan ujian untuk seseorang. Karena ini nih tidak semua LSP bisa menajalankan pelatihan, hanya yang sudah memiliki lisensi resmi dari BNSP saja yang boleh menyelenggarakannya.

Jadi singkatnya, BNSP yang akan memberikan wewenang penyelenggaraan pelatihan dan menyetujui penerbitan sertifikat, sedangkan LSP itu lah yang akan merancang dan menyelenggarakan uji kompetensinya.

Apa itu LSP Digital?

LSP Digital adalah Lembaga Sertifikasi Profesi yang memberikan pelatihan uji kompetensi pada bidang Teknologi dan Informasi. Contoh sertifikasi nya adalah seperti:

  • Digital Marketing
  • Data Analyst
  • Web Developer
  • Desainer Grafis
  • Web Programmer Junior

Masih ada lagi berbagai sertifikasi dari LSP Digital, dan kegunaannya juga sangat penting dan bermanfaat terutama saat ini adalah saat dimana teknologi digunakan oleh hampir semua orang dan sebagian besar bidang pekerjaan.

Berbagai Jenis Pihak Sertifikasi LSP serta Perannya

LSP di Indonesia umumnya dibagi menjadi 3 jenis, biasanya mereka dibedakan  oleh fungsi dan jenis instansi pembentuknya. Nah selanjutnya kita akan membahas setiap LSP tersebut.

Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak 1

LSP P1 ini biasanya dibentuk dan ada di bawah manajemen institusi pelatihan atau institusi pendidikan. LSP jenis ini umumnya didirikan oleh Lembaga Pelatihan, Universitas atau Politeknik, dan Sekolah Menengah Kejuruan.

Visi dan Misi LSP P1 akan berfokus pada sertifikasi untuk kompetensi siswa peserta pelatihan atau institusi pendidikan yang membentuknya. Tujuannya tentu saja untuk memastikan kalau siswa atau individu didikan mereka memenuhi kompetensi kerja sesuai bidang mereka.

Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak 2

LSP P2 berbeda dengan LSP P1, dimana pembentuk LSP P2 biasanya adalah suatu organisasi profesi atau asosiasi.

LSP P2 berfungsi memastikan bahwa anggotanya memiliki pengetahuan dan keterampilan yang sesuai standar kompetensi di bidang yang mereka tekuni. Harapannya mereka dapat meningkatkan kepercayaan tempat kerja atau rekruter atas kualitas anggota mereka.

LSP P2 biasanya melayani sertifikasi untuk anggota mereka.

Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak 3

Berbeda dengan kedua Lembaga Sertifikasi Profesi sebelumnya, LSP Pihak Ketiga tidak terikat dengan institusi pendidikan atau asosiasi profesi tertentu. Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak 3 menyediakan layanan untuk perorangan dan juga perusahaan dari berbagai sektor industri.

Fungsi utamanya adalah menyediakan pelatihan dan ujian sertifikasi yang tidak memihak alias netral, dan dengan harapan kredibilitasnya dapat lebih dipercaya. Jangkauan untuk pelatihan dari mereka biasanya lebih beragam.

Untuk rekap dari semua yang tadi dibahas, LSP P1 diperuntukkan bagi institusi pendidikan untuk memastikan lulusan mereka telah siap terjun ke dunia kerja. Kemudian LSP P2 lebih untuk meningkatkan kompetensi anggotanya sesuai bidang mereka. Terakhir LSP P3 ditujukan bagi siapapun atau perusahaan manapun dan mereka menonjolkan kredibilitas dan kenetralan.

Manfaat Sertifikat LSP

Manfaat dari memiliki sertifikat LSP sangat banyak, seperti:

  • Jalan mengembangkan keterampilan diri melalui pelatihan dan ujiannya
  • Menambah relasi dengan para Mentor
  • Pembeda dengan tenaga kerja lain yang tidak memilikinya
  • Menambah kesempatan naik jabatan karena keahlian sudah terverifikasi
  • Membuka lebih banyak peluang kerja

Selain manfaat manfaat di atas, ada lebih banyak manfaat lain yang menjadi petunjuk bahwa sertifikasi cukup penting untuk dimiliki.

Sertifikasi LSP Bayar Berapa?

Rentang harga untuk mendapatkan pelatihan dan uji kompetensi dari Lembaga Sertifikasi Profesi sangat beragam. Mulai dari jenis sertifikasi yang berbeda hingga cakupannya yang juga berbeda antar LSP. Untuk itu kamu dapat langsung menghubungi pihak LSP.

