Pengaturan Marketplace Facebook

Pengaturan Marketplace Facebook

Pengaturan Marketplace Facebook – marketplace Facebook kalian bermasalah?? Dan gak tau cara benerinnya gimana? Yuk simak artikel di bawah.

Selain ada cara buat tips berjualan di marketplace Facebook, ada beberapa tips lain yang di bawah.

Fitur dalam Marketplace Facebook

Marketplace Facebook merupakan salah satu fitur yang membantu para penjual online untuk memasarkan produknya di Facebook.

Nah marketplace ini kan merupakan salah satu fitur yang ada di Facebook.

Tentunya dalam fitur marketplace juga ada beberapa fitur kecil lainnya yang membantu dalam menggunakan marketplace Facebook ini supaya lebih efisien.

Nah berikut ini merupakan beberapa fitur yang tertera di marketplace Facebook yang bisa kalian gunakan untuk mempermudah cara berjualan kalian.

Foto dan Caption

Foto dan caption merupakan salah satu komponen utama yang ada di dalam suatu marketplace.

Tidak cuma marketplace Facebook beberapa marketplace lain yang berupa sebuah aplikasi, foto dan caption ini merupakan hal utama yang harus ada.

Fungsi dari foto dan caption ini adalah menampilkan produk barang ataupun jasa yang kalian jual di suatu marketplace.

Selain untuk menampilkan produk barang atau jasa, foto dan caption ini bisa untuk mendeskripsikan keunggulan manfaat dan beberapa komponen lainnya yang bisa digunakan untuk menarik konsumen.

Seperti iklan contohnya.

Iklan bisa kalian tampilkan di foto dan caption.

Iklan ini berusaha berupa promo, diskon, hingga beberapa hal lain yang bisa kalian gunakan untuk membuat konsumen lebih tertarik.

Kalian bisa mengoptimalkan fitur foto dan caption ini untuk membuat produk barang atau jasa yang kalian pasarkan lebih diminati dan lebih dilirik oleh para pengguna Facebook.

Seperti kalian memajang foto yang cantik bagus dan berkualitas, ataupun menulis caption dengan menarik mungkin.

Selain itu kalian juga bisa menampilkan harga di caption ataupun alamat nomor maupun email yang bisa dihubungi untuk informasi tentang produk kalian lebih lanjut lagi.

Tampilan Video

Selain memajang produk secara foto atau dua dimensi, produk kalian juga bisa ditawarkan melalui sebuah video.

Yang pastinya video ini lebih unggul dibandingkan dengan foto.

Kenapa?

Karena video bisa menampilkan lebih dengan jelas detail, ataupun cara pemakaian produk yang kalian pasarkan.

Selain itu fakta membuktikan, bahwa orang-orang cenderung memilih video untuk ditonton daripada membaca caption atau membaca tulisan di dalam sebuah foto.

Jadi fitur video ini sangatlah bermanfaat untuk kalian.

Apalagi di dalam suatu platform Facebook yang merupakan salah satu tempat berkumpulnya orang-orang dalam bermedia sosial.

Video kalian lebih berpotensi dilihat oleh banyak orang.

Backlink Profile

Fitur backlink profil ini merupakan salah satu fitur yang tak kalah bermanfaat.

Fitur backling profile ini bisa digunakan oleh konsumen untuk memesan ataupun menanyakan kejelasan detail produk barang ataupun jasa yang kalian tawarkan di marketplace.

Yang seperti kalian tahu, fitur marketplace di Facebook ini tidak memiliki fitur chatting atau berbalas pesan.

Jadi backlink profile ini bisa kalian gunakan untuk memberikan kejelasan dan beberapa informasinya lainnya tentang produk kalian kepada konsumen.

Caranya sangatlah mudah.

Kalian bisa menggunakan link profile kalian untuk ditampilkan di marketplace Facebook.

Kemudian mengajak para konsumen kalian untuk mengklik link tersebut apabila ingin memesan produk.

Selanjutnya oleh link tersebut konsumen akan diarahkan untuk menuju ke fitur pesan Facebook atau yang biasa kita sebut dengan inbox atau messenger.

Itulah tadi beberapa fitur yang terdapat dalam marketplace Facebook yang bisa kalian gunakan untuk mempermudah penjualan produk.

Pengaturan Marketplace Facebook

Pengaturan Marketplace Facebook

Pengaturan Marketplace Facebook (freepik.com)

Untuk mengelola marketplace Facebook ini merupakan suatu hal yang tidaklah mudah, bisa juga terjadi beberapa permasalahan yang mungkin tidak disadari maupun tidak disangka-sangka akan terjadi.

Lalu untuk mengatasinya kalian masih bingung?

Kalian bisa menggunakan beberapa fitur lainnya yang terdapat di Facebook untuk membantu mengatasi masalah yang terjadi.

Kalian bisa menemukannya di dalam pojok kanan atas atau strip 3.

