Sertifikasi Network Security Analyst semakin dibutuhkan oleh berbagai perusahaan untuk menjaga keamanan dari sistem yang mereka gunakan. Nah apa itu dan bagaimana cara mendapatkannya?
Apa itu Network Security Analyst?
Perlu kita pahami dulu apa itu Network Security Analyst. Jadi, seorang Network Security Analyst adalah seseorang yang bekerja untuk memastikan keamanan dari jaringan sistem yang digunakan oleh sebuah perusahaan/organisasi.
Kehadiran mereka sangat penting dan sangat diperlukan apalagi bagi perusahaan yang sudah menggunakan sistem jaringan di semua sektor. Ini karena dengan adanya mereka maka keamanan jaringan komputer perusahaan akan terjaga.
Keamanan jaringan komputer perusahaan sangat penting karena di dalamnya ada berbagai data penting hingga data rahasia milik perusahaan dan berbagai klien. Selain itu, jika keamanan jaringan komputer perusahaan terjaga maka klien pun akan merasa aman.
Bagaimana Cara Kerja Network Security Analyst?
Sekarang kita akan membahas bagaimana seorang Network Security Analyst bekerja dan apa saja tugasnya. Nah mereka akan bekerja untuk menganalisa dan memperbaiki berbagai celah di jaringan komputer yang berpotensi menjadi jalan masuk ancaman tertentu.
Artinya setiap hari mereka akan melakukan tugas untuk menjaga keamanan sistem komputer. Contohnya seperti mengawasi lalu lintas jaringan, lalu mencari jika ada aktivitas mencurigakan, dan memastikan tidak ada potensi ancaman seperti hacker yang berhasil masuk ke sistem perusahaan.
Jika dibahas lebih detail lagi, tugas tugas utama mereka adalah:
Mendeteksi Ancaman dengan Memantau Jaringan
Caranya adalah dengan menggunakan tools seperti IDS/IPS untuk mendeteksi berbagai aktivitas yang mencurigakan. Kemudian mereka juga melakukan pemantauan ke trafik jaringan dan sistem untuk mencari ancaman seperti virus, malware, atau serangan seperti DDoS.
Mengatasi Insiden Keamanan & Memperbaikinya
Seandainya ada terjadi sebuah ancaman, maka Network Security Analyst akan menganalisis jenis ancaman yang ada, kemudian mengambil tindakan cepat untuk mengatasi jenis ancaman itu. Misalnya adalah ancaman Data Breach atau percobaan peretasan, nah mereka akan mencari celah keamanan yang dimanfaatkan oleh penyerang.
Mengelola Sistem Keamanan & Edukasinya
Seorang Network Security Analyst juga harus memasang berbagai sistem perlindungan seperti Firewall, VPN, dan juga sistem enkripsi untuk memastikan perlindungan pada jaringan. Mereka juga harus melakukan edukasi atau pelatihan singkat bagi karyawan dalam menggunakan jaringan komputer perusahaan untuk terhindar dari potensi bahaya.
Melakukan Pengecekan dan Penilaian Keamanan
Untuk melakukan pengecekan, biasanya seorang Network Security Analyst akan melakukan Penetration Testing atau menguji coba untuk melihat seberapa kuat pertahanan sistem terhadap serangan. Kemudian juga memastikan kalau sistem baik komputer dan aplikasi sudah mengikuti standar keamanan seperti ISO 27001 atau NIST.
Memperbaiki dan Mengupdate Sistem
Selalu memperbarui software keamanan dan melakukan patching pada sistem adalah kewajiban Network Security Analyst untuk memastikan sistem keamanan selalu yang terbaru. Selain itu mereka juga harus selalu up-to-date tentang tren keamanan siber yang sedang terjadi.
Bagaimana Cara Menjadi Analis Sistem Keamanan Jaringan?
