
Apa Bedanya Jualan Lewat IG dan Lewat Website? Ini Penjelasan Lengkapnya!
Apa Bedanya Jualan Lewat IG dan Lewat Website? Ini Penjelasan Lengkapnya!–Di era digital sekarang ini, pelaku usaha punya banyak pilihan platform untuk memasarkan produknya.Instagram (IG) dan website merupakan dua platform digital paling populer yang banyak dimanfaatkan dalam berbagai strategi pemasaran. Keduanya punya keunggulan masing-masing, tapi juga memiliki kekurangan. Nah, pertanyaannya, apa bedanya jualan lewat IG dan lewat website?
Pertanyaan ini penting untuk dijawab, terutama bagi pelaku UMKM, pebisnis pemula, atau siapa pun yang ingin mengembangkan bisnisnya secara digital.Β
Banyak orang beranggapan bahwa semua platform jualan itu sama saja, yang penting produknya bagus. Faktanya, masing-masing platform memiliki sistem kerja, segmentasi audiens, dan pendekatan pemasaran yang unik. Dengan memahami apa bedanya jualan lewat IG dan lewat website, kamu bisa:
- Menentukan anggaran promosi dengan lebih tepat
- Membangun strategi branding yang sesuai
- Mengatur sistem penjualan yang efisien
- Menyasar target market yang benar
Apa Bedanya Jualan Lewat IG dan Lewat Website?
Sekarang kita masuk ke inti pembahasan. Berikut perbedaan mendasar antara jualan lewat Instagram (IG) dan lewat website dari berbagai aspek penting:
1. Aksesibilitas dan Kepemilikan Platform
Instagram:
- Kamu menggunakan platform milik Meta (bukan milik pribadi)
- Akun bisa dibatasi, dihapus, atau diblokir sewaktu-waktu
- Terbatas oleh fitur dan algoritma yang terus berubah
Website:
- Kamu memiliki kontrol penuh atas platform
- Bebas mengatur tampilan, fitur, hingga sistem pembayaran
- Tidak bergantung pada algoritma pihak ketiga
π Jadi, jika kamu ingin membangun bisnis jangka panjang, website memberi jaminan kontrol lebih besar.
2. Cara Menampilkan Produk
Instagram:
- Visual sangat berperan (foto & video harus menarik)
- Cocok untuk produk yang βeye-catchingβ
- Bisa pakai fitur Story, Reel, Live, dan Feed
Website:
- Bisa menampilkan katalog lengkap, spesifikasi, testimoni, dan harga
- Lebih cocok untuk pembelian yang butuh detail (misalnya gadget, jasa, dll)
- Bisa menambahkan fitur filter, pencarian, dan kategori
π Kalau kamu punya banyak varian produk atau butuh edukasi sebelum jualan, website lebih unggul.
3. Kemudahan Transaksi
Instagram:
- Tidak ada fitur transaksi langsung (kecuali redirect ke marketplace)
- Order harus lewat DM atau link WhatsApp
- Butuh effort lebih besar untuk follow-up
Website:
- Bisa langsung transaksi via payment gateway
- Bisa otomatis menghitung ongkir, pilihan kurir, dan status order
- Tersedia fitur checkout otomatis
π Untuk sistem penjualan yang efisien dan otomatis, website jelas lebih unggul.
4. Jangkauan dan Branding
Instagram:
- Sangat kuat dalam membangun brand awareness
- Konten bisa viral lewat Reels dan hashtag
- Interaksi dengan followers lebih personal
Website:
- Lebih kuat untuk SEO dan jangkauan Google
- Branding bisa dibuat lebih eksklusif dan profesional
- Tampil di hasil pencarian orang yang memang butuh produkmu
π Ingin bangun interaksi? IG cocok. Tapi untuk jangkauan yang lebih βniat beliβ, website menang di sini.
5. Kecepatan dan Keamanan
Instagram:
- Butuh koneksi yang stabil dan cepat
- Terkadang fitur IG bisa bug atau error
- Risiko akun kena hack atau shadowban
Website:
- Dengan hosting yang baik, website bisa diakses cepat kapan pun
- Bisa ditambahkan keamanan SSL dan backup otomatis
- Lebih stabil untuk transaksi dan akses
π Keamanan transaksi dan data pelanggan lebih baik jika lewat website.
6. Iklan dan Promosi
Instagram:
- Bisa pasang iklan lewat Meta Ads (terintegrasi dengan Facebook)
- Cocok untuk memicu impulse buying
- Budget iklan bisa fleksibel dan terukur
Website:
- Bisa iklan lewat Google Ads dan retargeting
- Cocok untuk orang yang mencari solusi spesifik
- Bisa dihubungkan dengan email marketing dan funneling
π Gabungan antara IG Ads dan website sangat ideal untuk maksimalin konversi.
Kapan Harus Pilih IG, Website, atau Keduanya?
Tentu saja, tidak ada aturan baku bahwa kamu harus memilih salah satu. Justru, strategi paling cerdas adalah memadukan keduanya.
Gunakan Instagram untuk:
- Membangun komunitas
- Menarik perhatian lewat visual
- Meningkatkan engagement harian
Gunakan Website untuk:
- Mengonversi traffic menjadi pembelian
- Menyediakan informasi lengkap
- Mengatur sistem jualan otomatis
Studi Kasus Singkat
Sebuah brand lokal di Purwokerto yang awalnya hanya jualan lewat IG mengalami lonjakan omzet setelah punya website. Sebelumnya, admin kewalahan membalas DM satu-satu. Setelah menggunakan website:
β
Orderan masuk otomatis
β
Pelanggan lebih percaya karena tampilannya profesional
β
Iklan lebih efektif karena diarahkan ke halaman produk
Jadi, apa bedanya jualan lewat IG dan lewat website? Bedanya terletak pada kontrol, fitur, jangkauan, dan efisiensi. IG unggul untuk interaksi dan branding, sementara website unggul dalam transaksi, SEO, dan profesionalisme.
Kalau kamu ingin membangun bisnis digital yang kuat, gabungkan keduanya. Gunakan Instagram sebagai pintu masuk, dan arahkan ke website sebagai tempat transaksi utama.
Mau Jualan Makin Laris? Bangun Strategi Digitalmu Sekarang!
Masih bingung mau mulai dari mana? Atau kamu udah punya IG tapi belum punya website?
Tenang, kamu gak harus jalan sendirian!
π― Kami bantu kamu bangun website yang jualan banget, terintegrasi dengan IG dan WA! β
Desain profesional
β
SEO optimal
β
Mudah digunakan bahkan tanpa skill teknis
π Hubungi WhatsApp: 0811-2829-003
πΈ Follow Instagram: @digitalagency.purwokerto
Yuk, ubah followers jadi pembeli dan ubah website jadi mesin cuan digitalmu!
Recent Comments