Di dalam fitur itu terdapat ikon bantuan dan saran.

Bantuan dan saran itu bisa digunakan kalian untuk menjawab pertanyaan yang menjadi masalah di dalam suatu marketplace Facebook.

Di dalam bantuan dan saran tersebut, kalian akan diarahkan untuk menjawab pertanyaan dan mengatasi beberapa permasalahan yang kalian hadapi di dalam marketplace Facebook.

Yang nantinya kalian akan diarahkan pula untuk mengatasi solusi dan cara memperbaiki masalah tersebut.

Lalu gimana sih cara agar produk kalian dilihat oleh banyak orang di marketplace Facebook?

Ini dia merupakan beberapa cara atau tips yang bisa kalian terapkan untuk mempromosikan produk yang kalian pasarkan agar semakin dilihat oleh banyak orang di Facebook.

  • Pasang iklan
  • Buat foto menarik
  • Caption yang menarik
  • Masuk ke grup dan sesuai dengan produk kalian
  • Tampilkan diskon
  • Berikan pelayanan yang ramah
  • Manfaatkan fitur video
  • Sering berinteraksi di Facebook

Demikian tadi pembahasan mengenai pengaturan marketplace Facebook. Yuk praktikkan agar marketplace terkelola dengan baik!

3 Cara Bijak dalam E-Marketplace

3 Cara Bijak dalam E-Marketplace

Bijak dalam E-Marketplace – merupakan salah satu hal yang harus dipelajari lebih dalam. Simak yuk beberapa artikel di bawah untuk informasi tentang mengelola e-marketplace secara bijak.

E-marketplace merupakan salah satu hal yang menguntungkan di dunia komersial.

Salah satunya karena kemudahan yang diberikan oleh fitur yang ada di e marketplace dibanding dengan marketplace offline atau non elektronik marketplace.

Itulah sebabnya e-marketplace memiliki lebih banyak pengunjung dibandingkan dengan pasar tradisional.

Namun cara pengelolaan e-marketplace yang bisa dibilang cukup susah, berbeda dengan pengelolaan pasar pada umumnya. Sehingga menjadikan ini salah satu kekurangan yang ada di e-marketplace.

Dampak E-Marketplace

Mewabahnya e marketplace belakangan ini berdampak pada beberapa aspek, terutama berkaitan dengan perilaku konsumen.

Berikut ini merupakan beberapa dampak yang terjadi akibat munculnya e-marketplace

Malas

E-Marketplace atau pasar online ini menjanjikan sebuah kemudahan dalam hal berbelanja. Hanya dari rumah barang sudah sampai di depan mata.

Di sisi lain, hal ini menjadikan orang-orang semakin malas untuk keluar rumah dan berbelanja di toko offline. Sebab, untuk apa membuang-buang waktu dan tenaga hanya untuk berbelanja yang bisa dilakukan dari rumah.

Pada awalnya, e-marketplace ini diciptakan untuk memudahkan para pebisnis atau pekerja kantor yang tidak memiliki waktu untuk berbelanja secara offline.

Kemudian marketplace mulai mewabah ketika munculnya virus covid-19 pada tahun 2020 lalu.

Adanya pandemi yang mengharuskan seluruh warganya tidak bertemu secara langsung dengan orang-orang, membuat e-marketplace menjadi salah satu alternatif untuk berbelanja bagi seluruh masyarakat.

Walaupun virus ini sudah berakhir, trend belanja di e marketplace masih terus digandrungi.

Masyarakat cenderung berbelanja online yang dirasa lebih mudah dan tidak memerlukan banyak tenaga serta waktu.

Konsumtif atau Boros

Dampak yang selanjutnya adalah perilaku konsumtif atau boros. Mengapa demikian?

Di dalam platform e marketplace, tersedia banyak sekali pilihan barang produk atau jasa yang kalian cari.

Namun di dalam layar tersebut tidak hanya menampilkan produk yang kalian cari. Beberapa produk yang diiklankan dalam e-marketplace juga bisa jadi ditampilkan meskipun kalian tidak mencarinya.

Berbagai macam hal bisa mempengaruhi pikiran kalian untuk membeli barang-barang yang sebenarnya tidak kalian butuhkan. Mulai dari gambar yang menarik, hingga mungkin promo besar-besaran yang bisa kalian lihat kemudian tertarik.

Selain itu berbelanja di e marketplace juga menyebabkan sifat kecanduan.

Sifat kecanduan tersebut bisa menjadi sifat konsumtif atau boros yang berkelanjutan.

Diskon atau promo maupun fitur-fitur seperti giveaway dan lain-lainnya yang bisa kalian dapatkan di e-marketplace ini menjadi salah satu hal yang bisa mempengaruhi kalian untuk kecanduan.

Punahnya Pasar Offline

Sebenarnya pasar offline masih ramai saja pengunjungnya.

