Sertifikasi Animator

Sertifikasi Animator

sertifikasi animator

Sertifikasi Animator adalah pengakuan resmi atas kemampuan seseorang dalam bidang pembuatan animasi yang dianggap kemampuannya telah memenuhi standar kompetensi. Nah apa itu sertifikasinya dan bagaimana proses mendapatkannya?

Apa itu Animator?

Singkatnya animator adalah orang yang membuat animasi. Nah animasi adalah sekumpulan gambar yang kemudian akan dibuat bergerak dengan menggunakan basis frame. Animator sendiri sudah ada cukup lama, dan semakin populer seiring berkembangnya zaman.

Bahkan saat ini sudah banyak animasi animasi dengan kualitas memukau yang dikerjakan oleh para animator hebat. Tak jarang juga animasi digunakan sebagai media iklan. Contohnya seperti iklan minuman isotonik, iklan gerai makanan cepat saji, iklan video game, bahkan iklan bumbu dapur.

Apa itu Sertifikasi Animator?

Sertifikasi Animator adalah pengakuan resmi bagi seorang animator yang dianggap telah memenuhi standar kompetensi dalam pembuatan animasi. Nah biasanya pengakuan resmi tersebut berbentuk dokumen yang disebut sertifikat.

Cara mendapatkan sertifikasi animator tersebut adalah dengan mengikuti pelatihan dan ujian sertifikasi di LSP atau Lembaga Sertifikasi Profesi atau sejenisnya. Penting untuk LSP tersebut memiliki izin dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).

BNSP bertanggung jawab dalam penerbitan sertifikat serta rumusan dan regulasi mengenai materi yang akan diujikan. Dengan memiliki izin dari BNSP, itu berarti LSP tersebut sudah mendapat persetujuan dari BNSP dan materi yang diujikan sudah dirumuskan bersama dan layak untuk dipakai.

Sertifikasi Apa yang Dibutuhkan untuk Menjadi Seorang Animator

Sebenarnya tidak ada syarat universal yang ditetapkan untuk seorang animator untuk melamar posisi. Namun rekruter tentunya lebih menyukai animator yang memiliki sertifikasi karena itu bisa menjadi bukti bahwa mereka sudah memiliki pengetahuan dan kemampuan yang dibutuhkan.

Jika diperhitungkan, persaingan dunia animator pun cukup ketat. Jadi dengan memiliki sertifikasi dapat sangat menambah daya saing kita di dunia kerja serta membedakan dengan kandidat lain.

Ada berbagai jenis sertifikasi animator, namun kita akan membahas dua diantaranya:

Animator Muda

Pertama ada Animator Muda, nah Animator Muda adalah sertifikasi bagi animator yang baru memulai atau baru akan memulai karirnya sebagai animator. Materi materi dari pelatihan dan ujian sertifikasi Animator Muda berpusat pada ilmu ilmu dasar dalam pembuatan animasi.

Contoh materi yang diujikan adalah seperti:

  • Membuat pergerakan benda objek
  • Menciptakan sudut pandang kamera 3D
  • Membuat teknik layer 3D
  • Membuat teknik layer 2D
  • Membuat shading
  • Melakukan rendering gambar digital

Selain materi materi di atas mungkin masih ada berbagai materi lainnya. Perlu diingat meskipun ini adalah pelatihan serta pengujian dasar dasarnya saja, pelatihan ini sangat penting karena semua yang diujikan wajib dikuasai.

Animator Madya

Animator Madya adalah jenis lanjutan dari Animator Muda. Sertifikasi ini diambil oleh mereka yang biasanya telah memiliki pengalaman di dunia animasi namun ingin menambah keahlian serta meningkatkan daya saing atau value mereka.

Materi yang diujikan tentunya lebih sulit dengan beberapa materi seperti materi:

  • Penerapan rancangan visual
  • Penerapan rancangan instruksional
  • Pengelolaan berbagai aset aset animasi
  • Pembuatan animasi digital 3D

Ada pula jenis jenis materi atau kompetensi pelatihan lainnya

Apakah Animator Perlu Gelar?

