Sertifikasi UI/UX Designer

Sertifikasi UI/UX Designer

Sertifikasi UI/UX Designer

Sertifikasi UI/UX Designer merupakan salah satu sertifikasi yang masih diminati banyak orang. Ini sesuai dengan permintaan pasar yang sangat banyak karena baik aplikasi hingga website sekalipun membutuhkan seorang UI/UX Designer. Bagaimana cara mengikuti sertifikasi ini?

UI/UX Artinya Apa?

Sebelum ke inti pembahasan, kita perlu mengetahui apa arti dari UI/UX. Nah UI/UX merupakan singkatan dari User Interface (UI) dan User Experience (UX). UI atau kepanjangannya User Interface adalah antarmuka pengguna atau tampilan dari suatu aplikasi, website, atau produk lainnya.

Sedangkan UX atau User Experience adalah pengalaman pengguna dalam menjelajah atau menggunakan suatu aplikasi atau website atau produk lainnya.

UX sangat penting karena bisa menjadi penentu bagaimana kepuasan klien dan apakah klien tersebut akan menggunakan produk/jasa kita. Selain itu UI pun bisa menjadi ciri khas dari sebuah brand yang akan menjadi identitas brand yang diingat oleh banyak orang.

Itu artinya UI dan UX sama pentingnya karena keduanya akan menentukan apakah bisnis seseorang akan berjalan lebih baik, terutama bagi perusahaan yang sangat mengandalkan website atau aplikasi dalam menjangkau pelanggannya.

Sertifikasi UI/UX Designer

UI/UX Design Kerjanya Apa?

Seorang UI/UX Designer akan bekerja dengan tugas untuk merencanakan, membuat, dan melakukan evaluasi terhadap desain UI/UX dari suatu produk. Intinya, mereka adalah orang orang yang memiliki kompetensi dalam perancangan dan pembuatan UI/UX.

Tugas mereka yang pertama adalah melakukan riset mengenai data dari pegguna situs atau aplikasi melalui riset profil mereka. Kemudian dari data yang sudah dikumpulkan dan diperlajari, mereka akan memvisualisasikan proses dan alur yang dilakukan oleh pengguna agar menjadi desain yang indah dan berfungsi dengan baik.

Setelah melakukan visualisasi, mereka akan membuat tata letak antarmuka pengguna (UI) di aplikasi atau situs yang memenuhi tuntutan dari data yang sudah divisualisasikan. Kemudian mereka akan membuat desain dari interaksi setiap antarmuka pengguna yang ada di website atau aplikasi.

Antarmuka Pengguna atau User Interface yang dibuat juga harus ramah pengguna dan mudah digunakan oleh berbagai calon klien. Hal ini lebih ke bagian (User Experience).

Sertifikasi UI/UX Designer

UI/UX Designer Belajar Apa Saja?

Ada beberapa hal yang harus dipelajairi oleh seorang UI/UX Designer, contohnya adalah:

Kemampuan Membuat Desain yang Menarik

Seorang UI/UX Designer harus memiliki kemampuan dalam membuat desain visual yang menarik. Karena mereka juga harus mendesain bagaimana User Interface atau Antarmuka Pengguna yang bagus dan menarik secara visual agar calon pengunjung aplikasi/website tertarik.

Pengetahuan Mengenai Pengalaman Pengguna

Selanjutnya adalah yang berkaitan dengan User Interface atau Antarmuka Pengguna. Seorang UI/UX Designer harus memiliki pengetahuan bagaimana perilaku pengguna, bagaimana preferensinya, dan kebutuhan dari pengguna.

Lebih jauh lagi mereka juga harus bisa melakukan riset dan analisis data untuk memahami bagaimana keinginan pengguna. Hingga mereka mendapatkan data mengenai bagaimana cara membuat pengguna lebih nyaman dalam menggunakan situs dan aplikasi.

Kemampuan Membuat Prototype dan Desain yang Interaktif

Kemampuan ini sangat penting untuk memvisualisasikan berbagai ide, untuk kemudian diuji oleh pengguna dan dievaluasi serta perbaiki hasilnya. Salah satu software yang banyak digunakan untuk membuat prototype desain web adalah Figma.

