Sertifikasi Web Administrator

Sertifikasi Web Administrator

sertifikasi web administrator

Sertifikasi Web Administrator menjadi salah satu sertifikasi yang semakin diminati karena banyaknya perusahaan yang memiliki website dan membutuhkan web administrator untuk mengelola website mereka. Nah mari kita bahas apa itu Web Administrator dan Sertifikasinya.

Apa itu Web Administrator

Web Administrator adalah orang yang bertugas untuk memastikan kelancaran dan keamanan fungsional suatu website. Bisa dibilang mereka ahli dalam persoalan mengurus website.

Tugas mereka sangat penting apalagi bagi perusahaan yang menjadikan website nya sebagai salah satu media untuk menggapai pelanggan. Tentunya perusahaan tidak ingin calon pelanggan mereka tidak jadi berkunjung.

Apa Tugas Web Administrator?

Web Administrator sering bertugas di bagian front-end atau bagian website yang dimana didominasi oleh tampilan visual yang pengunjung lihat saat berkunjung ke website tersebut.

Tugas tugas mereka pun beragam dimulai dari memastikan website berjalan dengan lancar, memelihara server, mengelola konten website. Serta memastikan keamanan data yang masuk dan memperbaiki kesalahan di website.

Jika disimpulkan, tugas mereka adalah untuk menjaga website sebuah perusahaan tetap berfungsi dengan baik dan lancar sehingga pengunjung website tidak mengalami kendala apapun.

Sertifikasi Web Administrator itu Apa?

Nah sekarang kita bahas Sertifikasi nya. Sertifikasi Web Administrator adalah pengakuan resmi yang biasanya berbentuk akta/dokumen yang disebut Sertifikat.

Cara mendapatkan sertifikat ini adalah dengan mengikuti pelatihan dan ujian kompetensi yang diadakan oleh LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi). LSP tersebut harus yang memiliki izin dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).

Pelatihan dan ujian ini akan memberikan pesertanya materi materi yang perlu dipelajari dan dikuasai untuk menjadi seorang Web Administrator yang kompeten di bidangnya.

Apa Keahlian Web Engineer dan Web Administrator?

Sekarang kita akan membahas keahliannya,yang sebenarnya tidak begitu jauh dari tugasnya. Keahlian seorang Web Engineer dan Web Administrator adalah dalam pengelolaan website.

Mereka ahli dalam mengurus berbagai hal yang berdampak pada kelancaran fungsi website dan  memastikan bahwa pengunjung website merasa nyaman dan tidak menemukan kesulitan dalam menjelajahi website.

sertifikasi web administrator

Apa Saja yang Perlu Dikuasai oleh Seorang Web Administrator?

Untuk menjadi seorang Web Administrator yang kompeten, diperlukan untuk menguasai beberapa hal seperti:

Penguasaan Dasar Bahasa Pemrograman

Website tersusun atas berbagai jenis bahasa pemrograman, nah dengan menguasai bahasa pemrograman seperti HTML, CSS, Python, JavaScript. Dengan menguasai bahasa pemrograman maka akan lebih mudah dalam mencari masalah pada pemrograman sebuah website.

Masing masing bahasa pemrograman juga memiliki fungsi pentingnya sendiri. Seperti HTML dan CSS yang digunakan untuk tampilan website yang lebih menarik.

Pengetahuan Mengenai Server dan Hosting

Website dijalankan dengan server dan hosting jadi sangat penting untuk memiliki pengetahuan mengenai dua hal ini. Server harus dikonfigurasi dan dipelihara agar tetap berjalan lancar dan normal. Hosting pun ada banyak jenisnya dan harus disesuaikan dengan kebutuhan.

Kemampuan Pengelolaan Database

Umumnya website yang berjenis website dinamis menggunakan database yang bergantung pada SQL atau Structured Quary Language. Nah dengan memahami SQL maka seorang Web Administrator bisa berinteraksi dengan data data di dalam database.

Web Administrator juga harus dapat membuat, memelihara, dan dan memulihkan data dengan backup terjadi kerusakan.

Menjaga Keamanan Website

Website pun tidak selalu dalam kondisi damai. Maksudnya adalah website bisa mengalami berbagai hal yang mengancam keamanan baik data maupun operasional website tersebut.