Animator tidak begitu bergantung pada gelar, karena yang diutamakan adalah kemampuan orang tersebut dalam membuat animasi. Namun tentunya ada beberapa gelar yang lulusannya lebih akrab dengan dunia animasi dan setidaknya mereka sudah mempelajari tentang animasi.

Beberapa jurusan tersebut adalah seperti Desain Komunikasi Visual, Animasi, dan Seni Rupa. Setelah mereka lulus pun masih tetap harus mengembangkan kemampuan karena dunia teknologi animasi berkembang cepat. Ini pun berlaku untuk semua animator.

Apa Saja Kualifikasi Seorang Animator?

Untuk memenuhi kualifikasi menjadi seorang animator, perlu menguasai beberapa kemampuan seperti Pemahaman dan Penguasaan Software Animasi, Kreativitas, Kemampuan Komunikasi dan Kerja Tim yang Baik, dan lain lain.

Selain itu akan sangat bagus apabila seorang animator memiliki banyak portofolio berkualitas dari project project yang ia kerjakan. Hal ini dapat diperoleh dengan mengikuti program magang di perusahaan atau studio animasi, bisa juga dengan menjadi animator harian lepas atau freelance.

Berapa Gaji Seorang Animator?

Gaji Animator dapat berbeda tergantung dari berbagai aspek seperti pengalaman dan keterampilan, nilai project yang dibuat, serta apakah bekerja di perusahaan/studio animasi atau bekerja sebagai animator lepas (freelance).

Namun untuk kisaran gaji di kota besar seperti Jakarta, gaji animator ada di kisaran Rp4.000.000 hingga Rp8.000.000. Perlu diingat jika bekerja dalam tim, posisi serta tanggung jawab pun dapat membedakan pendapatan.

Cara Mendapatkan Sertifikasi Animator

Kamu bisa mendapatkan sertifikasi animator dengan mengikuti pelatihan serta ujian yang dilaksanakan oleh LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) yang telah diberikan izin resmi oleh BNSP. Pelatihan animator biasanya memakan waktu beberapa hari dari pemberian materi hingga pengujian.

Sertifikasi Animator di Kombas Digital Internasional

Penting untuk memilih LSP yang bermutu dan terpercaya dalam melakukan pelatihan dan pengujian untuk sertifikasi. Nah solusi cepat dan terbaiknya kamu dapat mengikuti pelatihan di PT Kombas Digital Internasional.

Di PT Kombas ada pelatihan untuk Sertifikasi Animator Muda dan Animator Madya. Selain itu ada juga berbagai jenis sertifikasi lain yang mungkin kamu tertarik seperti Sertifikasi Digital Marketing.

Untuk info lebih lengkap, langsung saja hubungi nomor di bawah ini:

08112829003

Sertifikasi Desainer Grafis

Sertifikasi Desainer Grafis

Sertifikasi Desainer Grafis merupakan salah satu sertifikasi yang sedang naik daun saat ini. Penyebabnya adalah meningkatnya prospek kerja bagi para desainer grafis. Nah kita akan membahas apa itu dan bagaimana cara memperolehnya.

Apa itu Desainer Grafis?

Desainer Grafis adalah orang yang membuat sebuah gambar atau karya visual untuk menyampaikan pesan atau informasi yang ingin disampaikan. Biasanya pesan tersebut dibuat menjadi poster atau gambar yang menarik dan mudah tersampaikan kepada pembacanya.

Namun tidak hanya itu saja, mereka juga cukup sering mendesain logo logo baik itu untuk instansi pemerintah, perusahaan besar, hingga Usaha Mikro Kecil dan Menengah.