Untuk menjadi seorang Analis Sistem Keamanan Jaringan atau Network Security Analyst perlu untuk menguasai berbagai disiplin ilmu yang berkaitan dengan teknologi. Nah beberapa jurusan yang berkaitan dengan keamanan jaringan seperti Teknik Informasi, Ilmu Komputer, Sistem Jaringan juga sangat membantu sebagai batu loncatan awal.
Tidak lupa juga dengan terus belajar dan menambah portofolio serta mengikuti komunitas seputar keamanan jaringan. Kemudian jika kamu membutuhkan solusi agar kemampuan dan pengetahuan seputar jaringan keamanan bisa bertambah pesat, mendapatkan sertifikasi juga sangat bagus.
Karena dengan mengikuti Sertifikasi maka akan secara otomatis menambah kemampuan bahkan hingga relasi.
Berapa Gaji Network Security Analyst?
Gaji seorang Network Security Analyst di Indonesia bisa bervariasi tergantung pada berbagai faktor seperti lokasi, pengalaman dan kemampuan, serta besarnya perusahaan. Tapi untuk gambaran saja, gajinya akan kita bagi menjadi 3 level disesuaikan dengan pengalaman.
Untuk pengalaman 0 – 2 Tahun gajinya ada di angka Rp4.000.000 hingga Rp7.000.000 per bulan. Kemudian pengalaman 2 -5 Tahun ada di angka Rp6.000.000 hingga Rp10.000.000 per bulan. Terakhir untuk pengalaman lebih dari 10 Tahun gajinya sudah lebih dari Rp10.000.000.
Bagaimana Cara Mendapatkan Sertifikasi Network Security Analyst?
Untuk mendapatkan Sertifikat Network Security Analyst, kamu harus mengikuti pelatihan dan ujian sertifikasi di sebuah LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) yang telah memiliki izin resmi dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).
Mengapa harus yang sudah memiliki izin resmi dari BNSP? Ini untuk memastikan kalau LSP yang kita pilih memang dapat dipercaya dan berkualitas juga materi ujian serta mentor dan pengujinya. Sangat penting untuk memastikan kalau sertifikat yang kita dapatkan itu diakui secara resmi.
Nah jika kamu tertarik dan membutuhkan solusi cepat namun tetap berkualitas, kamu bisa berkonsultasi ke PT Kombas Digital Internasional dengan menghubungi nomor di bawah ini:
Pelatihan Kewirausahaan. Adalah kegiatan yang bertujuan untuk melatih dan mengembangkan kemampuan dan keterampilan untuk membuka peluang usaha baru.
Apa yang Dimaksud Dengan Pelatihan Kewirausahaan? – Pelatihan Kewirausahaan
Pelatihan Kewirausahaan adalah kegiatan yang bertujuan untuk melatih dan mengembangkan kemampuan dan keterampilan untuk membuka peluang usaha baru.
Menjadi seorang wirausaha membutuhkan berbagai pondasi pengetahuan, keterampilan, dan juga mental yang mencukupi.
Pada pengetahuan dan keterampilan bisa menjadi dua sisi, pada satu sisi memberikan bekal sedangkan yang satunya terkadang membuat orang takut mengambil resiko.
Mental yang kuat harus dimiliki kewirausahaan, masalah mental adalah mengelola kesuksesan, mengantisipasi kegagalan dan motivasi diri sendiri.
Kewirausahaan dimulai dari proses dari melihat peluang, mengelola resiko, membangun usaha, hingga mengelolanya dengan baik.
Dalam menjalankan ataupun menciptakan suatu usaha, seorang wirausahawan wajib mempunyai bekal pengetahuan yang cukup.
Seorang wirausaha tidak hanya menjadi sebuah kepuasan diri, tetapi juga memberikan kontribusi kepada orang lain.
Membangun usaha adalah salah satu ciri seorang wirausaha, dengan membangun usaha dapat memberikan manfaat.
Mengetahui Potensi Diri
Membuka peluang kerja
Melakukan perubahan yang berpengaruh besar
Berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi
Membantu orang lain mendapatkan penghasilan
Apa Ciri-Ciri Kewirausahaan? – Pelatihan Kewirausahaan
Tujuan Berwirausaha adalah untuk mendapatkan penghasilan yang keuntungannya berlipat lipat, namun untuk mencapai hal tersebut perlu strategi yang matang.