Pemahaman Mengenai Psikologi Desain

Bagian ini membantu untuk membuat antarmuka pengguna yang lebih efektif. Caranya adalah dengan membuat desain yang mendorong bagaimana pengguna berinteraksi dan bagaimana pengguna akan mengikuti alur penjelajahan situs/aplikasi yang mereka buat.

Skill Kerja Sama Tim dan Komunikasi

Seorang UI/UX Designer pasti akan berinteraksi dengan berbagai tim lain yang ikut mengerjakan project. Misalnya seperti tim Programer dan Project Manager. Tak jarang mereka juga harus berinteraksi langsung dengan klien untuk mendapatkan data yang terbaik.

Berapa Gaji UI/UX Designer?

Banyak faktor yang mempengaruhi gaji yang didapatkan oleh seorang UI/UX Designer. Seperti contohnya lokasi, besarnya project atau perusahaan, dan kemampuan serta pengalaman yang dimiliki.

Nah sebagai gambaran, gaji seorang UI/UX Designer di Indonesia ada di kisaran Rp5.000.000 hingga Rp8.000.000 per bulan untuk level Junior. Untuk yang sudah di level lebih lanjut ada di angka Rp8.000.000 hingga Rp12.000.000.

Kemudian untuk mereka yang sudah berada di level Expert akan mendapatkan gaji per bulan di kisaran Rp12.000.000 hingga Rp20.000.000. Kembali lagi diingatkan, kalau gaji yang kamu terima bisa saja ada di luar kisaran angka tadi.

sertifikasii

Bagaimana Cara Mendapatkan Sertifikasi UI/UX Designer

Untuk mendapatkan Sertifikasi UI/UX Designer seseorang harus mengikuti Pelatihan dan Ujian atau hanya Ujian Sertifikasi saja. Proses Sertifikasi ini dapat dilakukan di LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi). Akan sangat baik untuk melakukan sertifikasi di LSP yang memiliki izin resmi dari BNSP.

Izin resmi dari BNSP atau Badan Nasional Sertifikasi Profesi penting untuk memastikan kualitas dari materi, mentor, dan penguji di sebuah LSP.

Untuk berkonsultasi mengenai harga sertifikasi di LSP yang berkualitas dan memiliki izin resmi BNSP. Kamu bisa langsung klik nomor di bawah ini untuk berkonsultasi dengan PT Kombas Digital Internasional:

08112829003

Sertifikasi Junior Mobile Programmer

Sertifikasi Junior Mobile Programmer

sertifikasi junior mobile programmer

Sertifikasi Junior Mobile Programmer semakin diminati oleh banyak kalangan karena perkembangan industri aplikasi di perangkat mobile. Nah apa itu dan bagaimana cara mendapatkannya?

Apa itu Junior Mobile Programmer?

Sebagai awalan, kita akan memahami dulu apa itu Junior Mobile Programmer. Secara luas, Junior Mobile Programmer adalah orang yang bekerja untuk membuat aplikasi yang akan diluncurkan untuk perangkat seluler atau mobile.

Mereka disebut programmer karena mereka menggunakan berbagai bahasa pemrograman dalam pembuatan aplikasi berbasis seluler tersebut.

Lebih dalam lagi, programmer itu maknanya sangat luas karena ada berbagai jenis programming. Contohnya seperti programming untuk website, komputer, sistem operasi, aplikasi desktop, dan lain sebagainya.

Maka dari itu, Junior Mobile Programmer adalah jenis programmer yang lebih berfokus pada penciptaan dan pengembangan aplikasi di perangkat seluler.

sertifikasi junior mobile programmer

Apa Bedanya Developer dan Programmer?

Selain istilah programmer, mungkin kamu juga pernah mendengar istilah lain yang sering ada di dunia per-aplikasi-an, yaitu Developer. Lalu apa bedanya Developer dan Programmer?