Namun apabila pengunjung e-marketplace dikumpulkan dan dibandingkan dengan pengunjung pasar tradisional, sudah tentu berkali-kali lipat lebih banyak pengunjung e-marketplace.

Hal tersebut karena kita bisa mengunjungi e-marketplace hanya dari rumah, berbeda dengan pasar tradisional.

Di pasar tradisional pun tidak terdapat fitur-fitur yang lebih menarik dibanding dengan fitur di elektronik marketplace. Seperti halnya penawaran harga.

Di pasar tradisional kita menanyakan harga langsung kepada penjual. Lalu apabila harga tersebut dirasa kurang cocok kita menawarnya secara langsung dengan lisan.

Sementara, di e-marketplace, ada fitur yang dinamakan voucher. Voucher ini bisa digunakan untuk memotong sebagian atau beberapa persen dari harga yang tertera pada produk.

Tentunya hal ini lebih menarik perhatian banyak konsumen dibandingkan dengan pasar offline.

Bisa saja di pasar offline kita tidak boleh menawar dengan harga sekian. Akan tetapi di e-marketplace kita langsung tahu berapa harga yang dikurangi setelah menggunakan fitur voucher.

Semakin Maraknya Penipuan

Penipuan merupakan hal yang cukup sering terjadi di e-marketplace. Inilah yang menjadi alasan kamu harus bijak dalam e-marketplace.

Banyak model dari penipuan tersebut. Dimulai dari penipuan barang maupun penipuan uang pembelian atau alat transaksi.

Penipuan barang bisa saja seperti barang yang dikirimkan tidak sesuai dengan apa yang tertera di gambar. Ataupun masih banyak lagi bisa saja kuantitas yang tidak memenuhi seperti yang dipesan.

Ada juga penipuan yang lebih berbahaya yaitu penipuan alat transaksi atau uang. Mungkin saja setelah transfer mata uang atau alat transaksi, barang tidak dikirimkan.

Oleh karena itu kalian harus tetap waspada dan berhati-hati dalam menggunakan e marketplace.

Selain beberapa dampak di atas ada juga beberapa dampak yang belum disebutkan. Dampak positif juga muncul disebabkan adanya e marketplace ini.

Dampak-dampak tersebut bisa kalian cegah dengan cara bijak dalam menggunakan e marketplace.

Cara Bijak dalam E-Marketplace

Cara Bijak dalam E-Marketplace

Cara Bijak dalam E-Marketplace (freepik.com)

Beberapa tips bijak yang kalian bisa gunakan untuk menghindari kekurangan ataupun dampak yang disebabkan oleh e-marketplace sebagai berikut:

1. Selektif

Dalam memilih barang produk atau apapun itu yang ada di e-marketplace haruslah selektif.

Selektif dalam artian kalian harus benar-benar memilih barang atau produk apa yang kalian butuhkan untuk dibeli.

Selain itu, kalian juga bisa memperhatikan review atau penilaian dari konsumen lain yang telah membeli.

Itu bisa menjadi salah satu hal yang bisa kalian gunakan untuk mencegah dampak buruk dari e-marketplace.

2. Amankan Data Pribadi

Sebelum mendaftar marketplace pastinya kalian harus menambahkan data pribadi berupa akun.

Data pribadi merupakan tanggung jawab dari kalian masing-masing.

Oleh karena itu haruslah diamankan.

3. Jangan Terlalu Tergiur dengan Diskon

Bisa saja diskon malah membuatmu lebih boros. Padahal ada barang-barang lain yang lebih kamu butuhkan untuk dibeli, terutama berkaitan dengan kebutuhan primer.

Itulah beberapa hal yang bisa kalian terapkan untuk menggunakan e-marketplace dengan bijak.

Kalian masih bingung tentang cara pengelolaan marketplace? Yuk kunjungi website kami di kombas.co.id untuk informasi lebih lanjut.

Tips Jualan di Marketplace Facebook

Tips Jualan di Marketplace Facebook

Tips Jualan di Marketplace Facebook – Facebook punya marketplace?? Tentu saja ada dong! Lalu tipsnya apa sih jualan di marketplace Facebook? Yuk simak artikel di bawah.

Mengenal Marketplace Facebook

Facebook merupakan salah satu platform atau aplikasi media sosial yang sudah lama ditemukan.

Hingga kini Facebook masih menjadi salah satu media sosial yang sangat digemari oleh semua kalangan.

Pengguna Facebook berasal dari berbagai kalangan dengan bermacam usia. Mulai dari yang paling mudah hingga orang-orang tua juga pandai menggunakan Facebook.

Facebook ditemukan pada tahun 2004 oleh seorang mahasiswa Harvard yang bernama Mark Zuckerberg dengan beberapa rekannya.

Tujuan utama dari media sosial ini adalah menghubungkan orang-orang yang menjadi satu dalam satu platform.