Tidak asal asalan dalam mengambil langkah, maka perlu melancarkan strategi yang jitu yang diawali dengan riset yang mendalam.
Dan juga seorang wirausaha memiliki beberapa ciri ciri yaitu sebagai berikut.
Memiliki Jiwa Pemimpin
Ciri Ciri kewirausahaan yang paling dibutuhkan adalah memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat, karena menjadi wirausaha tidak bisa dilakukan sendiri.
Dengan kemampuan kepemimpinan maka dapat memimpin orang orang sekitar dan mengatur usaha yang akan dilakukan.
Pantang Menyerah
Wirausaha adalah sosok yang tidak kenal dengan yang namanya menyerah, walaupun gagal akan bangkit lagi.
Mengambil kesimpulan dan mengevaluasi yang telah membuat gagal dan melakukan perencanaan yang lebih matang dan baik lagi.
Percaya Diri
Percaya diri harus dimiliki oleh seorang wirausaha, karena jika tidak memiliki percaya diri maka akan sulit untuk membuat sebuah keputusan.
Kemampuan ini dapat dilihat dalam tampil didepan umum, bernegosiasi bersama investor dan klien, lalu cara bicara pada bawahan untuk menyemangati.
Selalu Memiliki Ide Baru
Dalam menjalankan usaha dibutuhkan ide untuk memecahkan berbagai macam masalah, karena seorang pebisnis pasti memiliki resiko dan masalahnya sendiri.
Berani Menghadapi Resiko
Resiko terkadang menakutkan karena tidak tahu akan ada hal buruk apa yang menimpa, sebagian resiko bisa menimbulkan kebaikan dan membuat mental semakin kuat.
Berani dalam menghadapi resiko adalah ciri ciri seorang wirausaha yang akan mendatangkan kesuksesan kelak.
Terbuka Pada Pendapat Orang lain
Dalam berwirausaha tidak hanya mendengarkan pendapat pribadi saja, tetapi juga mempertimbangkan pendapat orang lain.
4 Apa saja contoh kewirausahaan? – Pelatihan Kewirausahaan
Beberapa contoh kewirausahaan di berbagai bidang yang banyak diminati.
Bisnis Kuliner
Membuka bisnis kuliner pada zaman sekarang sangat terkenal seperti res kafe, atau penjualan makanan dan minuman lainya.
Di bidang kuliner wirausaha mampu menciptakan konsep, cita rasa, dan pengalaman makan yang unik dan menarik perhatian banyak konsumen.
Teknologi
Dengan berwirausaha yang menciptakan peluang bisnis dengan mengembangkan teknologi dan aplikasi baru. Karena meningkatkan efisiensi bagi konsumen dan pengusaha.
Contohnya seperti Facebook, instagram, Gojek, Grab, Shopee, dan masih banyak lagi.
Bisnis Manufaktur
Seorang wirausaha dapat memulai di bidang manufaktur dengan memproduksi barang barang, seperti baju, peralatan rumah tangga, peralatan elektronik, dan lainya.
Bisnis Kreatif
Dalam berwirausaha juga dapat dilakukan di bidang kreatif, seperti seni, musik, atau hiburan lainya. Menggunakan ide wirausaha dibidang ini menciptakan atau layanan yang unik dan kreatif.
Apa Perbedaan Wirausaha dan Wiraswasta? – Pelatihan Kewirausahaan
Perbedaan wirausaha dan wiraswasta, wirausaha adalah seseorang yang memiliki kemampuan dan keterampilan dalam mewujudkan kreatifitas sekaligus kemampuan inovasi.
Sedangkan wiraswasta adalah orang yang menjalankan usaha secara mandiri baik itu perorangan maupun berkelompok. Meskipun keduanya memiliki awalan yang sama akan tetapi wirausaha dan wiraswasta berbeda.