Salah satu faktor pembedanya terletak pada fokus tugas mereka. Dimana seorang programmer lebih berfokus pada masa masa masa awal pengembangan suatu produk seperti dalam proses koding/programming hingga menjalankan tes uji coba.

Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah program yang telah mereka tulis bisa berjalan dengan baik dan sesuai target.

Sedangkan developer tidak hanya berfokus pada pengembangan awal. Tapi dari masa pra-produksi seperti perencanaan, kemudian masa produksi, hingga pasca-produksi.

Developer juga tidak hanya berfokus pada suatu sektor seperti pemrograman saja, mereka bertanggung jawab atas berbagai sektor. Tim developer biasanya cukup besar, terdiri dari berbagai tim seperti Tim UI/UX, Tim Sound Design, bahkan Tim Programmer juga termasuk di dalamnya.

sertifikasi junior mobile programmer

Apa Saja yang Dilakukan Junior Mobile Programmer?

Di atas tadi kita sudah membahas mengenai berbagai pekerjaan atau tugas tugas yang dilakukan seorang programmer. Nah sekarang kita akan fokus pada apa yang dilakukan oleh Junior Mobile Programmer.

Seperti programmer mobile lainnya, junior mobile programmer juga berfokus pada pemrograman di segmen perangkat seluler. Mereka akan membuat berbagai aplikasi yang akan digunakan di perangkat seluler.

Bedanya, karena Junior Mobile Programmer masih dalam fase awal di pekerjaan ini maka tugas mereka cenderung lebih simpel daripada mereka yang sudah senior. Namun bukan berarti tugas mereka mudah.

Berapa Gaji Mobile Programmer?

Sekarang kita akan membahas mengenai gaji yang diperoleh Junior Mobile Programmer. Penting untuk diingat kalau banyak sekali faktor yang mempengaruhi gaji. Mulai dari lokasi, besarnya perusahaan atau project, hingga tanggung jawab yang diemban.

Supaya kamu tetap punya gambaran, gaji seorang Junior Mobile Programmer di Indonesia ada di angka Rp5.000.000 hingga Rp10.000.000.

Sedangkan untuk level menengah hingga senior ada di angka Rp15.000.000 hingga Rp50.000.000.

Bagaimana Cara Menjadi Junior Mobile Programmer?

Untuk menjadi Junior Mobile Programmer ada berbagai cara. Pertama bisa dengan mengambil program pendidikan sarjana yang berkaitan dengan programmer. Contohnya seperti prodi Ilmu Komputer, Teknik Informatika, dan berbagai prodi lainnya.

Selain dari jalur pendidikan formal, kamu juga bisa menjadi seorang Junior Mobile Programmer dengan mengikuti pelatihan seperti misalnya bootcamp. Durasi dan biaya pelatihan ini sangat bervariasi jadi cari yang sesuai dengan kebutuhan.

Selain pelatihan, sangat dianjurkan untuk mengikuti komunitas programmer karena mereka biasanya mendiskusikan banyak hal, jadi selain menambah relasi kita juga menambah keterampilan kita.

Kemudian ada juga Sertifikasi. Sertifikasi bisa hanya untuk ujian tapi bisa juga sepaket dengan pelatihan. Jadi sertifikasi ini sangat menguntungkan dari berbagai sisi baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang karir.

sertifikasii

Cara Mengikuti Sertifikasi Junior Mobile Programmer

Untuk bisa mengikuti sertifikasi Junior Mobile Programmer, kamu harus mendaftar ke LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) untuk menjadwalkan pelaksanaan pelatihan dan atau hanya ujian. Nah pastikan untuk memilih LSP yang memiliki izin resmi dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).

Kenapa izin resmi dari BNSP penting? Karena dengan izin resmi ini kita bisa tau kalau LSP tersebut punya materi, mentor, dan penguji yang berkualitas. BNSP tidak asal memberikan izin sertifikasi, karena mereka pasti akan mengaudit LSP itu terlebih dahulu.

Selain itu, dengan memiliki izin resmi kita juga bisa semakin mempercayai sertifikat yang mereka terbitkan.