Seperti halnya media sosial lainnya, Facebook bisa digunakan untuk mengekspresikan atau memposting beberapa hal tentang diri, kehidupan, minat bakat dan lain-lain.

Nah selain untuk hal-hal di atas, Facebook juga bisa digunakan sebagai marketplace atau tempat untuk memasarkan suatu produk barang atau jasa.

Belum lama ini muncul fitur Facebook marketplace yang bisa ditemui di aplikasi Facebook.

Sama seperti marketplace online lainnya, Facebook marketplace ini bertujuan untuk memasarkan produk.

Karena Facebook merupakan tempat berkumpulnya orang-orang dari berbagai penjuru, pastinya marketplace di Facebook akan berpotensi produk Anda dilihat banyak orang.

Oleh karena itu memasarkan barang produk atau jasa di Facebook marketplace berpotensi mendapatkan penjualan yang lebih besar.

Akan tetapi perlu diingat, bahwa hanya 30% dari pengunjung Facebook yang ingin berbelanja.

Sisanya mereka mungkin hanya menggunakan Facebook untuk kegiatan bermedia sosial pada umumnya.

Step by Step Berjualan di Marketplace Facebook

Tips Jualan di Marketplace Facebook

Tips Jualan di Marketplace Facebook (pixabay.com)

Kalian masih bingung gimana cara gunain fitur Facebook marketplace ini?

Ini dia beberapa langkah yang bisa kalian gunakan untuk membuat toko di marketplace Facebook

1. Buat Akun

Akun merupakan hal terpenting yang harus kalian buat sebelum menggunakan aplikasi Facebook.

Walaupun kalian tidak ingin berjualan di marketplace Facebook, kalian juga harus membuat akun Facebook terlebih dahulu.

Misalnya kalian hanya ingin membeli barang di marketplace Facebook, kalian juga harus membuat akun.

2. Buat Toko

Sama seperti berjualan di platform atau aplikasi lainnya, berjualan di aplikasi Facebook juga harus membuat toko terlebih dahulu. Cara membuat toko di marketplace Facebook, cukuplah mudah.

Kalian hanya tinggal memasuki fitur marketplace di Facebook kemudian kalian akan diarahkan oleh Facebook itu sendiri untuk langkah-langkah membuat tokonya.

Gampang sekali bukan?

Namun tak jarang fitur marketplace yang ada di Facebook ini tidak muncul. Mengapa?

Ada beberapa alasan mengapa fitur marketplace di Facebook tidak muncul.

Salah satunya adalah usia. Ketika kalian membuat akun Facebook, pastinya akan dimintai tahun lahir atau umur.

Nah hal ini bisa menjadi alasan kenapa fitur marketplace di Facebook tidak muncul.

Apabila umur kalian terlalu muda, maka Facebook tidak akan memunculkan marketplace di aplikasinya.

Oleh karena itu kalian harus mengganti terlebih dahulu tahun lahir atau usia yang ditambahkan dalam akun Facebook kalian.

Nah sudah bisa dipastikan bahwa fitur marketplace yang ada di Facebook bisa muncul dengan sendirinya.

3. Upload Produk

Setelah kalian membuat toko, tips berjualan di Marketplace Facebook selanjutnya adalah mengupload produk.

Baik produk barang maupun jasa yang akan kalian pasarkan di Facebook marketplace haruslah diupload dengan foto atau gambar.

Jangan lupa juga untuk menambahkan beberapa deskripsi produk dan juga harga.

Selain itu, kalian juga bisa menambahkan beberapa kontak yang bisa dihubungi atau media sosial kalian.

Tujuannya supaya konsumen bisa menghubungi baik di Facebook maupun di kontak yang tertera apabila ada produk yang dirasa kurang jelas.

Namun bagaimana jika kalian memasarkan jasa??

Meskipun produk yang kalian pasarkan berupa jasa, kalian harus tetap memajang atau mengupload layanan tersebut.

Bisa saja berupa gambar tentang proses pembuatannya ataupun hasil jadi dari sebuah jasa tersebut.

Tips Jualan di Marketplace Facebook agar Lebih Laris

Lalu apa saja tips jualan di marketplace Facebook supaya lebih laris dan menarik banyak konsumen??

Berikut ini beberapa tips yang bisa kalian gunakan untuk membangun ketertarikan konsumen terhadap produk barang atau jasa kalian yang dipasarkan di marketplace Facebook:

1. Buat Foto Menarik

Tidak cuma di Facebook, foto menarik memang merupakan salah satu komponen terpenting dalam kegiatan berjualan secara online di manapun.

Apalagi Facebook merupakan salah satu media sosial, pastinya orang-orang akan lebih senang jika melihat foto dengan kualitas yang tinggi.

2. Masuk ke Grup Chat Facebook Sesuai dengan Produk

Nah ini merupakan salah satu tips yang tak kalah penting apabila kalian ingin memasarkan produk di Facebook marketplace.