Namun kalau kita membahas rentang harga dari suatu LSP seperti di Kombas Digital Internasional, untuk Sertifikasi Digital Marketing ada di rentang Rp 5.900.000 – Rp 6.000.000. Untuk harga lebih pastinya, kamu bisa langsung menghubungi nomor di bawah ini:

08112829003

Sertifikasi BNSP

Sertifikasi BNSP

Seperti yang kita ketahui, ada banyak jenis sertifikasi termasuk sertifikasi BNSP. Lembaga ini memang terlibat langsung dalam urusan sertifikasi di Indonesia, nah maka dari itu mari kita bahas lebih detail

Apa itu Sertifikasi BNSP?

Sertifikasi BNSP adalah bentuk pengakuan resmi kepada seseorang yang kemampuan dan pengetahuannya di bidang tertentu sudah memenuhi standar kompetensi. Pengakuan resmi ini biasanya berbentuk tertulis.

Apa itu BNSP?

BNSP atau kepanjangannya adalah Badan Nasional Sertifikasi Profesi ialah lembaga independen yang memiliki tujuan untuk mengembangkan kompetensi tenaga kerja dengan melalui pelatihan berbasis kompetensi. Misinya adalah menghasilkan dan mempermudah penciptaan tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai standar.

Sebagai lembaga yang memiliki wewenang sertifikasi personil, lembaga ini bertanggung jawab kepada Presiden.

LSP BNSP Apa Saja?

Pertama kita harus tau kalau LSP dan BNSP ialah 2 lembaga yang berbeda meskipun bergerak pada bidang yang sama. BNSP atau Badan Nasional Sertifikasi Profesi ialah lembaga yang mengurus penerbitan sertifikasi dan juga regulasi nya. Sedangkan LSP adalah Lembaga Sertifikasi Profesi yang menjadi lembaga penguji seseorang untuk mendapatkan sertifikasi.

Bisa disebut LSP adalah perpanjangan tangan BNSP dalam proses pemberian sertifikat. LSP sesuai namanya bertugas untuk melaksanakan sertifikasi suatu profesi, juga LSP memiliki wewenang menerbitkan sertifikat namun harus sesuai ruang lingkupnya.

LSP juga dibagi menjadi 3 jenis. Ada LSP P1, LSP P2, dan LSP P3. Klasifikasi LSP ini dibedakan sesuai dengan lembaga yang membentuknya.

Peran LSP P1 pada Sertifikasi BNSP

LSP P1 atau disebut LSP Pihak Pertama merupakan LSP bentukan dari suatu lembaga pendidikan atau pelatihan. Lembaga pendidikan atau pelatihan tersebut bisa merupakan lembaga swasta, pemerintah, ataupun pelatihan kerja. Setelah selesai dibentuk LSP P1 punya wewenang untuk menerbitkan sertifikat sesuai rancangan yang sudah disetujui BNSP.

Tambahan juga, LSP ini memiliki hak untuk mengadakan program pelatihan yang sepaket dengan program ujian sertifikasi kompetensi. Pada program kerjanya LSP P1 dapat menggunakan SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional) ataupun SKK khusus bergantung pada pemilihan LSP tersebut.

Peran LSP P2 pada Sertifikasi BNSP

LSP P2 yang juga disebut LSP Pihak Kedua sebenarnya tidak jauh berbeda dengan LSP P1, perbedaannya hanya pada pelaksanaan nya yang diadakan oleh pemerintah. Pelaksanaannya membutuhkan SKK khusus dari suatu lembaga sebagai landasan edukasi dan sertifikasi.

Dalam LSP ini program sertifikasi dibentuk oleh UPT atau kepanjangannya Unit Pelaksana Tugas. Kegiatan yang dilaksanakan juga bersandar pada SKKNI atau Kurikulum yang dipilih oleh LSP. Selanjutnya untuk Tempat Uji Kompetensi atau TUK dipilih di LSP yang lain.

Peran LSP P3 pada Sertifikasi BNSP

LSP Pihak Ketiga atau yang juga disebut LSP Umum adalah LSP yang dibentuk oleh suatu perkumpulan atau asosiasi baik asosiasi industri ataupun profesi. Dibandingkan dengan 2 LSP sebelumnya LSP ini cukup berbeda, perbedaan mendasarnya terletak pada konsep yang dimiliki dan digunakan oleh LSP ini

Dalam kasus 2 LSP sebelumnya pendidikan dan pelatihannya sudah termasuk dalam bagian uji kompetensi. Nah sedangkan untuk LSP P3 memiliki kewenangan untuk mengadakan program sertifikasi tanpa harus melalui program pendidikan dan pelatihan.

sertifikasi bnsp

Jenis Jenis Sertifikat BNSP

BNSP mengeluarkan beberapa jenis sertifikat dengan kompetensi tertentu, diantaranya:

Sertifikat Kompetensi

Ini adalah sertifikat yang diterbitkan oleh LSK atau Lembaga Sertifikasi Kompetensi yang paling umum diterbitkan. Sertifikat ini diberikan kepada seseorang yang telah lulus ujian kompetensi yang dirancang oleh LSK terkait.