Beberapa ancaman yang sering menyerang website adalah serangan DDOS (Distributed Denial of Service), SQL Injection, dan Cross-Site Scripting (XSS).

Problem & Bug Solving

Seorang Web Administrator harus dapat mencari dan mengatasi berbagai masalah yang terjadi pada website. Ini dilakukan agar website dapat berjalan semestinya.

Cara cara Web Administrator mengatasi masalah tersebut sangat bervariasi. Mulai dari mengecek log website, memperbaiki konfigurasi dari website, dan juga mengupdate software yang digunakan untuk website.

Komunikasi dan Kerja Tim

Tidak jarang Web Administrator harus bekerja sama dalam menyelesaikan masalah. Nah di sini lah pentingnya kemampuan komunikasi dan kerja tim agar tujuan yang diinginkan dapat tercapai.

Pemulihan dan Backup Data

Seperti yang sudah dibahas sedikit di poin sebelumnya, data website bisa saja hilang atau rusak. Penyebabnya bisa banyak hal seperti serangan website atau pun kesalahan internal dari website tersebut.

Nah penting untuk rutin melakukan backup agar data website tidak hilang begitu saja. Jika data website rusak pun pemulihan masih bisa dilakukan asal ada backup data.

Itu tadi sederet kemampuan yang harus dimiliki oleh Web Administrator yang dapat kami jabarkan.

Bagaimana Cara Mendapatkan Sertifikasi Web Administrator?

Sertifikasi Web Administrator bisa didapatkan dengan mengikuti pelatihan dan ujian di LSP yang sudah memiliki izin resmi dari BNSP. Hal ini sangat penting untuk memastikan kualitas dari materi yang diberikan dan mentor serta penguji.

sertifikasi web administrator

Berapa Biaya Sertifikasi di BNSP?

Untuk kisaran biaya Sertifikasi Web Administrator ada di angka Rp1.500.000 hingga Rp1.800.000 tergantung pada kebijakan masing masing LSP.

Jika kamu ingin solusi cepat untuk Sertifikasi Web Administrator di LSP yang sudah bersertifikasi BNSP, kamu bisa melakukan sertifikasi di PT Kombas Digital Internasional. Kamu bisa langsung saja hubungi nomor di bawah ini:

08112829003

Sertifikasi Fotografer

Sertifikasi Fotografer

sertifikasi fotografer

Sertifikasi Fotografer merupakan salah satu sertifikasi yang banyak dicari oleh mereka yang ingin memulai karir di bidang fotografi. Nah sebenarnya apa itu dan bagaimana cara mendapatkannya.

Apa itu Sertifikasi Fotografer?

Sertifikasi Fotografer adalah semacam pengakuan resmi yang dituangkan ke bentuk akta/dokumen yang kemudian diberikan kepada seseorang yang telah memiliki standar kompetensi untuk menjadi seorang fotografer bahkan fotografer profesional.

Sertifikat ini menjadi bukti bahwa orang tersebut memiliki kemampuan dan pengetahuan yang diperlukan untuk menjadi seorang fotografer. Sertifikasi ini biasanya didapatkan dengan mengikuti pelatihan dan ujian di LSP yang memiliki izin dari BNSP.

Apa itu LSP dan BNSP pada Sertifikasi Fotografer?

LSP merupakan singkatan dari Lembaga Sertifikasi Profesi. Ini adalah sebuah lembaga atau pihak yang melakukan pelatihan dan ujian untuk sertifikasi. Namun untuk dapat melakukan sertifikasi, sebuah LSP harus memiliki izin dari BNSP.

Nah BNSP atau kepanjangannya Badan Nasional Sertifikasi Profesi adalah lembaga yang bertanggung jawab langsung kepada presiden dalam urusan penerbitan sertifikat di Indonesia. Mereka mengurus regulasi serta ketentuan yang menyangkut penerbitan sertifikat.

BNSP hanya akan memberikan izin melakukan sertifikasi kepada LSP yang memenuhi syarat. Beberapa cara untuk memenuhi syarat itu ditentukan dari materi yang diujikan serta kompetensi penguji.

Bagaimana Cara Menjadi Fotografer?