Berikut adalah perbedaan antara wirausaha dengan wiraswasta.
Perbedaan dalam fokus usaha
perbedaan pada kepemilikan aset
perbedaan lingkungan bisnis
Perbedaan perencanaan
Perbedaan pola pikir yang dimiliki oleh wirausaha dan wiraswasta
Jurusan wirausahawan adalah salah satu program studi bagi mahasiswa untuk belajar segala hal mengenai wirausaha. Seperti mengidentifikasi peluang bisnis, konsep, serta strategi yang baik untuk mendirikan usaha.
Saat ini kewirausahaan punya peran yang sangat penting dalam ekonomi nasional, oleh karena itu mulai banyak perguruan tinggi membuka program studi ini. Jurusan Kewirausahaan menyiapkan lulusan untuk masuk atau membuat bisnis sendiri.
Sekian penjelasan mengenaiPelatihan Kewirausahaan, jika ingin mengetahui lebih lanjut silahkan hubungi nomor di bawah ini.
Sertifikasi Big Data Scientist semakin bertambah peminatnya karena berbagai perusahaan membutuhkan seorang pengolah data masif untuk keperluan strategi baik jangka pendek maupun panjang untuk perusahaan. Nah kita akan mencari tau apa itu dan bagaimana cara mendapatkannya.
Apa itu Big Data Scientist?
Untuk awalan pembahasan kita harus mengetahui apa itu Big Data Scientist. Big Data Scientist adalah seseorang yang bekerja untuk mengolah data besar. Nah mereka akan bekerja mulai dari mengelola data, menyimpan data, dan menganalisis data dengan porsi besar.
Mereka juga akan menjadi analis dari data yang mereka dapat. Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan informasi untuk strategi lanjutan yang akan diambil perusahaan.
Data Scientist itu Kerjanya Apa?
Sekarang kita akan membahas apa tugas tugas yang harus dikerjakan oleh seorang Data Scientist. Nah seorang Data Scientist akan bekerja untuk mengumpulkan, menganalisa, mengelola, hingga melaporkan data tersebut.
Jadi, seorang Data Scientist akan mengumpulkan dan mengelola data yang sudah didapatkan dari berbagai sumber (Bisa saja aplikasi, survey, data dari produk tertentu, dan lain lain). Kemudian mereka akan membaca dan menganalisa data tersebut.
Setelah mereka berhasil mengelompokkan data dan menganalisa gambaran nya hingga mampu menemukan sebuah tren, atau pola, atau suatu wawasan dan informasi, mereka akan membuat bentuk laporan yang kemudian akan diteruskan pada tim lain atau bagian perusahaan yang berwenang untuk mengambil kebijakan.
Apakah Data Scientist Harus Bisa Coding?
Untuk menjadi seorang Data Scientist yang handal, skill coding memang diperlukan karena hampir setiap hari seorang Data Scientist. Nah untuk jenis bahasa pemrograman yang biasa digunakan di dunia Data Scientist adalah Python. Alasannya adalah karena Python cukup ramah pemula dan memiliki library yang cukup besar untuk pengolah data.
Data Scientist Lulusan Apa?
Sebagai Big Data Scientist akan sangat membantu jika memiliki gelar dari jurusan tertentu. Ini karena jurusan jurusan tersebut mengajarkan materi yang akan digunakan saat menjadi Big Data Scientist. Nah jurusan jurusan tersebut contohnya:
1. Statistika
Data Scientist akan sering mengelola dan membuat berbagai statistik dari data data yang mereka kumpulkan. Nah jurusan Statistika ini sangat cocok karena bisa dikatakan semua materi yang dipelajari pasti akan digunakan oleh Big Data Scientist.
Hal ini bisa terjadi karena Statistika adalah terusan dari Matematika namun lebih berfokus pada pengolahan data. Di jurusan Statistika materi nya adalah seputar pengumpulan, analisa, dan penyajian data ke bentuk atau bahasa yang bisa dipahami banyak orang.
