
Konten Video Seperti Apa yang Disukai Audiens? Ini Jawaban dan Strateginya!
Konten Video Seperti Apa yang Disukai Audiens? Ini Jawaban dan Strateginya!-Di era digital yang serba visual ini, konten video menjadi primadona dalam dunia pemasaran. Tapi, apakah semua video bisa sukses menarik perhatian audiens? Jawabannya: tidak. Hanya konten video yang tepat sasaran dan menarik yang akan mendapatkan perhatian, like, komentar, dan share dari audiens.
Lalu, konten video seperti apa yang disukai audiens? Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang jenis-jenis konten video yang terbukti efektif serta strategi untuk membuatnya agar hasilnya maksimal.
Pentingnya Mengetahui Konten Video Seperti Apa yang Disukai Audiens
Sebelum kita membahas konten video seperti apa yang disukai audiens, kita perlu memahami bahwa video bukan hanya tentang gambar bergerak dan musik latar. Video adalah cerita visual yang membawa pesan, emosi, bahkan solusi.
Dengan mengetahui apa yang disukai audiens, kamu bisa:
- Meningkatkan engagement (komentar, share, like)
- Meningkatkan brand awareness
- Mendorong konversi atau penjualan
- Membangun loyalitas audiens
Tidak semua audiens suka hal yang sama, tapi ada beberapa pola umum yang bisa kamu jadikan panduan.
Jenis Konten Video yang Disukai Audiens
1. Video yang Menghibur dan Relatable
Salah satu jenis konten video yang disukai audiens adalah video yang mampu menghibur dan menyentuh perasaan. Entah itu lucu, mengharukan, atau penuh kejutan, jenis konten ini membuat penonton betah menonton sampai akhir.
Contoh:
- Sketsa lucu kehidupan sehari-hari
- Parodi trend terkini
- Konten “Expectation vs Reality”
Tips:
- Gunakan humor yang sesuai dengan target audiens
- Tambahkan elemen kejutan agar lebih memorable
- Jangan lupa caption yang kuat!
2. Video Tutorial dan How-To
Audiens sangat menyukai konten video yang edukatif dan solutif. Mereka mencari jawaban dan solusi dari masalah mereka melalui YouTube, Instagram Reels, hingga TikTok.
Contoh:
- Tutorial makeup, memasak, atau desain
- Tips bisnis, karier, atau teknologi
- Step-by-step cara menggunakan produk
Mengapa disukai?
Karena mereka langsung mendapat manfaat. Video seperti ini juga mendorong penonton untuk menyimpan atau membagikannya
3. Video Behind the Scene (BTS)
Konsumen sekarang ingin tahu lebih dari sekadar produk. Mereka penasaran dengan siapa yang ada di balik brand dan bagaimana proses di balik layar berlangsung.
Contoh:
- Proses pembuatan produk
- Persiapan tim sebelum launching
- Kehidupan sehari-hari tim kreatif
Manfaatnya:
- Membangun kedekatan
- Membuat brand lebih humanis dan transparan
4. Video Testimoni atau Review
Orang cenderung percaya pada pengalaman orang lain sebelum mereka mencoba sesuatu. Itulah kenapa video testimoni atau review menjadi jenis konten yang sangat powerful.
Tips agar testimoni tidak membosankan:
- Gunakan format storytelling
- Tambahkan elemen visual menarik (grafis, animasi)
- Jujur dan tidak berlebihan
5. Video Berdurasi Pendek (Short-Form)
Di era konten cepat, video berdurasi pendek seperti Instagram Reels, TikTok, atau YouTube Shorts sangat digemari.
Kenapa konten video seperti ini disukai audiens?
- Mudah dikonsumsi
- Tidak butuh waktu lama untuk menikmati
- Bisa langsung viral jika isinya menarik
Contoh ide konten short:
- Tips singkat
- Motivasi harian
- Challenge atau tren populer
6. Video Interaktif dan Call to Action
Video yang mengajak audiens berinteraksi langsung seperti menjawab pertanyaan, vote, atau tantangan biasanya memiliki performa engagement tinggi.
Format:
- “Pilih mana” video
- QnA interaktif
- Konten challenge yang melibatkan audiens
Strategi Membuat Konten Video yang Disukai Audiens
Sudah tahu jenis-jenis videonya, sekarang saatnya bahas strateginya. Ini bagian penting dari pembahasan konten video seperti apa yang disukai audiens.
1. Kenali Target Audiens dengan Baik
Siapa yang kamu sasar? Gen Z? Milenial? Ibu rumah tangga? Pebisnis muda? Setiap kelompok punya selera dan kebutuhan berbeda.
Cara mengenal audiens:
- Lihat insight media sosial
- Analisis konten kompetitor
- Lakukan survei ringan
4. Buat Storyline yang Jelas
Video tanpa alur cerita yang kuat akan membuat audiens kehilangan minat. Gunakan struktur sederhana: pembuka – isi – penutup yang jelas dan kuat.
3. Perhatikan Desain Visual
Desain thumbnail, animasi, transisi, dan penggunaan icon sangat penting dalam menarik perhatian. Inilah mengapa kamu butuh jasa desain media sosial profesional agar hasilnya optimal.
4. Gunakan Musik dan Suara yang Tepat
Musik sangat mempengaruhi mood seseorang. Pilih audio yang sesuai dengan pesan dan perasaan yang ingin kamu sampaikan.
5. Tambahkan Subtitle
Di beberapa kondisi, banyak orang menonton video tanpa suara, terutama di media sosial. Subtitle membantu mereka memahami isi video tersebut tanpa harus menyalakan suara.
Buat Konten Videomu Lebih Menarik dengan Bantuan Kombas!
Ingin membuat video yang disukai audiens tapi bingung mulai dari mana? Tenang, kamu bisa serahkan desain visual dan kebutuhan kontenmu kepada tim kreatif Kombas!
✅ Tim ahli di bidang desain sosial media
✅ Mengerti tren dan algoritma media sosial
✅ Siap bantu kamu dari konsep hingga hasil jadi
✅ Desain yang disesuaikan dengan identitas brand
Konten Video Seperti Apa yang Disukai Audiens?
Jadi, konten video seperti apa yang disukai audiens? Jawabannya adalah video yang:
- Menghibur, edukatif, dan solutif
- Relevan dengan kehidupan mereka
- Menyampaikan pesan secara jelas dan visual menarik
Namun, ingat bahwa visual juga memegang peran penting. Desain yang baik akan memperkuat pesan yang disampaikan dalam video. Jangan biarkan ide kontenmu yang bagus gagal hanya karena desainnya kurang menarik.
Gunakan jasa desain media sosial dari Kombas untuk hasil konten yang profesional dan powerful.
📞 Hubungi kami di WhatsApp: 0811-2829-003
📲 Follow Instagram kami: @digitalagency.purwokerto
Recent Comments