Biaya Sertifikasi Junior Mobile Programmer

Perlu diingat kalau setiap LSP memiliki kebijakannya masing masing untuk soal harga yang dipatok. Nah supaya kamu punya gambaran, harga sertifikasi Junior Mobile Programmer di Indonesia ada di rentang Rp1.500.000 hingga Rp6.800.000.

Tidak menutup kemungkinan harga nya di luar kisaran tadi karena ada faktor lain yang bisa mempengaruhi seperti paket sertifikasi.

Nah jika kamu berminat untuk mengikuti Sertifikasi Junior Mobile Programmer atau sertifikasi lain, kamu bisa berkonsultasi ke PT Kombas Digital Internasional yang memiliki izin resmi dari BNSP dengan klik nomor di bawah ini:

08112829003

Sertifikasi Computer Scientist

Sertifikasi Computer Scientist

sertifikasi computer scientist

Sertifikasi Computer Scientist semakin menjadi salah satu sertifikasi yang tidak pernah kehilangan peminat. Itu karena banyak perusahaan yang mengejar perkembangan teknologi dan membutuhkan seorang ilmuwan komputer.

Apa itu Computer Scientist

Sebelum membahasnya lebih lanjut kita harus tau apa itu Digital Computer Technology Scientist. Digital Computer Technology Scientist atau yang bisa juga disebut Computer Scientist.

Seorang Computer Scientist atau yang disebut Ilmuwan Komputer adalah seseorang yang bertugas untuk mempelajari dan mengembangkan sistem komputer.

Mereka sangat penting bagi banyak perusahaan, khususnya perusahaan yang bergerak di bidang teknologi. Beberapa orang terkaya di dunia seperti Bill Gates dan Mark Zuckerberg juga adalah seorang Computer Scientist.

Jadi, seorang Computer Scientist adalah orang yang mempelajari bahasa algoritma komputer. Kemudian sistem dan cara kerja komputer, serta berbagai teori komputasi. Dengan tujuan untuk mengembangkan ilmu komputer ke level yang baru atau meningkatkan teori yang sudah ada, hingga mengimplementasikannya pada berbagai bidang.

sertifikasi computer scientist

Apa Tugas dari Computer Scientist?

Tugas dari seorang Computer Scientist berfokus pada pemecahan berbagai masalah. Nah masalah masalah itu berada di seputar Computer Science.

Mereka bekerja sama dengan tim untuk mengembangkan berbagai teori maupun model untuk mengatasi berbagai kendala atau metode yang kurang sempurna untuk membuat suatu sistem komputer menjadi lebih baik.

Sebenarnya, tugas mereka juga bisa dipengaruhi di mana mereka bekerja. Jika mereka bekerja di perusahaan maka mereka akan mengembangkan sistem komputer perusahaan tersebut.

Namun jika mereka bekerja dengan menjadi ilmuwan maka mereka akan lebih berfokus pada perkembangan pada disiplin ilmu komputer. Seperti membuat formula baru, menguji berbagai model dari pembelajaran, maupun membuat karya ilmiah.

sertifikasi computer scientist

Bagaimana Cara Menjadi Computer Scientist?

Untuk menjadi seorang Computer Scientist, sangat dianjurkan untuk mengambil gelar sarjana dari universitas. Bootcamp atau pelatihan juga bagus. Tetapi dari durasi pengajarannya sarjana lebih lama sehingga akan lebih banyak pengetahuan yang didapatkan dan kemampuan yang bisa diasah.

Selain menempuh pendidikan dari universitas, mengerjakan proyek berbasis komputer juga bagus untuk menambah portofolio. Hal ini bisa dilakukan pada masa libur kuliah atau dengan menjadi freelance dalam pengerjaan proyek.

Apa Prodi Kuliahnya?

Prodi kuliah yang cocok untuk ilmuwan komputer adalah prodi Ilmu Komputer. Karena pada program pendidikan ini pesertanya akan banyak mempelajari berbagai ilmu yang berkaitan dengan bahasa komputer. Seperti logaritma komputer, pemahaman jaringan dan database, serta ilmu lain seperti pemahaman terhadap perangkat keras dan perangkat lunak.