Nah beberapa hal yang diperlukan untuk menjadi seorang fotografer seperti kamu harus menguasai kamera, memahami dasar dasar fotografi dll. Kita akan membahas itu satu per satu:

Kenali Minat serta Gaya Fotografimu

Dunia Fotografi itu sangat luas dan ada berbagai jenis fotografi seperti

  • Landscape Photography – Fotografi bertema alam bebas seperti pemandangan.
  • Wildlife Photography – Fotografi dengan tema kehidupan liar. Umumnya objeknya berupa hewan hewan dan tumbuhan.
  • Street Photography – Fotografi yang berfokus pada kehidupan sehari hari yang masyarakat lakukan.
  • Commercial Photography – Fotografi yang satu ini berfokus pada pemotretan produk produk yang dijual.
  • Food Photography – Fotografi seputar makanan dan minuman.
  • Journalistic Photography – Fotografi yang berkecimpung pada liputan berita.

Selain yang di atas ada juga berbagai jenis fotografi lainnya. Memiliki lebih dari 1 jenis fotografi yang diminati pun sangat umum.

Pelajari Dasar Dasar Fotografi

Dasar dasar fotografi di sini adalah hal hal yang wajib dipahami oleh seorang fotografer. Hal hal tersebut adalah

  • Segitiga Exposure

Segitiga Exposure adalah pondasi dari hasil foto kita nanti. Segitiga Exposure ini berisi ISO, Shutter Speed, dan juga Aperture. Saat ini sudah banyak sumber informasi yang bisa kamu gunakan untuk mempelajari Segitiga Exposure jadi tidak perlu khawatir.

  • Komposisi Foto

Komposisi Foto ini mempelajari porsi dari beberapa objek yang akan ditangkap oleh kamera kita. Ada berbagai macam komposisi foto seperti Rule of Thirds, Leading Lines, Fill the Frame, Golden Ratio dan lain lain.

Pahami Kamera serta Berbagai Perlengkapannya

Ini juga tidak kalah penting. Karena kamera akan menjadi sahabat kita dalam pekerjaan fotografi sehingga sudah seharusnya kita mengenali Bagian Bagian Kamera, Perlengkapan Tambahannya, dan juga Cara Merawat Kamera.

Lengkapi Portofolio, Cari Pengalaman dan Tekun Berlatih

Dunia Fotografi terus berkembang jadi sudah seharusnya tekun belajar. Jangan lupa juga untuk menambah pengalaman dengan mengikuti event event fotografi atau menjadi fotografer lepas. Aktif di organisasi fotografer juga berpengaruh. Mengikuti kursus dan pelatihan serta sertifikasi juga sangat membantu.

Berapa Lama Kursus Fotografi?

Melanjutkan dari topik kita di atas, mengikuti kursus atau pelatihan fotografi memiliki manfaat yang cukup besar. Nah karena itu banyak yang berminat mengambil kursus fotografi.

Lama kursus fotografi dapat berbeda beda mulai dari hanya 3 minggu hinga bertahun tahun. Jenis kursus fotografi pun ada beberapa seperti Kursus Online, Kursus Paruh Waktu, dan Kursus Diploma.

Fotografer Lulusan Apa?

Menjadi fotografer sebenarnya tidak wajib untuk menjadi lulusan tertentu. Tapi ada beberapa jurusan yang memberikan pengetahuan dan keterampilan khusus fotografi seperti Jurusan Fotografi, Seni Rupa dengan konsentrasi Fotografi, Desain Komunikasi Visual dan Jurusan Film dan Televisi (FTV).

sertifikasi fotografer

Fotografer Digaji Berapa?

Gaji Fotografer bervariasi bergantung pada pengalaman dan keterampilan mereka. Besar nilai project mereka pun dapat berpengaruh. Fotografer freelancer bahkan lebih bervariasi lagi gajinya.

Nah untuk memberikan gambaran, kisaran gaji fotografer ada di angka Rp2.500.000 hingga Rp6.000.000 untuk yang masih pemula, untuk yang sudah memiliki pengalaman di atas 5 tahun ada di kisaran Rp6.000.000 hingga 10 juta ke atas.

sertifikasi fotografer

Sertifikasi Fotografer Bayar Berapa?

Biaya Sertifikasi Fotografer pun sama bervariasinya dengan gaji fotografer. Setiap LSP memiliki kebijakannya sendiri mengenai harga sertifikasi serta materi yang diujikan. Ada yang mematok harga di Rp750.000 hingga Rp5.000.000.