Sertifikat Keahlian

Untuk yang satu ini ditujukan bagi kemampuan pada lingkup kerja yang lebih spesifik, seperti keterampilan mengoperasikan alat berat atau teknisi listrik.

Lisensi Berbasis Kompetensi

Khusus untuk profesi yang membutuhkan lisensi agar dapat melaksanakannya. Contohnya seperti Dokter, Insinyur, Guru, Dokter Gigi, Pengacara, dan lainnya.

Sertifikat BNSP Untuk Apa?

Sertifikat BNSP memiliki banyak sekali fungsi dan manfaat. Fungsinya dapat lebih spesifik jika kamu tertarik pada bidang yang memang membutuhkan lisensi seperti Dokter Gigi, Perawat, Dokter, Pengacara dan lainnya.

Sedangkan secara umum Sertifikat BNSP bisa sangat bermanfaat bagi pencari kerja maupun orang yang ingin menambah nilainya dalam dunia kerja.

Dengan memiliki Sertifikat BNSP kamu dapat lebih percaya diri karena kemampuan mu sudah diuji dan memenuhi standar kompetensi. Selain itu, sertifikat juga menjadi pembeda dengan kandidat lain yang tidak memiliki sertifikat. Ditambah lagi, selama pelatihan kamu akan dapat memperluas jaringan dan kemapuan dengan mempelajari berbagai persiapan sebelum ujian kompetensi.

Karyawan yang memiliki sertifikasi juga biasanya akan lebih mudah untuk naik jabatan karena dari mata perusahaan kamu sudah memenuhi kompetensi kompetensi tertentu dan layak untuk mendapatkan tanggung jawab lebih.

Jika dirangkum, manfaat sertifikat BNSP adalah:

  1. Memenuhi syarat pekerjaan yang memerlukan lisensi
  2. Menambah value atau nilai jual dalam persaingan dunia kerja
  3. Menambah Kepercayaan Diri terhadap kemampuan diri sendiri
  4. Memperluas jaringan dan pengembangan diri
  5. Kesempatan untuk naik jabatan

Sertifikasi BNSP Bayar Berapa?

Untuk harganya bergantung pada level serta lembaga uji kompetensinya. Rentang harganya sangat bervariasi dari Rp. 2.500.000 hingga Rp. 7.500.000. Misalnya untuk harga pelatihan Sertifikasi Digital Marketing di Kombas berkisar antara Rp. 5.900.000 – Rp. 6.000.000.

Untuk harga lebih detail serta berbagai macam pelatihan lainnya, kamu dapat menghubungi nomor di bawah ini:

08112829002

Sertifikasi Nasional

Apa itu Sertifikasi Nasional?

Sertifikasi Nasional adalah pengakuan (biasanya dalam bentuk dokumen/sertifikat yang diberikan oleh lembaga nasional kepada orang yang telah memenuhi kriteria suatu keterampilan

 

Ada apa saja jenis sertifikasi nasional?

Ada berbagai jenis sertifikasi nasional, namun disini kita akan membahas 5 diantaranya yang ditetapkan oleh lembaga BNSP:

1.Sertifikasi Profisiensi

Adalah sertifikasi yang lebih dikenal untuk bidang digital seperti kecakapan dalam menggunakan aplikasi atau software tertentu.Umumnya pihak atau perusahaan aplikasi tersebut lah yang menerbitkan sertifikat ini kepada individu yang mereka akui telah dapat dengan baik menjalankan aplikasi atau perangkat lunak mereka.

 

2.Sertifikasi Profesi Paket

Ini adalah jenis sertifikasi yang menggabungkan berbagai unit kompetensi dalam satu sertifikasi.Sertifikasi ini bertujuan untuk menyatakan bahwa pemilik sertifikasi telah memiliki kemampuan yang lengkap untuk satu bidang pekerjaan yang memiliki lebih dari satu kemampuan yang diperlukan.

 

3.Sertifikasi Kualifikasi Okupasi Nasional

Merupakan suatu sertifikasi yang menunjukkan bahwa pemiliknya telah memenuhi kriteria suatu jabatan pada dunia industri,sertifikasi ini biasanya lebih spesifik untuk suatu bidang saja.

 

4.Sertifikasi KKNI atau Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia

Nah yang satu ini adalah sertifikasi yang khusus distandarisasi oleh BNSP dan ada sampai 9 jenjang.Kategori ini menunjukkan sebagai bukti bahwa pemiliknya telah memenuhi suatu kriteria secara pengetahuan dan keterampilan dan diakui secara nasional.