Jika dibawa ke arah yang lebih luas lagi, mereka tidak hanya membuat gambar saja. Mereka juga bergerak pada bidang pembuatan motion graphic seperti animasi, bahkan sampai fotografi pun juga.

Nah seperti yang kita baca di awal tadi, prospek kerja Desainer Grafis cukup banyak bahkan bertambah seiring waktu. Mereka cocok untuk bekerja di Perusahaan Periklanan, Media dan Berita, Fotografis, BUMN yang berfokus pada media digital, dan banyak lagi. Hal ini juga yang membuat Sertifikasi Desainer Grafis ikut populer.

Apa Saja Sertifikat Desain Grafis?

Selanjutnya kita bahas sertifikat desain grafis. Nah sertifikat desain grafis ada berbagai jenis seperti:

1. Desainer Grafis Muda (Junior Graphic Designer)

Ini adalah sertifikasi desainer grafis untuk mereka yang baru akan memulai karir mereka di bidang desain grafis. Bentuk pelatihannya tidak begitu rumit. Berfokus pada materi seperti Pengaplikasian prinsip dasar desain, Pengoperasian perangkat lunak dan aplikasi pembuat grafis, Prinsip dasar komunikasi kerja, dan menerapkan design brief serta membuat karya.

2. Desainer Grafis Utama

Adalah tingkat lanjut dari desainer grafis. Untuk materi dari pengujiannya tentu saja lebih sulit daripada Desainer Grafis Muda. Materi nya juga membahas sampai Perlindungan hak kekayaan intelektual, presentasi desain, serta memimpin organisasi atau kelompok tim desain.

3. Adobe Certified Expert

Nah jika kamu telah membaca artikel kami yang membahas berbagai jenis sertifikasi, kamu akan tau bahwa ada sertifikasi yang dikeluarkan oleh pengembang aplikasi tertentu seperti Google dan Microsoft. Nah begitu juga dengan Adobe.

Adobe Certified Expert atau ACE diberikan oleh Adobe setelah melakukan pengujian atas kemampuan seseorang dalam menggunakan aplikasi desain milik mereka seperti Adobe Photoshop dan Adobe Illustrator.

Apa Saja Kompetensi Desain Grafis?

Untuk menjadi seorang Desainer Grafis yang ahli di bidangnya, diperlukan juga penguasaan atas beberapa kemampuan seperti:

Penguasaan Software Desain

Ini merupakan salah satu hal terpenting. Desainer Grafis akan selalu menggunakan aplikasi desain untuk menghasilkan karya karya mereka. Semakin baik penguasaannya maka akan semakin bagus hasilnya serta efisien dalam pemakaian aplikasi yang akan berdampak pada deadline untuk dipenuhi.

Prinsip Dasar Desain

Seorang Desainer Grafis juga akan sangat diuntungkan jika memahami prinsip dasar desain. Ini akan sangat berpengaruh pada hasil desain nanti yang akan sedap dipandang tapi juga dengan efektif menyampaikan pesan.

Komunikasi

Bekerja dalam tim akan sangat mungkin terjadi pada saat melakukan pekerjaan. Hal ini mungkin lebih sedikit kemungkinan terjadinya jika bekerja sebagai Freelancer, namun mereka yang bekerja di perusahaan biasanya akan menghadapi situasi ini.

Problem Solving

Selama pengerjaan desain pasti akan ada masalah baik itu dari klien, sesama rekan kerja, atau masalah teknis. Kemampuan penyelesaian masalah akan sangat membantu pada situasi seperti ini. Pemecahan masalah yang baik juga akan menguatkan sinergi tim untuk jangka panjang serta mempermudah proses pembuatan karya.

Pengetahuan Tipografi dan Warna

Desain sering kali memiliki tulisan sebagai penyampai pesan utamanya. Nah agar tulisan tersebut enak dilihat maka perlu susunan yang baik, kira kira itulah pentingnya Tipografi. Pengetahuan mengenai warna pun cukup penting, seperti warna hangat dan dingin, kategori warna CMYK dan RGB, serta perpaduan dan sifat warna.