Yang perlu kamu pastikan hanyalah sertifikasi yang kamu ambil memang sesuai kebutuhanmu. Juga tidak kalah penting untuk mengambil sertifikasi di LSP yang memiliki izin resmi dari BNSP.

Nah itu tadi pembahasan kita mengenai Sertifikasi Fotografer dan kami harap artikel kami dapat memberikan tambahan informasi. Jika kamu tertarik dengan Sertifikasi lainnya yang tidak kalah penting seperti Sertifikasi Digital Marketing, kamu dapat menghubungi nomor di bawah ini:

08112829003

Sertifikasi Network Administrator

Sertifikasi Network Administrator

sertifikasi network administrator

Sertifikasi Network Administrator menjadi semakin bernilai seiring naiknya angka perusahaan yang beroperasi dengan mengandalkan jaringan. Nah hal menariknya sebagian besar perusahaan saat ini pasti mengandalkan jaringan. Jadi bagaimana cara mendapatkan sertifikat tersebut?

Apa itu Sertifikasi Network Administrator?

Sertifikasi Network Administrator adalah pengakuan resmi yang diberikan kepada seseorang yang dianggap telah memenuhi standar kompetensi untuk menjadi seorang Network Administrator.

Sertifikat ini didapatkan melalui pelatihan dan juga ujian yang dilaksanakan di LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) yang diakui oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).

Apa itu Network Administrator?

Network Administrator adalah orang yang bertugas mengelola dan menjaga keberfungsian yang berkaitan dengan jaringan di sebuah perusahaan. Mereka biasanya adalah orang orang yang profesional dalam bidang IT.

Apa Tugas Network Administrator

Tugas seorang Network Administrator adalah memastikan bahwa segala jaringan di sebuah perusahaan dapat berfungsi dengan baik sehingga kegiatan yang berkaitan dengan bisnis perusahaan dapat berjalan tanpa kendala.

Lebih detailnya lagi, mereka pun tak jarang ikut andil dalam desain dan pembuatan jaringan serta perangkat keras (Hardware). Mereka juga melakukan troubleshooting serta perbaikan untuk jaringan komputer dan perangkat keras.

Tidak lupa juga bagian yang sangat penting yaitu monitoring dan pemeliharaan sistem jaringan agar dapat terus berfungsi dengan baik.

Network Administrator Lulusan Apa?

Selanjutnya kita bahas dari jurusan apa biasanya yang cocok untuk menjadi seorang Network Administrator. Umumnya yang menjadi Network Administrator adalah para lulusan dari jurusan jurusan yang lebih berfokus pada bidang IT atau Teknologi.

Beberapa jurusan yang dianggap cocok untuk menjadi batu loncatan ke bidang Network Administrator adalah:

Teknik Informatika

Di Teknik Informatika biasanya akan mempelajari hal hal yang berkaitan erat dengan jaringan seperti jaringan komputer, database, keamanan siber dan administrasi sistem.

Sistem Informasi

Sistem Informasi lebih berfokus pada pengelolaan jaringan di suatu wadah tertentu seperti organisasi dan perusahaan. Tidak hanya itu saja, Sistem Informasi juga mempelajari materi Perangkat Lunak dan Perangkat Keras, Komponen sistem informasi, serta basis data dan penyimpanan.

Ibaratnya sistem informasi menggabungkan ilmu komputer dan manajemen serta bisnis untuk menciptakan sebuah sistem yang dapat digunakan untuk mempermudah atau melancarkan kinerja perusahaan.

Teknik Komputer dan Jaringan

Jurusan ini ada di jenjang SMK atau Sekolah Menengah Kejuruan. Sehari harinya mereka mempelajari tentang komputer, jaringan, dan pemrograman. Tidak hanya itu saja, mereka juga mempelajari perangkat keras seperti merakit komputer dan mengenal komponen komponennya.

Mereka yang lulus dari TKJ biasanya sudah memiliki setidaknya pengetahuan dan kemampuan dasar yang berkaitan dengan jaringan. Untuk memperkaya keterampilan mereka hanya perlu melanjutkan ke jenjang D3/S1.

Masih ada lagi jurusan jurusan yang cocok dijadikan batu loncatan jika ingin berkarir di Network Administrator. Selain itu, jika kamu bukan merupakan lulusan dari jurusan jurusan di atas sekalipun kamu tetap dapat menjadi seorang Network Administrator.

