Sertifikasi Network Administrator menjadi semakin bernilai seiring naiknya angka perusahaan yang beroperasi dengan mengandalkan jaringan. Nah hal menariknya sebagian besar perusahaan saat ini pasti mengandalkan jaringan. Jadi bagaimana cara mendapatkan sertifikat tersebut?
Apa itu Sertifikasi Network Administrator?
Sertifikasi Network Administrator adalah pengakuan resmi yang diberikan kepada seseorang yang dianggap telah memenuhi standar kompetensi untuk menjadi seorang Network Administrator.
Sertifikat ini didapatkan melalui pelatihan dan juga ujian yang dilaksanakan di LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) yang diakui oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).
Apa itu Network Administrator?
Network Administrator adalah orang yang bertugas mengelola dan menjaga keberfungsian yang berkaitan dengan jaringan di sebuah perusahaan. Mereka biasanya adalah orang orang yang profesional dalam bidang IT.
Apa Tugas Network Administrator
Tugas seorang Network Administrator adalah memastikan bahwa segala jaringan di sebuah perusahaan dapat berfungsi dengan baik sehingga kegiatan yang berkaitan dengan bisnis perusahaan dapat berjalan tanpa kendala.
Lebih detailnya lagi, mereka pun tak jarang ikut andil dalam desain dan pembuatan jaringan serta perangkat keras (Hardware). Mereka juga melakukan troubleshooting serta perbaikan untuk jaringan komputer dan perangkat keras.
Tidak lupa juga bagian yang sangat penting yaitu monitoring dan pemeliharaan sistem jaringan agar dapat terus berfungsi dengan baik.
Network Administrator Lulusan Apa?
Selanjutnya kita bahas dari jurusan apa biasanya yang cocok untuk menjadi seorang Network Administrator. Umumnya yang menjadi Network Administrator adalah para lulusan dari jurusan jurusan yang lebih berfokus pada bidang IT atau Teknologi.
Beberapa jurusan yang dianggap cocok untuk menjadi batu loncatan ke bidang Network Administrator adalah:
Teknik Informatika
Di Teknik Informatika biasanya akan mempelajari hal hal yang berkaitan erat dengan jaringan seperti jaringan komputer, database, keamanan siber dan administrasi sistem.
Sistem Informasi
Sistem Informasi lebih berfokus pada pengelolaan jaringan di suatu wadah tertentu seperti organisasi dan perusahaan. Tidak hanya itu saja, Sistem Informasi juga mempelajari materi Perangkat Lunak dan Perangkat Keras, Komponen sistem informasi, serta basis data dan penyimpanan.
Ibaratnya sistem informasi menggabungkan ilmu komputer dan manajemen serta bisnis untuk menciptakan sebuah sistem yang dapat digunakan untuk mempermudah atau melancarkan kinerja perusahaan.
Teknik Komputer dan Jaringan
Jurusan ini ada di jenjang SMK atau Sekolah Menengah Kejuruan. Sehari harinya mereka mempelajari tentang komputer, jaringan, dan pemrograman. Tidak hanya itu saja, mereka juga mempelajari perangkat keras seperti merakit komputer dan mengenal komponen komponennya.
Mereka yang lulus dari TKJ biasanya sudah memiliki setidaknya pengetahuan dan kemampuan dasar yang berkaitan dengan jaringan. Untuk memperkaya keterampilan mereka hanya perlu melanjutkan ke jenjang D3/S1.
Masih ada lagi jurusan jurusan yang cocok dijadikan batu loncatan jika ingin berkarir di Network Administrator. Selain itu, jika kamu bukan merupakan lulusan dari jurusan jurusan di atas sekalipun kamu tetap dapat menjadi seorang Network Administrator.
Beberapa caranya adalah dengan mengikuti kursus dan pelatihan serta sertifikasi. Aktif di organisasi Network Administrator juga dapat membantu.
Berapa Gaji Network Administrator?
Gaji Network Administrator bisa berbeda beda tergantung pada pengalaman serta keterampilan mereka. Namun jika dikategorikan kita bisa membaginya menjadi 3 jenis
Junior Network Administrator
Ini adalah langkah awal dari setiap Network Administrator. Mereka yang berada di level ini biasanya baru memulai pekerjaan di bidang Network Administrator. Pekerjaannya pun cenderung masih seputar hal hal yang bersangkutan dengan dasar dasar jaringan.
Gaji Junior Network Administrator ada di angka Rp4.000.000 hingga Rp10.000.000
Intermediate Network Administrator
Pada level ini seorang Network Administrator biasanya telah bekerja lebih dari 3 tahun. Pada level ini ranah pekerjaan seorang Network Administrator mulai meluas dan tidak hanya pada hal hal dasar saja. Mereka akan ditugaskan untuk memimpin tim yang kecil dan mulai membuat rancangan sederhana mengenai jaringan.
Intermediate Network Administrator memiliki kisaran gaji di angka Rp10.000.000 hingga Rp20.000.000.
Expert Network Administrator
Merupakan tanda bahwa seorang Network Administrator sudah memiliki pengalaman yang banyak, tanggung jawabnya pun cukup besar bahkan hingga merancang dan menangani seluruh sistem jaringan sebuah perusahaan. Tak jarang juga mereka memiliki sertifikat yang mendukung keterampilan mereka.
Expert Network Administrator memiliki gaji yang cukup tinggi, dari angka Rp30.000.000 hingga Rp60.000.000 ke atas.
Itu tadi pembahasan mengenai gaji, perlu diingat bahwa skala perusahaan dan lokasi mereka bekerja pun sangat mempengaruhi gaji yang mereka dapat.
Biaya Sertifikasi Network Administrator
Sebelum ke harga dari sertifikasi ini, perlu diingat kalau setiap LSP menawarkan harga yang berbeda beda tergantung pada kebijakan mereka masing masing. Yang perlu kamu pastikan adalah LSP tersebut telah terdaftar secara resmi dan memiliki izin dari BNSP.
Sertifikasi Network Administrator pun terbagi menjadi 3 tingkatan yaitu Muda, Madya, dan Utama. Harga kisaran dari Sertifikasi Network Administrator ada di angka Rp1.000.000 hingga Rp2.500.000.
Nah agar kamu tidak perlu repot repot mencari LSP yang sesuai, kami punya saran bagus yaitu PT Kombas Digital Internasional. Kombas sudah memiliki izin BNSP dan telah menyelenggarakan Sertifikasi Network Administrator tingkat Muda, Madya, hingga Utama.
Ada juga sertifikasi sertifikasi lain yang mereka sediakan seperti Sertifikasi Digital Marketing dan Sertifikasi Programmer.
Jika kamu tertarik, langsung saja hubungi nomor di bawah ini:






Recent Comments