Masuk ke dalam grup yang sesuai dengan produk yang kalian pasarkan akan memudahkan beberapa konsumen untuk melihat produk kalian.

Sebab, seperti yang kita ketahui, grup merupakan tempat berkumpulnya calon konsumen di internet. Jadi sudah bisa dipastikan bahwa produk kalian berpotensi dilihat oleh banyak orang.

3. Terima Setiap Inbox yang Masuk

Inbox atau pesan dari Facebook biasanya digunakan untuk komunikasi antara penjual dan pembeli di marketplace Facebook.

Jadi kalian sebagai penjual harus membalas atau menerima inbox dari konsumen.

Masih bingung tentang marketplace Facebook? Atau kalian butuh jasa pengelolaan marketplace?

Yuk segera kunjungi website kami di kombas.co.id untuk informasi lebih lanjut.

5 Contoh Pasar B2B

5 Contoh Pasar B2B

Pasar B2B – masih terdengar asing bukan? Apa sih itu pasar B2B yuk simak artikel di bawah.

Meskipun bagi para marketer atau pelaku bisnis memang istilah B2B memang tidak asing, tapi bagi orang awam masih kurang mengenal istilah ini.

Mengenal Istilah Pasar B2B

Pengertian B2B menurut ahli Miletsky dan Smith (2009) adalah proses bisnis marketing dalam menjual produk dan jasa kepada perusahaan lain. Karena barang yang diperjualbelikan bukan barang konsumen atau barang jadi, transaksi bisnis B2B biasanya lebih besar dibanding B2C atau C2B.

Pasar B2B atau bisnis to bisnis merupakan salah satu strategi pasar atau transaksi yang dilakukan antar bisnis dari perusahaan satu ke perusahaan lainnya.

Tentu saja pasar B2B ini berbeda dengan pasar pada umumnya atau pasar B2C (bisnis to customer).

Jika pasar B2C yang langsung memasarkan produk kepada konsumen atau pelanggan sedangkan pasar B2B memasarkan produk kepada perusahaan lainnya.

Hal-hal yang dipasarkan berupa produk yang nantinya akan dijadikan menjadi modal bagi perusahaan pembeli.

Misalnya seperti suku cadang, bahan mentah hingga beberapa hal lainnya yang bisa diolah kembali untuk jual langsung kepada konsumen bagi perusahaan.

Target marketing bagi pelaku bisnis B2B adalah sesama perusahaan oleh karena itu pasar melibatkan beberapa pelaku lainnya seperti produsen grosir dan pengecer.

Contoh Pasar Business to Business

Contoh Pasar B2B

Contoh Pasar B2B (freepik.com)

Sebenarnya banyak sekali pasar B2B yang sering kita temui di kehidupan sehari-hari. Namun biasanya kita tidak sadar akan pasar B2B tersebut karena kita belum mengetahui definisi dari pasar B2B itu.

Berikut ini merupakan beberapa contoh dari pasar B2B.

1. Pemasok Bahan Baku

Banyak sekali perusahaan yang bergerak di bidang termasuk bahan baku.

Perusahaan ini menyediakan stok bahan baku yang nantinya akan diolah kembali oleh perusahaan lain untuk dijadikan suatu produk barang yang nantinya akan diserahkan kepada customer atau konsumen.

Jenis perusahaan ini biasanya mengambil langsung bahan baku dari sumbernya kemudian mengolahnya untuk menjadi bahan setengah jadi dan diolah kembali menjadi produk barang jadi.

Perusahaan pemasok bahan baku harus bekerja sama dengan beberapa komponen lainnya seperti komponen distribusi yang akan digunakan sebagai penyalur dari perusahaan ke perusahaan lain.

Di Indonesia, contoh perusahaan pemasok bahan baku misalnya perusahaan karet. Perusahaan ini mengumpulkan stok getah karet dari kebun atau petani langsung.

Kemudian perusahaan karet akan membuat karet siap diolah yang nantinya akan disalurkan kepada perusahaan lain untuk membuat barang-barang yang dibutuhkan oleh para konsumen atau pelanggan.

Misalnya karet yang diolah menjadi ban motor. Berarti perusahaan pemasok karet harus menyalurkan karet mentah yang siap diolah tersebut kepada perusahaan pembuat ban motor. Nantinya perusahaan ban motor tersebut langsung menyalurkan ban motor kepada konsumen.

2. Cleaning Service

Jangan salah, cleaning service merupakan salah satu contoh dari perusahaan yang bergerak di bidang B2B.

Mengapa demikian? Karena seorang cleaning service bekerja pada perusahaan induk yang menaungi cleaning service tersebut.

Namun nantinya seorang cleaning service akan bekerja pada perusahaan lain atau kantor-kantor lainnya.