Beberapa caranya adalah dengan mengikuti kursus dan pelatihan serta sertifikasi. Aktif di organisasi Network Administrator juga dapat membantu.

Berapa Gaji Network Administrator?

Gaji Network Administrator bisa berbeda beda tergantung pada pengalaman serta keterampilan mereka. Namun jika dikategorikan kita bisa membaginya menjadi 3 jenis

Junior Network Administrator

Ini adalah langkah awal dari setiap Network Administrator. Mereka yang berada di level ini biasanya baru memulai pekerjaan di bidang Network Administrator. Pekerjaannya pun cenderung masih seputar hal hal yang bersangkutan dengan dasar dasar jaringan.

Gaji Junior Network Administrator ada di angka Rp4.000.000 hingga Rp10.000.000

Intermediate Network Administrator

Pada level ini seorang Network Administrator biasanya telah bekerja lebih dari 3 tahun. Pada level ini ranah pekerjaan seorang Network Administrator mulai meluas dan tidak hanya pada hal hal dasar saja. Mereka akan ditugaskan untuk memimpin tim yang kecil dan mulai membuat rancangan sederhana mengenai jaringan.

Intermediate Network Administrator memiliki kisaran gaji di angka Rp10.000.000 hingga Rp20.000.000.

Expert Network Administrator

Merupakan tanda bahwa seorang Network Administrator sudah memiliki pengalaman yang banyak, tanggung jawabnya pun cukup besar bahkan hingga merancang dan menangani seluruh sistem jaringan sebuah perusahaan. Tak jarang juga mereka memiliki sertifikat yang mendukung keterampilan mereka.

Expert Network Administrator memiliki gaji yang cukup tinggi, dari angka Rp30.000.000 hingga Rp60.000.000 ke atas.

Itu tadi pembahasan mengenai gaji, perlu diingat bahwa skala perusahaan dan lokasi mereka bekerja pun sangat mempengaruhi gaji yang mereka dapat.

sertifikasi network administrator

Biaya Sertifikasi Network Administrator

Sebelum ke harga dari sertifikasi ini, perlu diingat kalau setiap LSP menawarkan harga yang berbeda beda tergantung pada kebijakan mereka masing masing. Yang perlu kamu pastikan adalah LSP tersebut telah terdaftar secara resmi dan memiliki izin dari BNSP.

Sertifikasi Network Administrator pun terbagi menjadi 3 tingkatan yaitu Muda, Madya, dan Utama. Harga kisaran dari Sertifikasi Network Administrator ada di angka Rp1.000.000 hingga Rp2.500.000.

Nah agar kamu tidak perlu repot repot mencari LSP yang sesuai, kami punya saran bagus yaitu PT Kombas Digital Internasional. Kombas sudah memiliki izin BNSP dan telah menyelenggarakan Sertifikasi Network Administrator tingkat Muda, Madya, hingga Utama.

Ada juga sertifikasi sertifikasi lain yang mereka sediakan seperti Sertifikasi Digital Marketing dan Sertifikasi Programmer.

Jika kamu tertarik, langsung saja hubungi nomor di bawah ini:

08112829003

Sertifikasi Ahli Cloud Computing

Sertifikasi Ahli Cloud Computing

sertifikasi ahli cloud computing

Sertifikasi Ahli Cloud Computing semakin diminati seiring berkembangnya metode penyimpanan melalui sistem cloud. Sistem ini dinilai praktis dan memudahkan pemindahan dokumen dari satu perangkat ke perangkat lainnya. Nah apa itu Sertifikasi Ahli Cloud Computing?

Apa itu Cloud Computing

Sebelum mulai kita perlu tau dulu apa itu Cloud Computing, Cloud Computing itu adalah sistem penyimpanan berbasis internet yang digunakan untuk mengakses, mengelola, dan juga menyimpan data. Nah cloud computing ini tidak memiliki wujud fisik sehingga sangat memudahkan untuk diakses di mana saja.

Selain kelebihan tadi, Cloud Computing juga sangat memudahkan transfer data dari satu orang ke orang lainnya. Hal ini penting terutama ketika mengerjakan tugas tim.

