
Bagaimana Memanfaatkan IG Stories dan Reels? Panduan Lengkap untuk Bisnis Lokal
Bagaimana Memanfaatkan IG Stories dan Reels? Panduan Lengkap untuk Bisnis Lokal–Instagram terus berkembang menjadi platform yang sangat efektif untuk membangun brand dan menjangkau pelanggan. Dua fitur yang sedang naik daun dan memiliki potensi yang sangat besar adalah IG Stories dan Reels. Namun, masih banyak pelaku usaha yang belum tahu bagaimana memanfaatkan IG Stories dan Reels? secara maksimal untuk meningkatkan penjualan dan interaksi dengan pelanggan.
Sebelum membahas bagaimana memanfaatkan IG Stories dan Reels?, mari pahami dulu alasan mengapa fitur ini penting untuk bisnis.
- Meningkatkan Jangkauan
Reels memiliki peluang yang cukup besar untuk tampil pada halaman Explore, sehingga konten Anda dapat dilihat oleh pengguna di luar followers. - Membuat Brand Lebih Dekat dengan Pelanggan
Stories memberikan kesan personal dan real-time, membuat pelanggan merasa lebih dekat dengan brand Anda. - Memicu Interaksi Lebih Tinggi
Fitur polling, quiz, dan Q&A di Stories bisa membuat followers lebih aktif berinteraksi. - Mempercepat Keputusan Pembelian
Konten singkat yang menarik dapat mendorong pelanggan langsung menghubungi Anda.
Bagaimana Memanfaatkan IG Stories dan Reels untuk Bisnis?
1. Pahami Perbedaan Stories dan Reels
- IG Stories: Tampil selama 24 jam full, cocok untuk berbagi update harian, promosi singkat, atau behind the scenes.
- IG Reels: Video berdurasi pendek (hingga 90 detik) yang bisa viral dan tetap ada di profil Anda.
Dengan memahami perbedaan ini, Anda bisa menentukan jenis konten yang tepat untuk masing-masing fitur.
2. Gunakan Stories untuk Membangun Koneksi Harian
Stories efektif untuk membangun hubungan personal dengan followers. Beberapa ide konten Stories untuk bisnis lokal:
- Promo harian atau diskon terbatas
- Proses pembuatan produk
- Testimoni pelanggan
- Tanya jawab singkat
- Countdown untuk acara atau peluncuran produk
Tips: Gunakan fitur sticker interaktif contohnya seperti polling, pertanyaan, atau slider emoji untuk memancing respons.
3. Manfaatkan Reels untuk Menarik Audiens Baru
Reels memiliki potensi besar untuk menjangkau orang yang belum mengenal bisnis Anda. Contoh konten Reels yang efektif:
- Tutorial singkat penggunaan produk
- Before-after hasil jasa Anda
- Tren audio atau musik yang sedang viral
- Video behind the scenes dengan sentuhan kreatif
Tips: Gunakan audio populer dan sertakan teks singkat agar penonton memahami pesan meski menonton tanpa suara.
4. Konsistensi adalah Kunci
Banyak orang bertanya bagaimana memanfaatkan IG Stories dan Reels? namun mengabaikan konsistensi. Posting secara teratur dapat meningkatkan peluang bisnis Anda muncul di beranda dan pada Explore.
- Stories: Minimal 3-5 kali seminggu
- Reels: 1-3 kali seminggu
5. Gunakan Hashtag dan Lokasi
Di Reels, hashtag membantu menjangkau audiens baru, sedangkan penandaan lokasi penting untuk bisnis lokal agar mudah ditemukan oleh pelanggan sekitar.
6. Sertakan Call to Action (CTA) yang Jelas
Baik di Stories maupun Reels, selalu ajak audiens untuk melakukan aksi berikut:
- Menghubungi via WhatsApp
- Mengunjungi toko
- Mengikuti akun Instagram
- Membeli produk langsung
Contoh CTA di Stories:
“Klik link di bio untuk pesan sekarang!”
Contoh CTA di Reels:
“Kalau mau coba, langsung chat kami di WA ya!”
7. Gunakan Highlight untuk Menyimpan Stories Penting
Meskipun Stories hilang setelah 24 jam, Anda bisa menyimpannya di Highlight agar tetap bisa dilihat calon pelanggan baru. Buat kategori seperti:
- Produk
- Promo
- Testimoni
- Cara Pesan
8. Analisis Performa Konten
Gunakan fitur Insight untuk melihat konten mana yang paling banyak ditonton dan mendapatkan interaksi. Dari situ, Anda bisa membuat lebih banyak konten yang disukai audiens.
Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Menggunakan Stories dan Reels
- Tidak Ada Tujuan Jelas
Mengunggah hanya untuk formalitas tanpa pesan atau manfaat yang jelas akan membuat audiens bosan. - Kualitas Video Buruk
Video gelap atau buram akan mengurangi kesan profesional. - Terlalu Jarang Update
Audiens bisa lupa dengan brand Anda jika jarang melihat postingan. - Tidak Memanfaatkan Fitur Interaktif
Padahal, fitur seperti polling dan Q&A bisa meningkatkan engagement.
Contoh Strategi Stories dan Reels untuk Bisnis Lokal
Misalnya Anda memiliki usaha kopi di Purwokerto:
- Stories: Menampilkan menu hari ini, behind the scenes proses seduh kopi, polling “Mau coba menu baru?”
- Reels: Video slow motion menuangkan kopi, tren musik yang cocok dengan suasana kafe, testimoni pelanggan.
Dengan kombinasi ini, audiens yang sudah follow akan tetap terhubung lewat Stories, sementara Reels membantu menarik pelanggan baru.
Menjawab pertanyaan bagaimana memanfaatkan IG Stories dan Reels?, kuncinya adalah memahami perbedaan keduanya, membuat konten yang relevan dan konsisten, memanfaatkan fitur interaktif, serta selalu memberikan ajakan bertindak yang jelas.
Dengan strategi yang tepat, Stories dapat menjaga hubungan dengan followers, sedangkan Reels bisa menjadi mesin penarik pelanggan baru. Jangan lupa, kualitas visual dan pesan yang kuat adalah fondasi utama agar konten Anda berhasil.
📞 Ingin tahu lebih detail bagaimana memanfaatkan IG Stories dan Reels untuk bisnis Anda? Hubungi kami di WhatsApp 0811-2829-003 atau follow Instagram @digitalagency.purwokerto. Konsultasi awal gratis! Bahkan kalau Anda cuma mau tanya-tanya dulu, kami dengan senang hati membantu.
Recent Comments