2. Teknik Informatika
Teknik Informatika mempelajari cara menggunakan teknologi komputer untuk menangani proses pengolahan data secara logika. Selain itu di Teknik Informatika juga mempelajari berbagai prinsip yang berkaitan dengan ilmu komputer dari merancang, mengembangkan, menguji, hingga evaluasi.
Selama menekuni jurusan ini, kamu akan sering mempelajari pemrograman dan komputasi.
3. Sistem Informasi
Selanjutnya adalah jurusan Sistem Informasi. Secara singkat, Sistem Informasi ini menggabungkan bidang komputer dan bisnis dan manajemen. Di jurusan ini akan mempelajari bagaimana memenuhi kebutuhan bisnis perusahaan dengan merancang sistem yang sesuai.
Nah di jurusan ini selain belajar pemrograman, harus juga mempelajari bagaimana caranya kita mengetahui proses dari bisnis yang berjalan di perusahaan. Jadi harapannya lulusan jurusan ini dapat membuat dan mengembangkan sistem untuk pengolahan data bagi perusahaan.
Data Scientist Gaji Berapa?
Gaji seorang Data Scientist atau Big Data Scientist di Indonesia bisa bervariasi karena tergantung pada banyak faktor mulai dari Lokasi, Besarnya perusahaan, dan kemampuan yang dimiliki. Nah sebagai gambaran saja, di Indonesia gaji seorang Data Scientist dimulai dari Rp6.750.000 hingga Rp9.750.000.
Tentunya kenaikan gaji akan terjadi secara alami mengikuti kemampuan dan pengalaman yang bertambah. Begitu juga dengan bertambahnya tanggung jawab.
Untuk menambah kemampuan dengan cepat, perlu konsistensi dan niat untuk terus belajar karena dunia teknologi berkembang dengan sangat cepat. Selain itu bisa juga dengan mengikuti sertifikasi yang biasanya juga dibekali dengan pelatihan.
Bagaimana Cara Mendapatkan Sertifikasi Big Data Scientist?
Untuk mendapatkan sertifikasi sebagai Big Data Scientist, kamu perlu mengikuti pelatihan dan ujian sertifikasi di sebuah LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi). LSP yang dipilih pun tidak boleh sembarangan dan harus yang memiliki izin operasi resmi dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).
Ini supaya LSP yang kita pilih bisa dipastikan kualitas materi ujian, mentor, serta pengujinya. Karena BNSP akan melakukan pengecekan sebelum sebuah LSP bisa diberikan izin oleh mereka.
Sertifikasi BNSP Bayar Berapa?
Setiap LSP memiliki kebijakan masing masing dalam menentukan harga untuk sertifikasi khususnya Sertifikasi Big Data Scientist. Supaya kamu dapat gambarannya, di Indonesia harga sertifikasi nya ada di kisaran Rp4.500.000 hingga Rp6.000.000.
Kalau kamu tertarik dan butuh solusi cepat tapi jelas berkualitas, kamu bisa konsultasi ke PT Kombas Digital Internasional langsung dengan klik nomor di bawah ini:
Sertifikasi Junior Technical Support adalah salah satu sertifikasi yang semakin diminati seiring berkembangnya kebutuhan jaringan pada banyak perusahaan. Nah apa itu dan bagaimana cara mendapatkannya?
Apa itu Junior Technical Support?
Untuk pembahasan awal kita akan mencari tau apa itu Junior Technical Support. Nah Junior Technical Support adalah orang yang bertugas dalam perancangan, pemasangan, dan pengelolaan sistem jaringan di sebuah perusahaan/organisasi.
Nah karena masih dalam tahap Junior maka seorang Junior Technical Support akan dibimbing oleh seorang Senior atau tim IT lainnya yang sudah memiliki banyak pengalaman.
Meskipun masih Junior, peran mereka tetap penting karena mereka bisa menyelesaikan masalah masalah terkait jaringan yang bisa berdampak besar ke kinerja bisnis perusahaan.
Junior Technical Support Kerjanya Apa?