Dengan adanya Cloud Computing perusahaan pun jadi tidak perlu membeli hardware atau perangkat keras yang mahal untuk menyimpan data. Cloud Computing juga bisa ditambah kapasitasnya.

Nah karena alasan alasan tadi, banyak perusahaan yang mengandalkan cloud computing. Hal ini membuat peran Ahli Cloud Computing semakin dibutuhkan.

Apa itu Sertifikasi Ahli Cloud Computing?

Sertifikasi Cloud Computing adalah pengakuan resmi yang diberikan pada seseorang yang dianggap telah memenuhi standar kompetensi dalam bidang pengelolaan Cloud Computing. Pengakuan resmi ini biasanya diberikan oleh sebuah LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) yang disetujui BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) dan berbentuk akta (sertifikat).

Sertifikasi ini bisa didapatkan dengan mengikuti proses pelatihan dan ujian dari LSP yang dipilih. Nah apa saja materi dari pelatihan tersebut? biasanya tidak jauh jauh dari:

  • Dasar Dasar mengenai Cloud Computing
  • Manajemen database dan juga penyimpanan cloud
  • Security atau Keamanan dari data di Cloud
  • Berbagai model layanan cloud (IaaS, PaaS, dan Saas)
  • Pengembangan berbagai jenis aplikasi berbasis cloud

sertifikasi ahli cloud computing

Apa Saja 3 Jenis Cloud Computing?

Seperti yang kita bahas sedikit di atas, ada 3 jenis layanan Cloud Computing dengan berbagai cirinya sendiri yaitu:

IaaS (Infrastructure as a Service)

Pertama ada IaaS atau kepanjangannya Infrastructure as a Service. Ini merupakan jenis Cloud yang lengkap karena jenis ini menyediakan Media Penyimpanan (Storage), serta Jaringan (Network) dan Server Virtual.

IaaS ini sangat praktis dan memudahkan bagi para penggunanya karena mereka tidak perlu memiliki perangkat keras untuk menyimpan data. Mereka juga jadi lebih dimudahkan karena tidak perlu repot repot mengurus pengelolaan cloud.

Nah untuk IaaS ini diurus dan disediakan langsung oleh penyedia sistem Cloud. Contoh dari jenis IaaS ini seperti Google Compute Engine, Amazon EC2, Microsoft Azure Virtual Machines.

PaaS (Platform as a Service)

Kemudian kita lanjut ke PaaS atau Platform as a Service. PaaS ini lebih ditujukan untuk pembuatan serta pengembangan aplikasi berbasis cloud. PaaS tujuannya untuk memberikan kemudahan pengembangan aplikasi berbasis Cloud.

Kemudahan itu adalah dengan penyediaan fitur seperti Framework untuk aplikasi, Penyimpanan, Sistem Operasi, Deployment Tools, hingga Database Engine.

Dengan adanya PaaS, pengembang aplikasi dapat lebih terfokus pada pengembangan dan pengujian aplikasinya tanpa sibuk mengurus berbagai hal yang berkaitan dengan infrastruktur.

Beberapa contoh dari PaaS adalah Google App Engine, AWS Elastic Beanstalk, dan Heroku.

SaaS (Software as a Service)

Yang terakhir ada SaaS yang merupakan singkatan dari Software as a Service. Nah SaaS ini adalah layanan berupa aplikasi yang dapat diakses menggunakan internet. Aplikasi aplikasi ini juga memiliki fitur cloud di dalamnya.

Jadi sistem kerjanya adalah pembuat/pengembang/penyedia SaaS akan akan memelihara dan menjalankan perangkat lunak tersebut, juga mengurus infrastrukturnya. Sehingga pengguna hanya perlu membuat akun dan membayar (jika diperlukan) untuk mendapatkan akses penuhnya.

Aplikasi SaaS ini umumnya bisa diakses melalui website apapun. Contoh dari Software as a Service adalah Google Drive, Microsoft 365, Google Workspace, dan juga Dropbox.

Apa Saja Sertifikasi Ahli Cloud Computing yang Paling Populer?

1. AWS (Amazon Web Services)

AWS ialah sertifikasi yang dikeluarkan oleh pihak Amazon Web Services. Sertifikasi ini diberikan untuk orangorang yang dianggap oleh Amazon Web Services telah memiliki kemampuan yang cukup untuk mengoperasikan Amazon Web Services dengan baik.