Jadi perusahaan naungan cleaning service tersebut menjalankan bisnis berupa B2B. Disebut demikian karena seorang cleaning service tidak langsung bekerja pada konsumen.

Selain cleaning service ada juga beberapa bidang pekerjaan yang menjalankan dengan prosedur yang sama seperti halnya ojek online maupun tukang service.

3. Perusahaan Jasa Pengelolaan Website

Biasanya perusahaan penyedia jasa website ini memperkerjakan para pegawai pembuat websitenya atau pengelolanya bekerja pada perusahaan lain.

Namun pegawai pembuatan atau pengelola tetap bekerja pada perusahaan jasa tersebut.

Jadi bisa dipastikan bahwa pengelolaan website merupakan salah satu perusahaan bisnis yang bergerak dengan cara B2B.

4. Jasa Iklan

Penyedia jasa iklan juga merupakan salah satu bentuk bisnis berupa B2B karena pegawai yang membuat iklan tersebut membuat iklan untuk perusahaan lain. Namun dia bekerja di bawah naungan penyedia jasa iklan.

5. Jasa Pengelolaan Marketplace

Jasa pengelolaan marketplace juga bisa dikatakan termasuk pasar B2B. Sama dengan halnya jasa iklan ataupun jasa-jasa lainnya yang bekerja kepada perusahaan lain tapi di bawah naungan perusahaan tersebut.

Sebenarnya masih loh banyak lagi perusahaan yang bergerak di bidang B2B. Namun pada dasarnya perusahaan B2B ini adalah salah satu perusahaan yang banyak terdapat di Indonesia.

Kebanyakan perusahaan B2B ini bergerak dalam bidang jasa. Namun ada beberapa juga perusahaan yang bergerak di bidang pemasok barang atau yang biasa disebut dengan supplier.

Perusahaan jasa biasanya menaungi beberapa pegawai yang memiliki skill khusus untuk di bidang jasa. Kemudian mempekerjakan pegawai tersebut kepada perusahaan lain namun tetap di bawah naungan perusahaan itu.

Beberapa pihak-pihak yang terlibat dalam pasar B2B ini. Seperti halnya pemasok, produsen, distributor dan masih banyak lainnya.

Pentingnya Riset Kompetitor Marketplace

Pentingnya Riset Kompetitor Marketplace

Riset kompetitor marketplace merupakan istilah yang sedikit asing kan di telinga kalian semua? Yuk baca lebih lanjut mengenai jasa riset pasar di bawah.

Riset pasar merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan dengan tujuan mengetahui baik atau buruknya suatu pasar atau marketplace.

Mengapa hal ini harus dilakukan? Sebab, naik turunnya suatu pasar tidak bisa diketahui penyebab atau alasannya beserta solusinya tanpa adanya riset.

Riset pasar tidak hanya mengulas tentang baik buruknya marketplace, tetapi juga memberikan solusi atau pemecahan masalah dari penyebab turunnya persentase keuntungan atau penjualan di marketplace.

Selain itu, riset pasar juga bisa digunakan sebagai bahan evaluasi terhadap suatu marketplace agar berjalan lebih baik dari sebelumnya.

Penyebab turunnya penjualan di marketplace bisa dipengaruhi oleh berbagai macam hal. Bisa juga melalui faktor internal, yaitu faktor yang berada dalam suatu lingkup marketplace itu sendiri.

Akan tetapi, bisa juga turunnya sebuah marketplace, dipengaruhi oleh pihak luar atau eksternal. Pihak luar yang mampu atau mau bersaing dengan marketplace kita biasa disebut dengan kompetitor.

Oleh karena itu analisis kompetitor sangat dibutuhkan dengan berbagai alasan. Karena kompetitor atau pesaing tidak bisa ditentukan cepat atau lambatnya mereka datang. Bisa juga mereka datang secara tiba-tiba tanpa kita ketahui.

Apabila tidak dilakukan analisis kompetitor yang datang tiba-tiba bisa terjadi. Ketika terjadi penurunan marketplace kalian tidak siap solusi. Alhasil nantinya hal yang tidak diinginkan bisa terjadi seperti adanya bangkrut.

Mengapa Riset Kompetitor Marketplace Penting?

Dengan berbagai dampak dan keuntungan melakukan riset, berikut beberapa alasan pentingnya melakukan riset kompetitor marketplace.

Mencegah adanya kompetitor yang masuk ke marketplace

Kompetitor yang masuk ke marketplace kita bisa dibilang berbahaya karena kompetitor bisa saja merusak tatanan marketplace dan menurunkan peringkat marketplace.

Atau dengan istilah lain kompetitor bisa menyalip marketplace kita.

Menaikkan persentase penjualan dan ketertarikan konsumen

Alasan mengapa riset kompetitor dibutuhkan adalah untuk menaikkan persentase penjualan dan ketertarikan konsumen.

Dengan adanya riset ini, akan memudahkan kalian untuk membaca peluang terhadap khalayak ramai.