Nah sekarang kita bahas apa tugas dari Junior Technical Support. Jadi, seorang Junior Technical Support akan bertugas dalam membantu menangani masalah masalah yang terkait dengan sistem jaringan. Nah lebih lengkapnya:
Menangani Masalah Teknis Dasar
Untuk tugasnya, seorang Junior Technical Support akan bertugas untuk membantu setiap pengguna yang mengalami kendala pada perangkat lunak yang mereka pakai, atau pada jaringan yang digunakan.
Selain itu mereka juga harus menganalisa dan memperbaiki berbagai masalah teknis yang terjadi pada aplikasi, sistem, atau jaringan yang dialami penggunanya. Nah mereka juga bertanggung jawab untuk menjawab keluhan dan pertanyaan teknis dari pengguna.
Instalasi dan Konfigurasi Perangkat
Seperti yang sudah di bahas di awal, seorang Junior Technical Support akan melakukan pemasangan dan pengaturan untuk jaringan hingga perangkat lunak. Kemudian mereka juga harus aktif mengupdate sistem yang digunakan agar sistem tersebut tetap aman dan optimal.
Selanjutnya mereka juga harus memastikan bahwa setiap perangkat yang akan digunakan bisa berfungsi dengan baik dan optimal. Sebelum sistem tersebut sampai ke tangan pengguna dan digunakan.
Laporan Teknis
Junior Technical Support tidak hanya aktif pada tugas teknis. Mereka juga harus mencatat setiap masalah dan solusi yang diberikan untuk acuan jika terjadi masalah yang sama di masa depan.
Mereka juga akan tetap menghadapi masalah teknis yang lebih kompleks. Namun biasanya mereka hanya perlu melaporkannya pada tim atau seseorang yang lebih senior. Kemudian mereka yang akan menindaklanjuti.
Edukasi Sistem ke Pengguna
Pemberian edukasi juga perlu mereka lakukan. Terutama jika ada sistem atau perangkat baru, maka mereka akan memberikan edukasi atau pelatihan singkat mengenai tata cara penggunaannya.
Tidak lupa juga dengan edukasi lanjutan seperti cara menggunakan sistem atau peangkat perusahaan dengan aman agar tidak terkena phishing.
Kerja Sama dengan Tim IT Lain
Nah jika masalah yang dihadapi ternyata lebih sulit, maka Junior Technical Support akan bekerja sama dengan pihak lain yang memiliki lebih banyak pengetahuan dan pengalaman.
Bagaimana Cara Menjadi Junior Technical Support?
Untuk menjadi seorang Junior Technical Support sangat dianjurkan untuk memiliki gelar pendidikan di bidang yang memiliki kaitannya. Seperti jurusan jurusan yang memiliki materi yang berkaitan dengan jaringan maupun sistem.
Jurusan Jurusan tersebut contohnya Teknik Informatika yang mempelajari berbagai hal yang berkaitan dengan komputer dan jaringan. Kemudian ada juga jurusan Sistem Informasi yang mempelajari jaringan, bahasa dan analogi komputer, dan database.
Di beberapa perusahaan juga masih menerima lulusan SMK atau D3 namun dengan persyaratan lulusan dari jurusan yang masih berkaitan seperti jurusan TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan).
Selain itu, akan sangat bagus jika memiliki Sertifikat sebagai Junior Technical Support.
Berapa Gaji Junior Technical Support?
Gaji seorang Junior Technical Support bisa berbeda beda tergantung pada berbagai faktor seperti lokasi, kebijakan perusahaan, dan kemampuan serta pengetahuan yang dimiliki. Nah sebagai gambaran saja, di Indonesia gaji seorang Junior Technical Support ada di angka Rp4.500.000 hingga Rp6.000.000.
Kemungkinan untuk peningkatan gaji akan sangat terbuka lebar jika seorang Junior Technical Support terus mengembangkan kemampuan dan pengetahuan juga dibarengi pengalaman. Kepemilikan sertifikasi juga akan sangat menambah nilai.
