Apa Manfaat Konten Behind the Scene untuk UMKM?

Apa Manfaat Konten Behind the Scene untuk UMKM?

 

Apa Manfaat Konten Behind the Scene untuk UMKM?-Dalam dunia digital marketing, konten adalah jantung komunikasi antara brand dan audiens. Salah satu strategi yang kini semakin populer adalah konten behind the scene. Pertanyaannya, apa manfaat konten behind the scene untuk UMKM?

Konten behind the scene bukan hanya sekadar menampilkan proses di balik layar, tetapi juga menjadi cara ampuh untuk membangun kedekatan, kepercayaan, dan citra positif di mata konsumen. UMKM bisa memanfaatkan strategi ini untuk bersaing dengan brand besar dengan cara yang lebih personal dan autentik.

Mengapa UMKM Harus Membuat Konten Behind the Scene?

Sebelum membahas lebih jauh tentang apa manfaat konten behind the scene untuk UMKM, mari pahami dulu mengapa konten ini semakin diminati audiens.

  1. Lebih Personal dan Autentik
    Audiens kini cenderung lebih suka konten yang terasa nyata dan jujur. Behind the scene menunjukkan sisi manusiawi sebuah brand.
  2. Membangun Kedekatan dengan Konsumen
    Melihat proses pembuatan produk atau aktivitas tim membuat audiens merasa lebih dekat, seakan ikut terlibat dalam perjalanan bisnis.
  3. Membedakan dengan Kompetitor
    UMKM yang berani tampil apa adanya lewat behind the scene akan lebih mudah diingat dibanding brand lain yang hanya menampilkan produk akhir.

Apa Manfaat Konten Behind the Scene untuk UMKM?

Lalu, apa manfaat konten behind the scene untuk UMKM? Berikut beberapa poin penting yang wajib dipahami:

1. Meningkatkan Kepercayaan Konsumen

Konten behind the scene memberikan gambaran nyata tentang proses kerja atau produksi. Hal ini membuktikan bahwa UMKM benar-benar serius, jujur, dan transparan. Konsumen akan lebih percaya pada brand yang berani menunjukkan apa yang ada di balik produk mereka.

2. Menunjukkan Profesionalitas

Meski ditampilkan dengan santai, konten behind the scene bisa menunjukkan standar kerja, kebersihan, hingga kualitas bahan yang digunakan. Dengan begitu, audiens melihat bahwa UMKM memiliki sistem kerja yang profesional.

3. Menarik Emosi dan Rasa Simpati

Proses di balik layar sering kali mengandung cerita, perjuangan, hingga kegembiraan tim. Hal ini bisa memunculkan rasa simpati dan keterikatan emosional dari audiens terhadap brand.

4. Memberikan Nilai Edukatif

Konten behind the scene tidak hanya menarik, tapi juga bisa bersifat edukatif. Misalnya, memperlihatkan cara memilih bahan baku, teknik produksi, atau strategi tim marketing. Ini membuat audiens merasa mendapatkan ilmu baru.

5. Meningkatkan Engagement di Media Sosial

Audiens biasanya lebih suka berinteraksi dengan konten behind the scene dibanding postingan biasa. Mereka bisa memberi komentar, bertanya, atau bahkan membagikan postingan tersebut karena dianggap inspiratif.

6. Menunjukkan Kekuatan Tim di Balik Brand

UMKM bukan hanya soal produk, tetapi juga orang-orang di baliknya. Konten behind the scene memperlihatkan tim yang bekerja keras, sehingga audiens merasa lebih dekat dengan brand secara personal.

7. Membantu Storytelling Brand

Storytelling adalah kunci dalam marketing. Dengan behind the scene, UMKM bisa menyampaikan cerita tentang perjuangan, proses, hingga filosofi brand secara lebih natural.

Jenis Konten Behind the Scene yang Bisa Dibuat UMKM

Setelah mengetahui apa manfaat konten behind the scene untuk UMKM, berikut adalah beberapa ide konten yang bisa dicoba:

  • Proses Produksi: tunjukkan bagaimana produk dibuat dari awal hingga jadi.
  • Aktivitas Tim: perlihatkan keseharian tim saat bekerja.
  • Persiapan Event atau Pameran: dokumentasikan saat brand sedang bersiap menghadiri acara penting.
  • Kegagalan atau Trial and Error: tunjukkan sisi jujur bahwa tidak semua proses selalu sempurna.
  • Behind the Scene Foto Produk: bagikan momen seru saat melakukan sesi pemotretan produk.

Tips Membuat Konten Behind the Scene yang Menarik

UMKM bisa menerapkan beberapa tips berikut:

  1. Gunakan Visual Berkualitas
    Meski “behind the scene”, pastikan video atau foto tetap jelas, terang, dan enak dilihat.
  2. Tambahkan Caption Cerita
    Ceritakan proses yang ditampilkan agar audiens merasa lebih terhubung.
  3. Jangan Takut Tampil Natural
    Tidak perlu dibuat terlalu formal. Justru konten sederhana dan apa adanya lebih disukai.
  4. Konsisten dalam Desain
    Meski kontennya spontan, desain tetap harus konsisten. Gunakan warna, font, dan gaya visual yang sama agar brand mudah dikenali.

Peran Konsistensi Desain dalam Konten Behind the Scene

Nah, di sinilah pentingnya menggunakan jasa desain profesional. Walaupun behind the scene identik dengan konten santai, tetap dibutuhkan desain yang konsisten agar feed media sosial tetap rapi dan menarik.

Kombas hadir dengan jasa desain postingan media sosial yang siap membantu UMKM menjaga konsistensi desain konten, termasuk konten behind the scene. Dengan begitu, UMKM bisa fokus berkreasi, sementara urusan desain ditangani oleh tim profesional.

Kesalahan yang Perlu Dihindari dalam Membuat Konten Behind the Scene

  1. Konten Terlalu Panjang
    Audiens bisa cepat bosan jika kontennya terlalu lama. Buatlah singkat namun menarik.
  2. Tidak Ada Cerita yang Dibangun
    Hanya menampilkan gambar atau video tanpa cerita membuat konten terasa hampa.
  3. Mengabaikan Branding Visual
    Meski “behind the scene”, brand tetap harus terlihat profesional dengan visual yang konsisten.

✨ Ingin konten behind the scene UMKM-mu terlihat lebih profesional dan rapi?
Gunakan jasa desain postingan media sosial dari Kombas sekarang juga! 🚀

📞 WA: 0811-2829-003
📷 Instagram: @digitalagency.purwokerto

Dengan konten behind the scene yang menarik dan desain yang konsisten, UMKM-mu akan lebih mudah membangun kedekatan dengan konsumen dan memenangkan hati audiens! 🌟