
Apa Kesalahan Umum Saat Menghubungkan Instagram dan Website?
Apa Kesalahan Umum Saat Menghubungkan Instagram dan Website?-Di era digital saat ini, banyak pelaku UMKM yang sadar bahwa menghubungkan Instagram dan website bisa menjadi strategi pemasaran yang efektif. Instagram menjadi etalase visual yang memikat calon pelanggan, sementara website menjadi pusat informasi resmi yang memberikan detail produk, layanan, dan profil bisnis. Namun, meskipun terdengar sederhana, masih banyak kesalahan umum saat menghubungkan Instagram dan website yang justru membuat potensi promosi tidak maksimal.
Artikel ini akan membahas secara detail apa saja kesalahan yang sering dilakukan, bagaimana cara menghindarinya, dan mengapa integrasi yang tepat dapat meningkatkan branding sekaligus penjualan bisnis.
Mengapa Instagram dan Website Harus Terhubung?
Sebelum membahas kesalahan yang sering terjadi, kita perlu memahami dulu mengapa Instagram dan website harus terhubung. Instagram adalah platform media sosial dengan jutaan pengguna aktif di Indonesia. Sementara itu, website adalah “rumah resmi” bisnis yang menampung informasi lengkap dan kredibel.
Menghubungkan keduanya berarti membuka jalur yang memudahkan pelanggan berpindah dari media sosial menuju informasi yang lebih detail dan terpercaya. Dengan integrasi yang tepat, calon pembeli yang melihat postingan Instagram dapat langsung mengakses katalog, harga, atau bahkan melakukan pembelian di website.
Kesalahan Umum Saat Menghubungkan Instagram dan Website
Berikut adalah beberapa kesalahan yang sering dilakukan UMKM saat mencoba menghubungkan kedua platform ini:
1. Menggunakan Link yang Tidak Relevan
Kesalahan yang sering terjadi adalah memberikan link yang tidak sesuai dengan tujuan promosi. Misalnya, link menuju halaman yang sudah tidak aktif atau link yang tidak ada hubungannya dengan produk yang diposting. Ini bisa membuat calon pelanggan bingung dan akhirnya meninggalkan website.
Solusi: Pastikan link yang dipasang di bio atau postingan Instagram mengarah langsung ke halaman yang relevan, seperti katalog produk, halaman promo, atau artikel yang sedang dibagikan.
2. Tidak Memperbarui Link Secara Berkala
Banyak UMKM lupa memperbarui link di bio Instagram, sehingga ketika ada promo baru atau produk terbaru, pengunjung tetap diarahkan ke halaman lama. Akibatnya, peluang penjualan pun berkurang.
Solusi: Jadwalkan pembaruan link secara rutin, terutama jika bisnis sering mengadakan promo musiman atau meluncurkan produk baru.
3. Mengabaikan Desain Website yang Responsif
Pelanggan Instagram mayoritas mengakses platform melalui smartphone. Jika website tidak responsif (tidak menyesuaikan ukuran layar), pengunjung akan kesulitan membaca informasi atau melakukan pembelian.
Solusi: Gunakan desain website yang mobile-friendly sehingga pengunjung dari Instagram bisa nyaman mengaksesnya.
4. Tidak Menggunakan Call to Action (CTA) yang Jelas
Kesalahan lain adalah menghubungkan Instagram dan website tanpa memberikan arahan yang jelas pada pengunjung. Misalnya, hanya menaruh link tanpa kalimat ajakan seperti “Klik link di bio untuk pesan sekarang”.
Solusi: Gunakan CTA yang menarik dan langsung mengarahkan tindakan, seperti “Lihat koleksi terbaru di website kami” atau “Dapatkan diskon eksklusif hanya di website”.
5. Loading Website yang Lambat
Pengguna Instagram terbiasa dengan konten yang cepat diakses. Jika link menuju website membutuhkan waktu lama untuk terbuka, kemungkinan besar pengunjung akan menutupnya sebelum melihat isinya.
Solusi: Optimalkan kecepatan website dengan memperkecil ukuran gambar, menggunakan hosting yang andal, dan meminimalkan script yang tidak perlu.
6. Tidak Memanfaatkan Instagram Stories dan Highlight
Banyak UMKM hanya mengandalkan link di bio tanpa memaksimalkan fitur Stories dan Highlight untuk mengarahkan audiens ke website.
Solusi: Gunakan Instagram Stories untuk mempromosikan link website dan simpan di Highlight agar pengunjung baru tetap bisa melihatnya.
Dampak Integrasi yang Baik untuk Bisnis
Jika Instagram dan website terhubung dengan benar, manfaatnya sangat besar untuk branding UMKM, antara lain:
- Meningkatkan kredibilitas bisnis di mata pelanggan.
- Mempermudah promosi produk atau layanan.
- Meningkatkan trafik website yang bisa berujung pada penjualan.
- Mengoptimalkan strategi digital marketing dengan data pengunjung yang lebih akurat.
Hubungi kami di 0811-2829-003 dan follow Instagram @digitalagency.purwokerto untuk mendapatkan layanan terbaik yang bisa membantu bisnis Anda berkembang lebih cepat!
Recent Comments