Selain prodi Ilmu Komputer, ada juga prodi Teknik Informatika yang masih berkaitan dengan Computer Scientist. Alasannya karena di prodi ini mempelajari hal hal yang masih berkaitan dengan bahasa sistem komputer seperti coding atau pemrograman.

Berapa Gaji Seorang Computer Scientist?

Gaji seorang computer scientist bisa berbeda beda tergantung pada berbagai faktor seperti lokasi kerja, besar kecilnya perusahaan, dan pengalaman serta kemampuan yang dimiliki.

Nah sebagai gambaran, gaji seorang Computer Scientist di Indonesia ada di kisaran Rp10.000.000 hingga Rp16.000.000 per bulan.

Untuk meningkatkan gaji ini bisa melalui berbagai cara dari menambah portofolio dan keterampilan. Bisa juga dengan menempuh pendidikan lanjutan seperti doktor, atau mengikuti berbagai bootcamp untuk pelatihan.

Bagaimana Cara Mendapatkan Sertifikasi Computer Scientist?

Sebagaimana untuk mendapatkan sertifikasi lainnya, untuk mendapatkan Sertifikasi Computer Scientist harus mengikuti pelatihan dan atau hanya ujian pada LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi). Tentunya LSP yang memiliki izin resmi dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).

Kenapa izin resmi dari BNSP sangat penting? Karena dengan izin resmi dari BNSP kita tau bahwa Lembaga Sertifikasi Profesi tersebut memiliki materi pelatihan dan mentor serta penguji yang berkualitas dan sudah diaudit oleh BNSP.

Selain itu, izin resmi juga penting untuk memastikan kalau sertifikat yang diterbitkan asli dan diakui secara luas.

Manfaat Memiliki Sertifikat

Manfaat dari memiliki sertifikat sangat banyak. Selain menambah kemampuan dengan signifikan melalui pelatihan, relasi kita pun otomatis bertambah.

Manfaat lanjutannya adalah saat perekrutan, karena rekruter pasti akan lebih memilih mereka yang memiliki sertifikasi karena sudah jelas terbukti kompetensinya.

Manfaat pada diri sendiri juga banyak. Contohnya seperti kita akan merasa lebih percaya diri terhadap kemampuan kita karena kita memiliki bukti autentik berupa sertifikat.

Manfaat jangka panjangnya juga kita akan memiliki ilmu dan kemampuan yang memadai. Untuk diajarkan atau digunakan sebagai modal mencari lowongan di masa depan.

sertifikasii

Biaya Sertifikasi Digital Computer Technology Scientist

Digital Computer Technology Scientist adalah salah satu sertifikasi Computer Scientist. Nah kisaran untuk harga dari sertifikasi ini dimulai dari angka Rp3.500.000.

Perlu diingat harga sertifikasi bisa berbeda beda tergantung dari kebijakan masing masing LSP. Jika kamu berminat untuk mengikuti sertifikasi dan membutuhkan solusi yang cepat tapi tetap berkualitas, kamu bisa langsung menghubungi PT Kombas Digital Internasional dengan klik nomor di bawah ini:

08112829003

Sertifikasi Teknisi Audio Visual

Sertifikasi Teknisi Audio Visual

sertifikasi teknisi audio visual

Sertifikasi Teknisi Audio Visual merupakan salah satu sertifikasi yang masih diminati banyak orang. Salah satu alasannya karena Teknisi Audio Visual masih sangat dibutuhkan dalam penyelenggaraan.

Apa itu Teknisi Audio Visual?

Pertama-tama kita harus tau dulu pekerjaan seperti apa yang sedang kita bahas. Nah seorang Teknisi Audio Visual adalah orang yang bertugas untuk mengatur dan mengoperasikan berbagai alat audio visual.

Mereka juga harus merawat peralatan peralatan tersebut dan memastikan kalau setiap peralatannya berfungsi dengan baik. Kehadiran mereka bertujuan untuk memastikan kalau setiap alat audio dan visual bisa digunakan tanpa kendala di sebuah acara yang sedang berlangsung.