2. Sertifikasi Google Cloud

Sertifikasi yang satu ini diberikan oleh pihak Google, tepatnya Google Cloud. Seseorang yang memiliki sertifikat ini dianggap telah mampu mengoperasikan Google Cloud dengan baik. Contohnya adalah mampu menyiapkan layanan dan cloud yang sesuai untuk sebuah perusahaan.

3. Sertifikasi Microsoft Azure

Untuk yang satu ini diberikan oleh Microsoft. Pemilik sertifikat ini dilatih untuk dapat mengoperasikan layanan cloud MIcrosoft yaitu Microsoft Azure sebaik mungkin.

4. Sertifikasi Ahli Cloud Computing BNSP

BNSP juga tidak mau ketinggalan dengan merilis sertifikasi untuk Ahli Cloud Computing. Sertifikasi ini didapatkan melalui pelatihan serta ujian di LSP.

Berapa Gaji Cloud Engineer di Indonesia?

Gaji seorang Cloud Engineer di Indonesia bisa berbeda tergantung berbagai faktor dari pengalaman, permintaan serta kemampuan yang dimiliki, dan lainnya. Namun untuk kisarannya ada di kisaran Rp6.000.000 hingga Rp40.000.000.

Berapa Biaya Sertifikasi Ahli Cloud Computing?

Perlu diingat setiap LSP memiliki kebijakannya masing masing dalam mematok harga untuk sertifikasi. Biasanya harganya ada di kisaran Rp1.500.000 hingga Rp5.500.000.

Yang perlu kamu pastikan hanyalah LSP yang kamu pilih adalah LSP yang memiliki sertifikat resmi untuk menjadi penguji dari BNSP. Salah satu solusi cepat untuk Sertifikasi Ahli Cloud Computing adalah di PT Kombas Digital Internasional.

Jika kamu ingin tau lebih lanjut, langsung saja hubungi nomor di bawah ini:

08112829003

Sertifikasi Digital Marketing Manager

Sertifikasi Digital Marketing Manager

sertifikasi digital marketing manager

Sertifikasi Digital Marketing Manager semakin dibutuhkan seiring kenaikan penggunaan metode marketing secara digital oleh banyak perusahaan. Nah apa itu Sertifikasi Digital Marketing Manager dan bagaimana cara mendapatkannya?

Apa itu Sertifikasi Digital Marketing Manager?

Sertifikasi Digital Marketing Manager adalah pemberian pengakuan resmi yang biasanya dalam bentuk sertifikat, kepada seseorang yang dianggap telah memenuhi standar kompetensi untuk menjadi seorang Digital Marketing Manager.

Sertifikat tersebut didapatkan tentunya dengan mengikuti pelatihan dan ujian kompetensi di Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Berbeda dengan Sertifikasi Digital Marketing, karena Sertifikat Digital Marketing diberikan kepada seseorang yang telah memenuhi syarat kompetensi untuk melakukan digital marketing.

Sedangkan, Sertifikat Digital Marketing Manager diberikan kepada seseorang yang telah memenuhi syarat kompetensi untuk mengatur atau mengelola sebuah tim. Tim tersebut berisikan orang orang yang berperan melakukan digital marketing.

Digital Marketing Manager Kerjanya Apa?

Sesuai yang kita bahas sebelumnya, seorang manager umumnya bertugas mengelola dan menjadi penanggung jawab pekerja yang berada di bawah naungannya. Nah begitu juga dengan Digital Marketing Manager.

Seorang Digital Marketing Manager akan memimpin tim yang berisikan para digital marketer, dan tak jarang juga memimpin para ahli. Selain itu mereka juga melakukan tugas tugas seperti:

Menyusun Rencana untuk Promosi Produk

Digital Marketing Manager bertanggung jawab untuk merumuskan rencana promosi produk yang akan dilaksanakan bersama dengan tim Digital Marketing. Biasanya Digital Marketing Manager juga akan berkolaborasi dengan tim riset atau data analyst untuk membuat perencanaan yang matang.

Meningkatkan Serta Memelihara Engagement di Sosial Media

Seorang Digital Marketing Manager ditugaskan untuk meningkatkan dan memelihara engagement dari konsumen di sosial media. Salah satu strateginya adalah dengan membuat konten yang menarik dan informatif di sosial media.

