Bagaimana Cara Memanfaatkan Analytics Instagram dan Website Secara Bersamaan?

Bagaimana Cara Memanfaatkan Analytics Instagram dan Website Secara Bersamaan?

 

Bagaimana Cara Memanfaatkan Analytics Instagram dan Website Secara Bersamaan?-Di era digital seperti sekarang, strategi pemasaran tidak lagi hanya mengandalkan satu platform. Banyak bisnis, khususnya UMKM, memanfaatkan media sosial dan website untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Nah, salah satu kunci suksesnya adalah mengetahui bagaimana cara memanfaatkan analytics Instagram dan website secara bersamaan. Dengan analisis data yang tepat, bisnis dapat membuat keputusan yang lebih cerdas, menghemat anggaran, dan memaksimalkan peluang penjualan.

Mengapa Analytics Penting untuk Bisnis?

Analytics adalah data yang memberikan gambaran nyata tentang kinerja pemasaran digital. Baik Instagram maupun website, keduanya menyediakan informasi berharga yang membantu memahami perilaku audiens. Tanpa analytics, strategi promosi akan seperti berjalan di jalan gelap tidak tahu arah dan hasilnya sulit diprediksi.

Instagram, dengan Instagram Insights-nya, membantu mengetahui:

  • Siapa audiens Anda (usia, gender, lokasi).
  • Konten mana yang paling menarik perhatian.
  • Waktu terbaik untuk memposting.

Sedangkan website, dengan Google Analytics misalnya, memberikan data seperti:

  • Sumber lalu lintas (organik, sosial media, iklan berbayar).
  • Halaman yang paling sering dikunjungi.
  • Durasi kunjungan dan tingkat konversi.

Menggabungkan kedua data ini akan membuat strategi pemasaran jauh lebih efektif.

Cara Menghubungkan Data Instagram dan Website

1. Gunakan Tautan yang Dapat Dilacak

Salah satu cara termudah adalah dengan memanfaatkan UTM parameters pada link yang Anda pasang di bio Instagram atau story. Dengan begitu, saat pengunjung mengklik tautan tersebut dan masuk ke website, Anda bisa melihat sumbernya dari Instagram di Google Analytics.

2. Integrasikan Pixel dan Tracking Code

Jika menggunakan iklan Instagram, pasang Facebook Pixel dan tracking code Google Analytics di website. Ini membantu melacak perilaku pengunjung setelah mereka datang dari Instagram, seperti apakah mereka mengisi formulir, menonton video, atau melakukan pembelian.

3. Sinkronisasi Data dengan Tools Analitik

Gunakan platform pihak ketiga seperti Hootsuite, Buffer, atau HubSpot yang bisa menggabungkan data media sosial dan website. Dengan begitu, Anda tidak perlu membuka dua dashboard terpisah untuk melihat performa.

Manfaat Memanfaatkan Analytics Instagram dan Website Bersamaan

1. Mengetahui Perjalanan Pelanggan Secara Lengkap

Dengan melihat data dari Instagram dan website, Anda dapat memahami funnel penjualan dari tahap orang mengenal brand di Instagram hingga akhirnya melakukan pembelian di website.

2. Mengoptimalkan Konten

Misalnya, jika analytics Instagram menunjukkan bahwa postingan video tutorial mendapat engagement tinggi, Anda bisa membuat versi panjangnya di website untuk mengarahkan traffic lebih banyak.

3. Meningkatkan Efektivitas Iklan

Data gabungan ini akan membantu memutuskan apakah iklan di Instagram benar-benar mengarahkan pengunjung yang berkualitas ke website. Kalau tidak, strategi bisa diubah sebelum buang-buang budget.

4. Membantu Pengambilan Keputusan Cepat

Dengan data real-time dari dua sumber, Anda bisa lebih cepat menyesuaikan strategi promosi sesuai tren pasar atau respons audiens.

Contoh Penerapan Strategi Gabungan

Bayangkan Anda menjual produk fashion. Dari Instagram Insights, Anda menemukan bahwa 70% pengikut Anda adalah perempuan usia 18–25 tahun. Dari Google Analytics, Anda melihat bahwa halaman koleksi “Outfit Kuliah” di website memiliki tingkat pembelian tertinggi.

Maka, strategi yang bisa dilakukan:

  • Membuat konten Instagram khusus menampilkan koleksi “Outfit Kuliah”.
  • Menambahkan link langsung ke halaman koleksi tersebut.
  • Memantau apakah traffic dan penjualan dari segmen ini meningkat.

Kesalahan yang Harus Dihindari

  1. Tidak Memasang Tracking Link
    Tanpa link yang bisa dilacak, Anda tidak akan tahu apakah pengunjung website datang dari Instagram atau sumber lain.
  2. Hanya Fokus di Satu Platform
    Banyak bisnis yang hanya fokus di Instagram tanpa memanfaatkan data website. Padahal, website adalah pusat konversi.
  3. Mengabaikan Data Demografi
    Jika data menunjukkan bahwa mayoritas audiens berbeda dari target yang diinginkan, strategi konten harus disesuaikan.
  4. Tidak Melakukan Evaluasi Rutin
    Analytics hanya bermanfaat jika digunakan untuk evaluasi dan perbaikan strategi secara berkala.

Tips Memaksimalkan Pemanfaatan Analytics Instagram dan Website

  • Selalu pasang link yang bisa dilacak.
  • Lakukan analisis data minimal sebulan sekali.
  • Sesuaikan konten Instagram dengan perilaku pengunjung di website.
  • Gunakan data untuk membuat kampanye promosi yang lebih personal.
  • Jangan ragu untuk menguji strategi baru berdasarkan data.

Kalau Anda ingin promosi bisnis semakin efektif, pastikan tampilan media sosial Anda juga menarik. Gunakan jasa desain postingan media sosial dari Kombas untuk membuat feed Instagram lebih profesional dan memikat.

📞 Hubungi kami sekarang di  0811-2829-003
📷 Follow Instagram kami di @digitalagency.purwokerto