Berhubung karena saat ini acara acara masih sering diselenggarakan terutama acara formal, maka prospek kerja seorang Teknisi Audio Visual pun masih sangat bagus dan permintaannya masih terus ada.

Sertifikasi teknisi audio visual

Apa yang Dilakukan Teknisi Audio Visual?

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, seorang Teknisi Audio Visual akan melakukan tugas tugas yang berkaitan dengan alat alat audio visual.

Mereka melakukan pengintegrasian dan penyiapan alat alat audio visual, kemudian mengoperasikan, dan melakukan pemeliharaan ke alat alat audio visual yang digunakan pada berbagai acara formal ataupun informal, presentasi, dan produksi.

Kalau dibahas lebih detail lagi pekerjaan mereka juga melibatkan mereka untuk mengkonfigurasi alat alat audio visual itu dengan kebutuhan klien.

Kemudian, Teknisi Audio Visual juga dibagi menjadi 2 jenis yaitu:

Installer

Bagian ini diisi oleh teknisi audio visual yang berfokus pada pemasangan dan pembokaran (setup dan teardown) alat alat audio visual. Mereka biasanya tiba lebih awal sebelum acara diselenggarakan untuk membawa dan menata peletakan alat alat.

Meski kedengarannya simpel, tapi sebenarnya tidak begitu. Karena mereka harus paham dasar dasar konfigurasi peralatan dan mengetahui bagaimana setiap alat akan ditempatkan untuk memastikan sesuai dengan tema acara.

Setelah acara berakhir mereka akan melakukan pembongkaran alat alat audio visual tadi.

Operator

Bagian Operator akan bertugas penuh pada saat acara sedang diselenggarakan. Itu karena mereka lah yang bertugas mengoperasikan berbagai peralatan audio visual.

Mereka juga harus memiliki kemampuan interpersonal dan komunikasi yang mumpuni untuk berinteraksi dengan klien. Tujuannya untuk memahami keinginan klien yang bersangkutan dengan audio visual yang digunakan dalam acara.

Selain dengan klien, kemampuan interpersonal juga berguna dalam interaksi dengan sesama anggota tim operator karena biasanya operator bekerja dalam tim.

Audio Visual Berupa Apa?

Sekarang kita akan membahas apa saja contoh alat alat audio visual. Untuk mempermudah, kita akan membagi menjadi alat audio dan alat visual.

Alat Audio

Alat alat Audio adalah alat alat yang berkaitan dengan suara. Contohnya seperti speaker dan mikrofon, kemudian ada juga videotron, kabel dan lain lain.

Alat Visual

Alat alat Visual adalah alat alat yang berkaitan dengan gambar. Contoh dari alat alat ini adalah proyektor, tata panggung, pencahayaan, dan properti.

sertifikasi teknisi audio visual

Cara Menjadi Teknisi Audio Visual

Untuk menjadi seorang Teknisi Audio Visual butuh kemampuan dan pengetahuan mengenai konfigurasi dan pengoperasian alat alat audio visual. Lulusan dari jurusan tertentu seperti Teknik Audio Visual biasanya sudah memiliki dasar dasar Teknik Audio Video yang masih berkaitan dengan profesi Teknisi Audio Visual.

Dengan mengikuti pelatihan hingga sertifikasi, seseorang juga bisa menjadi Teknisi Audio Visual. Jika kamu berminat untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi itu sangat bagus karena selain meningkatkan kemampuan juga meningkatkan value kita di duna kerja.

Berapa Gaji Teknisi Audio Visual?

Gaji dari seorang Teknisi Audio Visual bisa berbeda beda karena banyak faktor yang mempengaruhi. Contohnya seperti lokasi, besarnya perusahaan, besarnya nilai acara, dan kemampuan serta pengalaman yang dimiliki oleh Teknisi Audio Visual itu sendiri.