 

5.Sertifikasi Profesi Unit Kompetensi

Untuk yang satu ini hanya menilai sebuah unit kompetensi saja, misalnya seperti sebuah kompetensi untuk satu jenis tugas dalam sebuah bidang profesi.Terdengar tidak begitu banyak tapi sebenarnya sama pentingnya dengan yang lain.Sertifikasi ini juga seperti penanda bahwa seseorang dapat melakukan suatu jenis pekerjaan dengan baik pada bidangnya.

 

Bagaimana cara mendapatkan sertifikasi nasional?

Caranya tentu saja dengan mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh LSP alias Lembaga Sertifikasi Profesi yang sudah diberi izin resmi oleh BNSP.Jenis sertifikasi yang bisa diperoleh juga ada banyak dan berbagai macam jenis sesuai kebutuhan dan biayanya pun berbeda beda rentangnya.

 

Berapa harga untuk mendapatkan sertifikasi nasional? 

Sesuai yang saya katakan tadi, rentang harga dapat bervariasi dan itupun berbeda setiap lembaganya.Kita akan mengambil contoh biaya pelatihan untuk mendapatkan sertifikasi dari PT Kombas Digital Internasional yaitu untuk pelatihan Junior Graphic Designer berkisar antara 2.500.000 sampai 3.000.000 dan untuk sertifikasi Digital Marketing memakan biaya kisaran 5.900.000 sampai 6.000.000.Perlu digarisbawahi kisaran biaya ini adalah per tanggal 15 Januari 2023.

Di Kombas juga ada pelatihan sertifikasi lain seperti Analis Efek Madya, Web Programmer Junior, hingga Human Resources Officer, Teknikal Analisis dan masih banyak lagi.

Apa itu BNSP dan LSP

BNSP sudah kita sebut beberapa kali tapi kita tetap akan membahasnya, jadi BNSP adalah singkatan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi.Sedangkan LSP adalah Lembaga Sertifikasi Profesi.Gampangnya BNSP adalah lembaga pemerintah yang mengatur soal pemberian dan pengoperasian mengenai sertifikasi sertifikasi yang menyangkut berbagai bidang pekerjaan.Nah lembaga yang melaksanakan ujian untuk mendapat sertifikasi tersebut adalah LSP dan LSP harus memiliki lisensi resmi yang diberikan langsung oleh BNSP agar sertifikasinya bisa dipercaya dan diakui secara nasional.Bisa dikatakan BNSP dan LSP bekerja sama dalam menciptakan orang orang yang berhak untuk memiliki sertifikasi taraf nasional.

Apa manfaat sertifikasi?

Sertifikasi memiliki banyak sekali manfaat contohnya seperti meningkatkan skill dan pengetahuan pemiliknya karena pada saat akan mengikuti ujian sertifikasi peserta akan melalui banyak sekali persiapan

mulai dari memahami materi yang wajib diketahui serta mengenal hal hal yang sebelumnya belum dipelajari juga hal hal yang baru dikembangkan di sektor industri yang ia tekuni.Tidak lupa dengan mengenal mentor mentor yang hebat juga dapat menambah relasi yang kuat dan membuat peserta memiliki jaringan yang lebih luas.

Sertifikasi juga bisa menjadi pembeda kita dengan kandidat lain yang tidak memilikinya di mata recruiter, apalagi sekarang persaingan dunia kerja sangat kompetitif dan dengan hal seperti sertifikasi nasional pun akan memberikan tambahan value bagi pemiliknya.Ini juga sebagai bukti resmi yang diakui bahwa pemiliknya benar benar memiliki kemampuan yang sudah sesuai kriteria untuk memenuhi suatu posisi atau jabatan di dunia kerja.

Sertifikasi juga bisa kita cantumkan di profile kita seperti LinkedIn atau resume yang kita rencanakan untuk diberikan pada perusahaan yang sedang mencari kandidat untuk mengisi lowongan.Juga karya yang kita buat selama pelatihan dapat dijadikan sebagai portofolio.

Berarti sertifikasi penting?

Kesimpulan dari semua hal yang kita bahas tadi adalah sertifikasi itu sangat penting, terutama di zaman dimana setiap value dapat menambah kesempatan kita untuk membuka peluang karir yang lebih besar atau lebih baik.Setiap orang dapat membuka peluang mereka salah satunya dengan memiliki sertifikasi, sertifikasi sangat terbuka bagi semua orang yang ingin memilikinya yang tentunya telah memenuhi syarat dan ujian kelayakan sertifikasi.

 

Jika anda berminat atau ingin mengetahui lebih lanjut tentang uji Sertifikasi Nasional yang disediakan di Kombas, anda dapat menghubungi nomor di bawah ini:

08112829003