Mengevaluasi marketplace agar lebih baik dari sebelumnya

Riset kompetitor berguna untuk mengetahui beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk menghadapi kompetitor.

Cara Riset Kompetitor Marketplace

Cara Riset Kompetitor Marketplace

Cara Riset Kompetitor Marketplace (freepik.coom)

Berikut ini merupakan tips untuk menganalisis kompetitor:

1. Tolak Ukur Perusahaan

Untuk menganalisis suatu marketplace atau perusahaan bisa menggunakan perusahaan yang lebih besar untuk membandingkan dan mengukur kesuksesannya.

Oleh karena itu kompetitor bisa saja terbaca dengan cara ini.

Sebab, perusahaan atau marketplace yang lebih besar pastinya sudah sampai mengerti jauh dibanding dengan marketplace kalian yang baru berdiri.

Selain untuk menganalisis kompetitor, tolak ukur perusahaan atau tips ini bisa digunakan untuk mengevaluasi marketplace kalian menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya.

Cara mengukur perusahaan ini bukan berarti untuk membandingkan produk kalian dengan mereka. Namun hal ini dimaksudkan untuk mencontoh perusahaan atau marketplace yang lebih baik.

2. Pahami Kekuatan dan Kelemahan Marketplace

Apabila kalian telah memahami kekuatan atau kelemahan marketplace kalian, itu akan sangat memudahkan untuk membaca kompetitor.

Sebab, semakin paham mengenai seluk-peluk marketplace kalian, akan semakin mudah untuk kalian menemukan solusi apabila kalian juga menemukan kompetitor.

Selain itu juga berguna untuk mencegah kompetitor masuk ke dalam marketplace kalian.

Namun sebaliknya, apabila kalian tidak mengetahui kelemahan dan kekuatan marketplace, bisa saja kompetitor yang lebih profesional bekerja dibanding bisnis milik kalian.

3. Memantau Trend

Tren yang sedang booming di era marketplace atau dunia komersial harus selalu diperhatikan.

Jangan sampai kalian tertinggal dari tren yang sedang beredar pada masa ini.

Sebab, selain kalian bisa tertinggal oleh zaman atau trend, kalian malah akan menemukan kompetitor yang lebih handal dan memahami trend sekarang dibanding kalian.

Yang nantinya bisa merusak tatanan marketplace atau bisnis kalian.

Cara Menghadapi Kompetitor

Beberapa tips untuk menghadapi kompetitor yang sudah ada di marketplace kalian antara lain sebagai berikut.

1. Pertahankan Kualitas

Kualitas merupakan penentu utama terjualnya suatu produk barang maupun jasa.

Pastinya setiap konsumen mengincar produk barang maupun jasa yang memiliki kualitas tinggi.

Oleh karena itu, apabila kalian masih bisa menjaga kualitas yang baik akan produk jasa maupun barang kalian, kompetitor bukanlah suatu hal yang berat lagi.

2. Tingkatkan Pelayanan

Selain mutu atau kualitas barang produk atau jasa, pelayanan prima merupakan salah satu hal yang diincar oleh pelanggan. Selain menjaga kualitas produk barang atau jasa, kalian juga harus menjaga pelayanan agar tetap baik kepada konsumen.

Masih bingung juga tentang marketplace? Buruan kunjungi website kombas.co.id untuk informasi lebih lanjut.

Penutup

Sekarang kalian sudah lebih paham pentingnya melakukan riset kompetitor marketplace dan cara menerapkannya. Dengan begitu, harapannya bisnis kalian di marketplace akan lebih berkembang, bahkan semakin maju.

4 Strategi Berjualan di E Marketplace

4 Strategi Berjualan di E Marketplace

E- marketplace – istilah ini asing kan?? Dalam dua tahun terakhir, marketplace semakin berkembang lantaran gaya hidup serba online.

Apa Itu E-Marketplace?

Pasar elektronik atau yang biasa di sebut electronik marketplace merupakan salah satu hal yang tidak asing lagi.

Sebab, pasar elektronik ini merupakan platform yang sudah booming sejak sekitar 3 tahun yang lalu.

Keberadaan e marketplace berbarengan dengan mewabahnya virus Covid-19 yang terjadi pada tahun 2020 silam.

Munculnya pasar elektronik atau e marketplace ini memudahkan belanja hanya dari rumah saja, bersamaan dengan PSBB yang membatasi kegiatan manusia.

E-marketplace atau pasar elektronik merupakan pasar maya atau pasar yang tidak nyata keberadaannya. Jadi pasar ini hanya sekedar sebuah platform yang menampakkan produk-produk yang dijual oleh para pemilik toko di marketplace tersebut.

Istilah e-marketplace juga biasa disebut dengan istilah pasar online atau pasar dalam jaringan. Pembeli dan penjual di elektronik marketplace tidak bertemu secara langsung.