Sebagai gambaran, gaji seorang Teknisi Audio Visual di Indonesia ada di rentang Rp2.500.000 hingga Rp8.000.000 per bulan. Perlu diingat bahwa gaji yang diterima bisa saja di luar nilai perkiraan ini.

sertifikasii

Cara Mendapatkan Sertifikasi Teknisi Audio Visual

Untuk mendapatkan sertifikat teknisi audio visual, harus mengikuti pelatihan dan ujian di LSP atau Lembaga Sertifikasi Profesi. Nah perlu diperhatikan juga apakah LSP yang dipilih memiliki sertifikasi resmi dari BNSP.

Kenapa begitu? Ini berfungsi sebagai jaminan kalau LSP tersebut  benar benar berkualitas baik dari segi materi, mentor, dan penguji. Selain itu, izin resmi dari BNSP juga menandakan bahwa LSP tersebut dapat dipercaya keaslian sertifikat nya.

Biaya Sertifikasi Teknisi Audio Visual

Biaya Sertifikasi Teknisi Audio Visual dapat berbeda beda tergantung pada materi, paket ujian, serta kebijakan masing masing LSP. Nah supaya kamu memiliki gambaran besar mengenai biayanya, di Indonesia ada di kisaran Rp3.900.000 hingga Rp7.900.000.

Nah jika kamu tertarik untuk mendapatkan sertifikasi tertentu dan butuh solusi cepat namun tetap berkualitas, kamu bisa langsung berkonsultasi ke PT Kombas Digital Internasional dengan klik nomor di bawah ini:

08112829003

Sertifikasi ICT Project Manager

Sertifikasi ICT Project Manager

Sertifikasi ICT Project Manager

Sertifikasi ICT Project Manager adalah sertifikasi yang diperuntukkan bagi seorang ICT Project Manager. Ini karena semakin bertambahnya perusahaan yang bergerak dalam bidang proyek Teknologi Informasi dan Komputer. Nah bagaimana cara mendapatkan sertifikasi ini?

Apa itu ICT Project Manager? (Sertifikasi ICT Project Manager)

Untuk memulai ada baiknya kita tau dulu apa itu ICT Project Manager. Jadi, ICT Project Manager adalah sebutan dalam bahasa Inggris untuk Manajer Proyek TIK (Teknologi Informasi & Komputer).

Nah sesuai namanya, seorang ICT Project Manager adalah orang yang bertugas untuk mengelola dan memastikan bahwa pengerjaan suatu proyek yang melibatkan TIK dapat berjalan dengan lancar dan memenuhi tujuan.

Lebih detailnya lagi, ICT Project Manager akan bertanggung jawab mulai dari proses perencanaan/planing, mengatur, hingga pengelolaan proyek. Mereka harus memastikan kalau proyek yang berbasis ICT/TIK ini (seperti pembuatan software atau aplikasi, implementasi sistem, atau jaringan) dapat selesai tepat waktu dengan penggunaan anggaran yang sesuai dan dapat memnuhi permintaan klien.

Sertifikasi ICT Project Manager

Apa yang Dilakukan ICT Project Manager?

Seorang ICT Project Manager akan berfokus pada tugas tugas seperti pengelolaan. Namun tidak hanya itu saja, mereka juga berperan aktif dari masa perencanaan. Misalnya merencanakan waktu pengerjaan proyek, anggaran untuk proyek, serta orang orang yang akan dikerahkan untuk menyelesaikan proyek.

Kemudian dia juga akan mengelola hal hal lain seperti mengelola resiko yang ditemui pada pengerjaan proyek dan pengadaan pada proyek. Yang tidak kalah penting yaitu memonitor untuk memastikan progres pengerjaan proyek berjalan baik dan sesuai rencana.

Tak jarang seorang ICT Project Manager juga akan mengambil sampel data dari sebuah proyek, kemudian meneruskannya pada atasan dan kemudian merumuskan strategi apa yang harus diambil selanjutnya.

Sertifikasi ICT Project Manager

Bagaimana Menjadi Manajer Proyek TIK? (Sertifikasi ICT Project Manager)

Perusahaan biasanya akan memilih seorang ICT Project Manager yang merupakan lulusan dari jurusan jurusan tertentu yang berkaitan dengan IT. Karena proyek yang dikelola adalak proyek berbasis TIK jadi kandidat yang dipilih pun berasal dari jurusan yang berkaitan dengan IT.