Sertifikat Desainer Grafis

Memang bukan kemampuan seperti soft skill secara langsung, tapi sertifikat desainer grafis dapat menjadi nilai tambah kita serta dalam prosesnya pun kita akan melewati ujian yang pastinya akan menambah kemampuan.

Kreativitas

Komponen utama seorang desainer grafis. Kreativitas membantu desainer grafis menciptakan karya karya yang menarik dan baru. Kreativitas penting karena desain grafis juga masih di bidang seni.

Berapa Gaji Graphic Designer?

Gaji seorang graphic designer dapat dipengaruhi banyak hal. Seperti besar nilai project, Freelance atau karyawan perusahaan, Besar kecilnya perusahaan, serta kemampuan dan pengalaman.

Dilansir dari Jobstreet, kisaran gaji seorang Grafis Desainer pemula ada di kisaran Rp4.170.000 hingga Rp6.250.000. Perlu diingat bahwa semakin bertambahnya kemampuan seseorang gajinya pun akan semakin meningkat.

Pelatihan Desainer Grafis itu Seperti Apa?

Pelatihan desain grafis biasanya diisi oleh hal hal seperti Prinsip Prinsip Desain, Pelaksanaan Brief Desain, Penciptaan Karya, Penguasaan Software Desain, Dasar Dasar Teori Warna dan Tipografi, Presentasi Desain dan Komunikasi, hingga materi lanjutan seperti Memimpin Tim Desainer dan Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual.

Sertifikasi Desainer Grafis di PT Kombas Digital Internasional

Penting untuk memilih lembaga Sertifikasi Desainer Grafis yang memiliki izin resmi dari BNSP. Nah kamu dapat memilih PT Kombas Digital Internasional sebagai solusi cepatnya. Di PT Kombas ada sertifikasi untuk Desainer Grafis Muda dan Desainer Grafis Utama. Jika kamu tertarik, kamu dapat menghubungi nomor di bawah ini:

08112829003

Sertifikasi Programmer

Sertifikasi Programmer

Sertifikasi Programmer cukup penting terutama karena saat ini perkembangan teknologi sangat cepat dan masif sehingga kebutuhan untuk programmer pun terus meningkat. Nah apa itu Sertifikasi Programmer dan bagaimana cara mendapatkannya?

Apa itu Programmer?

Programmer adalah orang yang bekerja dengan membuat sebuah program menggunakan bahasa pemrograman atau coding. Biasanya mereka berkaitan erat dengan perangkat lunak atau software.

Umumnya mereka membuat dan mengembangkan sebuah program seperti aplikasi, website, dan berbagai macam perangkat lunak lainnya. Mereka biasanya akan bekerja mulai dari mendesain program hingga pembuatannya bahkan sampai pemeliharaaan.

Ini dilakukan karena penggunaan bahasa pemrograman setiap orang berbeda beda jadi jika berganti pembuat kemungkinan besar pemrograman harus diulang dari awal.

Menjadi Programmer Harus Lulusan Apa?

Ada banyak jurusan yang dapat menambah kesiapan seseorang untuk menjadi programmer, seperti:

1. Teknik Informatika

Ini merupakan salah satu jurusan paling cocok karena di dalamnya akan diajari berbagai hal yang berkaitan dengan pemrograman. Hal hal yang dipelajari tersebut adalah seperti Jaringan Komputer, Dasar Dasar Matematika dan Fisika yang mengutamakan logika, software engineering, dan lainnya.

2. Ilmu Komputer

Jurusan Ilmu Komputer akan mempelajari pemahaman mengenai perancangan bahasa pemrograman, juga perancangan perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware), serta struktur data. Selain itu juga ada pemahaman mengenai ilmu matematika dan ilmiah yang selaras dengan logika komputer.