Biasanya tim digital marketing juga berisikan editor video yang bertugas dalam pembuatan konten. Mereka juga berkolaborasi dengan talent untuk menghasilkan video yang menarik.

Mengoptimasi Peringkat Laman Perusahaan serta Berusaha Meningkatkannya

Tugas ini juga tidak kalah penting, karena penggunaan search engine masih sangat diandalkan oleh jumlah besar masyarakat di belahan dunia. Jika laman perusahaan konsisten tampil di page one atau halaman pertama mesin pencarian, maka akan semakin besar kemungkinan orang mengunjungi laman tersebut.

Merancang Konsep Distribusi Konten

Sebuah perusahaan biasanya memiliki berbagai sosial media, dan konten di setiap sosial media nya pun unik. Nah Digital Marketing Manager bertugas untuk memastikan masing masing sosial media memenuhi target kontennya. Meskipun terkadang, beberapa atau bahkan semua sosial media memasang konten yang sama.

Merancang Campaign Konten di Sosial Media

Campaign konten di sini maksudnya adalah beberapa konten dengan tema yang sama atau saling berkaitan. Konten seperti ini biasanya akan sangat berpengaruh di hari hari besar atau saat ada trend tertentu.

Berapa Gaji Digital Marketing Manager?

Gaji yang didapatkan oleh seorang Digital Marketing Manager bisa sangat bervariasi tergantung pengalaman, besarnya tim yang dipimpin, besarnya perusahaan tempat bekerja serta berbagai tanggung jawab lainnya.

Namun perlu diketahui juga kalau seorang Digital Marketing Manager biasanya merupakan seorang senior dalam dunia Digital Marketing. Artinya ia sudah memiliki pengalaman dalam dunia digital marketing. Bahkan beberapa dari mereka ada yang sudah puluhan tahun.

Rata ratanya mereka sudah memiliki pengalaman 5 hingga 7 tahun. Selain itu mereka juga telah akrab dan menguasai hal hal yang berkaitan dengan digital marketing seperti Search Engine Optimization (SEO), Search Engine Marketing (SEM), Analisa algoritma dan tren sosial media, serta berbagai hal lainnya.

Nah karena pengalaman mereka yang sudah banyak dan pengetahuan mereka yang cukup, mereka biasanya akan memiliki gaji di angka Rp12.000.000 hingga Rp40.000.000.

Skill yang Diperlukan untuk Digital Marketing Manager

Untuk menjadi seorang Digital Marketing Manager yang memenuhi standar kompetensi, diperlukan skill seperti:

1. Leadership atau Kepemimpinan

Karena seorang Digital Marketing Manager akan ditugaskan untuk memimpin tim, maka skill kepemimpinan sangat penting. Selain memperkuat kerja sama, kepemimpinan yang baik pun dapat meningkatkan semangat bekerja tim.

2. Analisis Data dan Tren Pasar

Kemampuan ini akan sangat berguna dalam perumusan strategi pemasaran digital yang baik dan tentunya efektif.

3. Komunikasi

Pemberian arahan kepada tim akan menjadi tugas sehari hari, jadi komunikasi yang baik adalah kunci.

4. Skill Pemasaran

Jika sudah berpengalaman biasanya skill ini pasti akan dimiliki. Skill ini penting agar sang manajer dapat mengetahui kekurangan dan kelebihan dari strategi yang digunakan oleh tim.

Selain skill skill di atas, ada banyak lagi skill penting yang harus dimiliki oleh seorang Digital Marketing Manager.

sertifikasi digital marketing manager

Berapa Biaya Sertifikasi Digital Marketing Manager?

Seperti di awal pembahasan tadi, sertifikasi Digital Marketing Manager cukup penting bagi mereka yang ingin berkiprah di bidang ini. Selain itu selama pelatihan untuk sertifikasi pun kamu akan mendapatkan materi untuk memiliki skill skill yang diperlukan agar memenuhi standar kompetensi.

Untuk harga sertifikasinya dapat sangat bervariasi tergantung pada LSP yang dipilih, biasanya harganya dimulai dari Rp1.500.000 tapi bisa juga lebih.

Jika kamu ingin mengetahui lebih lanjut tentang Sertifikasi Digital Marketing Manager atau Sertifikasi lain yang tidak kalah penting, langsung saja hubungi nomor di bawah ini

08112829003