Contoh dari beberapa jurusan tersebut:

Teknologi Informasi

Jurusan Teknologi Informasi masih berhubungan dengan ICT atau Teknologi Informasi dan Komputer. Karena di jurusan Teknologi Informasi materinya mempelajari perangkat lunak serta bahasa pemrogramannya, ada juga algoritma, sistem jaringan, dan basis data.

Teknik Informatika

Selanjutnya di jurusan Teknik Informatika materinya adalah untuk memepelajari cara penggunaan komputer secara optimal untuk menyelesaikan berbagai masalah ataupun persoalan yang berkaitan dengan algoritma dan data.

Pembelajarannya adalah seperti mengenal perangkat lunak dan keras, memahami bahasa pemrograman, serta fungsi fungsi lanjutan dari bagian bagian perangkat lunak dan keras.

Manajemen

Manajemen juga masih memiliki keterkaitan, jurusan jurusan yang berfokus pada manajemen seperti manajemen bisnis materinya masih akan sering terpakai di dunia ICT Project Manager karena ilmu manajerial nya masih berkaitan.

Di jurusan Manajemen khususnya Manajemen Bisnis mempelajari berbagai hal seperti mempelajari aspek aspek bisnis, pengelolaan keuangan dan sumber daya manusia, pemasaran, strategi, dan operasi.

Nah itu tadi 3 contoh jurusan kuliah atau prodi yang masih berkaitan dengan ICT Project Manager. Masih ada berbagai jurusan lain yang memiliki kaitan dengan ICT Project Manager.

Sertifikasi ICT Project Manager

Apakah Project Manager Harus Bisa Coding?

Sebenarnya seorang ICT Project Manager tidak harus bisa coding, tapi akan menjadi nilai tambah yang cukup besar kalau memang bisa. Karena, project ICT atau TIK terutama project pembuatan aplikasi atau software serta sistem operasi akan menggunakan banyak pemrograman.

Poin ini juga berkaitan dengan pembahasan sebelumnya mengenai perusahaan yang lebih memilih seorang ICT Project Manager lulusan dari jurusan yang berkaitan dengan IT. Jadi, penting untuk seorang Project Manager untuk mengetahui dengan pasti apa yang sedang ia kelola.

Project Manager Gajinya Berapa?

Perlu diingat bahwa banyak sekali faktor yang dapat mempengaruhi gaji ICT Project Manager. Faktor faktor tersebut seperti besarnya perusahaan, nilai dari project yang dikelola, lokasi, dan kemampuan serta tanggung jawab yang dilimpahkan.

Nah supaya ada gambaran besar, gaji seorang ICT Project Manager di Indonesia dirata-ratakan ada di kisaran Rp10.500.000.

Untuk gambaran gaji yang lebih luas bisa diurutkan sesuai level. Dimana untuk ICT Project Manager yang baru memulai karir ada di kisaran Rp8.000.000 – Rp10.000.000. Sedangkan untuk yang sudah berpengalaman biasanya bisa lebih dari Rp25.000.000 per bulan.

sertifikasii

Bagaimana Cara Sertifikasi ICT Project Manager?

Salah satu cara untuk dengan cepat menambah kemampuan dan meningkatkan gaji adalah dengan Sertifikasi. Untuk mendapatkan sertifikat harus mengikuti pelatihan dan ujian kompetensi di LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) yang memiliki izin resmi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).

Kenapa harus begitu? Karena untuk memastikan kalau LSP tersebut bisa dipercaya dan memiliki materi ujian serta mentor dan penguji yang berkualitas.

Untuk harga Sertifikasi ICT Project Manager di Indonesia dimulai dari Rp2.500.000. Jika kamu membutuhkan tempat sertifikasi yang terpercaya dan memiliki izin resmi dari BNSP, kamu bisa langung berkonsultasi ke PT Kombas Digital Internasional dengan klik nomor di bawah ini:

08112829003