Jadi barang dan uang atau alat pembayaran lainnya diberikan secara transfer. Selain itu, ada pihak yang mengantarkan barang atau yang biasa disebut kurir.

Mengapa Electronik Marketplace Digemari?

E-marketplace sangat digemari oleh masyarakat umum karena kemudahan yang diberikan.

Kita hanya cukup memandang layar gadget atau gawai dan membeli lewat sentuhan layar. Barang yang kita inginkan sudah berada di depan pintu rumah tanpa waktu yang lama.

Jadi orang-orang bisa membeli barang apapun yang dijual di elektronik marketplace tanpa harus berpergian jauh atau keluar dari rumah.

Elektronik marketplace sangat cocok untuk orang-orang yang sibuk bekerja dan tidak mempunyai waktu untuk berbelanja dan menghabiskan waktu lama.

Kemudahan atau keunggulan e-marketplace ini dibanding dengan pasar nyata atau non-elektronik marketplace, menjadikan peminatnya sangatlah banyak.

Pengguna elektronik marketplace ini juga bukan hanya bagi orang-orang yang sibuk. Pengguna e-marketplace terdiri dari berbagai macam golongan. Baik yang muda, tua hingga anak-anak juga mulai bisa menggunakan marketplace sendiri.

Pelanggan atau konsumen yang menggunakan elektronik marketplace yang banyak ini menjadikan para pengusaha baik usaha besar maupun UMKM, memanfaatkan situasi untuk berjualan di elektronik marketplace.

Kemudahan juga ditawarkan bagi para pemilik usaha maupun UMKM karena mereka tidak harus membayar sewa kios ataupun toko di dunia nyata. Mereka sudah bisa menawarkan dan menjajakan barang atau produk yang mereka jual.

Yang pastinya karena penggunanya yang sangat banyak, audiens dari produk yang kita tawarkan juga otomatis banyak.

Itulah mengapa banyak orang yang sukses dengan cara membangun toko di elektronik marketplace.

Cara Berjualan di E-Marketplace

cara berjualan di e marketplace

Apakah kalian ada niatan untuk berbelanja sesuatu di e-marketplace? Apa kalian malah sudah sering berbelanja di situ? Atau mungkin kalian ingin membangun toko di elektronik marketplace?

Perkembangan marketplace bisa dimanfaatkan sebagai media penjualan. Nah berikut ini adalah beberapa tips jualan di elektronik marketplace.

1. Membuat Toko yang Menarik

Hal pertama yang harus kalian lakukan sebelum berjualan di elektronik marketplace adalah pastinya membangun sebuah toko di situ.

Nah apakah kalian yakin toko kalian sudah layak sebagai sebuah toko? Maka dari itulah kalian harus membuat toko yang menarik perhatian konsumen banyak.

Toko yang menarik akan membuat konsumen semakin tertarik dan melihat toko kalian. Selain itu konsumen juga akan betah berlama-lama di dalam toko kalian.

Walaupun hanya sekedar toko maya ataupun tidak nyata, toko online juga harus memperhatikan presentase pengunjung.

Sebab, nantinya presentase pengunjung yang tinggi akan mempengaruhi toko kalian muncul di halaman 1 dan banyak lagi orang yang bisa melihatnya.

2. Belajar Tentang Strategi Marketing

Strategi marketing merupakan salah satu hal terpenting yang kalian butuhkan sebelum berjualan di elektronik marketplace.

Mengapa demikian? Strategi merupakan komponen utama atau pondasi yang akan kalian gunakan ke depannya. Tanpa adanya strategi, kalian tidak akan pernah punya rencana tentang maju mundurnya toko kalian.

3. Tampilkan Produk Kualitas Terbaik

Selain tampilan toko yang menarik, tampilan foto produk yang bagus dan berkualitas akan mempengaruhi ketertarikan para pelanggan atau konsumen.

Sebab, pastinya seorang konsumen akan melihat produk yang akan mereka beli sedetail-detailnya untuk memastikan apakah barang atau produk yang kalian pasarkan benar-benar berkualitas.

Untuk itulah kalian harus menampilkan produk dengan menarik dan profesional.

4. Tambahkan Media Sosial

Selanjutnya tips yang tak kalah penting untuk berjualan di elektronik marketplace adalah dengan mencantumkan media sosial.

Seperti yang kita sudah ketahui, elektronik marketplace bergerak di dalam jaringan. Sama halnya dengan media sosial yang bergerak juga dalam jaringan.

Media sosial bisa kalian gunakan untuk memposting beberapa keunggulan dari produk barang atau jasa yang kalian tawarkan di marketplace.

Itu dia 4 kunci utama berjualan di e marketplace. Kalian bisa memanfaatkan peluang ini untuk mendapatkan profit sebanyak-banyaknya.

Jika kalian masih bingung tentang elektronik marketplace, kunjungi artikel lain pada website ini ya!