Bagaimana Cara Mendapatkan Sertifikasi Junior Technical Support?
Mirip dengan sertifikasi sertifikasi lainnya, Sertifikasi Junior Technical Support juga didapatkan melalui pelatihan dan ujian kompetensi yang diadakan di LSP atau Lembaga Sertifikasi Profesi. Pastikan untuk memilih LSP yang memiliki izin resmi dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) untuk penunjuk bahwa materi ujian, mentor, dan penguji di LSP tersebut benar benar berkualitas.
Sertifikasi BNSP Bayar Berapa?
Nah karena sudah mengetahui pentingnya LSP yang memiliki izin resmi BNSP, sekarang kita bahas gambaran kisaran harga Sertifikasi Junior Technical Support.
Untuk harga sertifikasi Junior Technical Support bisa bervariasi tergantung dari kualitas materi dan kebijakan LSP tersebut. Untuk kisaran harga nya dimulai dari Rp500.000 hingga Rp750.000.
Jika kamu membutuhkan solusi cepat dan berkualitas, kamu bisa konsultasi ke PT Kombas Digital Indonesia dengan menghubungi nomor di bawah ini:
Pelatihan Jaringan Komputer. Adalah kegiatan yang memiliki tujuan untuk melatih dan mempelajari kemampuan maupun keterampilan dalam bidang jaringan komputer.
Apa yang dimaksud dengan pelatihan komputer? – Pelatihan Jaringan Komputer
Pelatihan Komputer adalah proses untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan yang berkaitan dengan bidang komputer.
Teknologi pendidikan telah membuat lompatan besar pertamanya menuju masa depan pada saat sebelum ada internet.
Pada saat komputer masih seukuran ruangan kecil orang orang sudah dapat merasakan potensi teknologi yang baru.
Ilmuwan komputer menggabungkan teknologi baru dengan teori visioner sebelumnya, lalu mereka menggabungkan perangkat lunak pelatihan berbasis komputer yang pertama.
Dalam hal ini pelatihan komputer juga sangat perlu karena pada zaman saat ini perkembangan teknologi sedang sangat melonjak.
Lalu kegiatan seperti kerja dan kegiatan sehari hari lainya dilakukan dengan menggunakan komputer.
Pelatihan komputer memiliki banyak sekali manfaat yang dapat digunakan dalam kegiatan sehari hari.
Berikut adalah manfaat dengan mengikuti pelatihan komputer.
Meningkatkan karir. Kemampuan dalam teknologi informasi sangat dibutuhkan di berbagai bidang.
Problem Solving. Dapat menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan teknologi informasi.
Komunikasi. meningkatkan kemampuan komunikasi karena seseorang akan belajar cara menjelaskan teknologi informasi kepada orang lain.
Beradaptasi. Teknologi informasi selalu berkembang dengan cepat maka pelatihan ini membantu individu dalam beradaptasi.
Apa Fungsi Jaringan Komputer? – Pelatihan jaringan Komputer
Sistem yang menghubungkan beberapa perangkat komputer sekaligus disebut dengan jaringan komputer.
Jaringan komputer memiliki tujuan yaitu untuk membuat antar perangkat dapat berkomunikasi satu sama lain tidak peduli di mana saja.
Komunikasi antar perangkat lunak dalam satu jaringan dimungkinkan lantara didukung dengan perangkat hardware dan software.
Untuk hardware tersebut kabel jaringan sebagai alat arus komunikasi antar komputer, router, dan lainya.
Lalu untuk software jaringan komputer terdiri dari perangkat lunak untuk mengarsipkan data, mengatur jaringan, dan lainya.
dalam komunikasi yang dilakukan antar perangkat komputer, fungsi jaringan komputer adalah untuk berbagi sumber daya dan data.
Berbagai sumber daya yang dimaksud adalah akses terhadap beberapa perangkat lunak dan perangkat keras.
Berbagi data melalui jaringan komputer, dalam satu perangkat komputer dapat menyebarkan data ke beberapa komputer lainya yang terhubung.