3. Teknologi Informasi

Dalam jurusan Teknologi Informasi akan mempelajari banyak hal yang berkaitan dengan data. Contohnya seperti distribusi data dan pengamanannya. Selain itu ada juga pembelajaran yang berkaitan dengan manajemen database dan cyber security serta desain sistem informasi.

Ada berbagai macam jurusan lainnya yang juga cocok untuk menjadi seorang programmer. Namun yang paling penting adalah kemauan untuk terus belajar dan konsisten mengembangkan diri karena teknologi terus berkambang dengan cepat.

Lulusan jurusan tertentu memang lebih diuntungkan karena mereka sudah mempelajari berbagai hal yang berkaitan dengan pemrograman. Hasilnya mereka lebih familiar dengan pemrograman namun jika tidak terus mengasah kemampuan maka start yang bagus tadi tidak memberikan pengaruh besar di jangka panjangnya.

Programmer Harus Menguasai Apa?

Sama hal nya dengan pekerjaan lain, programmer juga harus menguasai beberapa hal seperti:

1. Bahasa Pemrograman

Sudah seharusnya seorang programmer menguasai bahasa pemrograman. Beberapa contohnya adalah seperti C++, HTML, Python, JavaScript, PHP, SQL. Setiap bahasa pemrograman tentunya memiliki fungsinya masing masing seperti HTML yang digunakan untuk menampilkan teks dan CSS yang digunakan untuk mempercantik tampilan web.

2. Pengetahuan mengenai Database

Seorang programmer harus mengetahui bagaimana cara kerja database untuk menyimpan dan mengambil data. Karena ada banyak sekali aplikasi dan website yang memiliki fitur mengumpulkan dan menyimpan data pengunjung. Contohnya seperti data akun yang digunakan oleh pengunjung untuk login.

3. Kemampuan desain web

Desain web pun tidak kalah pentingnya karena berkaitan dengan pengalaman pengguna atau user experience. Jika seorang programmer tidak begitu berpengalaman dalam desain web biasanya ia akan bekerja dalam tim, yang dimana ini bersangkutan dengan poin selanjutnya.

4. Bekerja dalam Tim

Seperti yang dijelaskan di poin sebelumnya, programmer yang bekerja untuk perusahaan besar atau proyek besar biasanya akan bekerja dalam tim komplit untuk memastikan aplikasi atau website yang dihasilkan memenuhi target. Nah di sini kemampuan bekerja dalam tim sangat penting.

5. Penyelesaian Masalah

Problem Solving merupakan hal yang sangat penting bagi programmer karena mereka akan menemukan berbagai kendala baik pada internal programnya maupun eksternal. Karena pada dasarnya programming seperti memecahkan masalah.

Selain kemampuan kemampuan tadi, ada lagi berbagai soft skill dan hard skill yang wajib dimiliki oleh seorang programmer.

Apakah Belajar Programming itu Susah?

Belajar pemrograman bisa saja sulit dan bisa saja mudah, itu bergantung pada motivasi dan ketekunan seseorang. Semakin sering kita belajar maka akan semakin baik juga kemampuan kita, apalagi programming adalah bagian dari teknologi yang dimana perkembangannya sangat cepat.

Semakin kita giat belajar juga kita akan semakin mahir. Selain itu saat ini pembelajaran programmer yang gratis pun sudah banyak tersedia di platform sosial media dan instagram. Bahkan banyak juga artikel di Google yang memberi pembelajaran singkat terkait programming.

Berapa Biaya Sertifikasi Programmer?

Biaya sertifikasi programmer beragam tergantung pada tempat pelaksanaan ujian atau Lembaga Uji Kompetensi nya. Tidak mengherankan banyak orang ingin mengikuti pelatihan untuk Sertifikasi Programmer karena gajinya juga lumayan.