Berikut adalah manfaat dan tujuan dari jaringan komputer.
Menyederhanakan dan mempercepat proses dalam komunikasi antar komputer
Dapat berbagi informasi atau data ke antar komputer secara fleksibel
Menghemat biaya dalam penyediaan sumber daya perangkat keras dan perangkat lunak
Data dapat disimpan dengan lebih teratur
Mampu meningkatkan efisiensi dan volume penyimpangan data
Manfaat jaringan komputer secara sederhana adalah membuat proses komunikasi antar komputer dapat berjalan lebih efektif, cepat, dan dapat menghemat biaya.
Apa Saja 4 Jaringan Komputer? – Pelatihan Jaringan Komputer
Jaringan komputer memungkinkan komunikasi antar perangkat menggunakan media komunikasi tertentu, baik secara nirkabel, dan kabel.
Dalam jaringan komputer sendiri terbagi menjadi beberapa jenis dan memiliki karakteristik yang masing masing.
Berikut adalah beberapa jenis jaringan komputer beserta dengan pengertianya.
Local Area Network (LAN)
Local Area Network (LAN) adalah jaringan komputer yang menghubungkan perangkat di area yang terbatas, contoh dalam satu gedung, kantor atau sekolah.
Biasanya jaringan jenis ini digunakan untuk berbagai sumber daya seperti kabel untuk menghubungkan printer, file, dan akses internet.
LAN umumnya menggunakan kabel dan koneksi nirkabel (Wifi) untuk menghubungkan perangkat yang ada.
Kecepatan dalam transfer data yang tinggi dan biaya operasional yang lebih murah dari perangkat yang terhubung jarak jauh, ini merupakan keunggulan memakai LAN.
Metropolitan Area Network (MAN)
MAN yaitu jenis jaringan yang menghubungkan beberapa LAN yang berada dalam satu kota atau area tersebut.
MAN memiliki jangkauan yang lebih luas dari pada jaringan LAN, akan tetapi lebih terbatas daripada jaringan WAN.
Dengan menggunakan jaringan MAN dapat menghubungkan berbagai kantor atau fasilitas yang terpisah dalam satu area besar.
Selain itu juga MAN mengandalkan fiber optic atau koneksi nirkabel berkecepatan tinggi untuk mendukung kecepatan dan kapasitas transfer data yang besar.
Wide Area Network (WAN)
WAN adalah jenis jaringan komputer yang menghubungkan perangkat yang terletak di lokasi yang sangat jauh atau luas, seperti antar negara, dan benua.
Internet adalah contoh dari WAN, yang menghubungkan untuk komunikasi antar perangkat di seluruh belahan dunia.
WAN memanfaatkan jenis media komunikasi seperti kabel serat optic, satelit, dan koneksi nirkabel untuk menghubungkan dengan jarak yang jauh.
Keunggulan dalam menggunakan jaringan WAN adalah kemampuanya untuk menghubungkan dengan lokasi yang sangat jauh.
Personal Area Network (PAN)
PAN adalah jenis jaringan dengan jangkauan yang sangat terbatas, umumnya beberapa meter saja dan seringkali digunakan untuk menghubungkan perangkat pribadi.
PAN sangat berguna dalam kegunaan sehari hari seperti menghubungkan headset dengan ponsel.
Karena jangkauannya sangat terbatas PAN tidak perlu perangkat keras tambahan jadi sangat cocok untuk keperluan pribadi.
Jurusan Jaringan Komputer Bisa Kerja Apa? – Pelatihan Jaringan Komputer
Berikut adalah pilihan karir untuk jurusan jaringan komputer.
Teknisi Komputer
Teknisi Jaringan
Administrasi Server
Programmer
Web Developer
Data Entry
IT Support
Network Engineer
Hardware Engineer
Cyber Security Specialist
Data Analyst
Information Security Analyst
Sekian penjelasan mengenaiPelatihan Jaringan Komputer, jika ingin mengetahui lebih detail silahkan hubungi nomor dibawah.
Recent Comments