Nah untuk sedikit gambaran biaya sertifikasi programmer ada di kisaran Rp775.000 hingga Rp2.000.000. Harga tersebut bervariasi tergantung pada LSP atau Lembaga Sertifikasi Profesi nya. Jangan lupa untuk memilih LSP yang terpercaya dan sudah terverifikasi resmi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Sertifikasi Programmer di PT Kombas Digital Internasional

Seperti yang kita baca sebelumnya, penting untuk memilih tempat pelatihan yang terpercaya dan telah mendapat lisensi dari BNSP. Nah salah satu pilihan terbaiknya adalah PT Kombas Digital Internasional. Di PT Kombas Digital Internasional ada pelatihan untuk Junior Web Programmer dan Junior Mobile Programmer.

Jika kamu tertarik untuk mengetahui lebih lanjut, kamu dapat menghubungi nomor di bawah ini:

08112829003

Sertifikasi Content Creator

Sertifikasi Content Creator

sertifikasi content creator

Sertifikasi Content Creator menjadi penting karena saat ini Content Creator bukan hanya dilihat sebagai hobi pengisi waktu luang, tapi juga sesuatu yang dapat mendatangkan pundi pundi rupiah bahkan cukup banyak orang yang berhasil sukses karenanya. Nah bagaimana proses serta apa itu sertifikasi untuk konten kreator?

Apa itu Content Creator?

Pembuat Konten atau Content Creator adalah orang yang membuat konten yang berisi tulisan atau teks, gambar, suara, juga video, atau bahkan kombinasi dari berbagai elemen tadi hingga menjadi sebuah konten. Kalian mungkin sering melihatnya di berbagai sosial media serta saluran video.

Konten tersebut memiliki berbagai macam tujuan dan efektivitasnya bahkan sangat tinggi dan sudah terbukti di berbagai kesempatan. Tidak hanya digunakan sebagai media promosi barang atau properti. Pengunaan content juga ada pada acara acara besar seperti Pemilu dan Pilkada.

Pemerintah pun saat ini sangat sering menggunakan content content di sosial media untuk mempromosikan kebijakan baru. Jadi tidak hanya orang awam dan penjual atau pengusaha. Media tersebut juga digunakan oleh para politisi dan orang orang terkenal untuk mempromosikan kebijakan atau program mereka.

Sehingga setelah melihat berbagai hal tersebut, dapat kita simpulkan bahwa peluang karir Content Creator sangat baik bahkan permintaan nya semakin bertambah seiring banyaknya pengguna sosial media. Nah selanjutnya kita bahas mengenai pelatihan dan sertifikasinya.

Apa itu Pelatihan Content Creator?

Adalah pelatihan dalam membuat dan mengembangkan konten berupa tulisan, suara, gambar, atau video. Kemampuan yang dilatih berfokus pada hal hal yang membuat konten menjadi semakin menarik. Seperti editing video dan soal SEO (Search Engine Optimization) serta pemahaman algoritma dan trend yang sedang naik daun.

Proses ini bertujuan agar si pembuat konten dapat menghasilkan konten yang berkualitas dan juga paham mengenai alur serta proses pembuatan kontennya. Sehingga mereka dapat menghasilkan konten konten yang berpotensi untuk dikunjungi orang banyak

Jenis Jenis Content

Saat ini ada banyak sekali jenis jenis content yang digunakan, seperti:

Content Video

Merupakan media konten yang paling terkenal saat ini. Digunakan di banyak platform seperti Instagram, Twitter/X, Facebook, Youtube, dan Tiktok. Kemampuan mengedit sangat penting dalam hal ini.

Website

Tidak kalah populer karena penggunaan mesin pencarian seperti Google masih sangat sangat banyak digunakan. Website lebih didominasi oleh teks dan ditambah berbagai gambar. Penguasaan SEO (Search Engine Optimization) sangat penting untuk content writer.

Berapa Penghasilan dari Content Creator?

Dikutip dari beberapa website yang mencantumkan data penghasilan suatu pekerjaan, Content Creator pemula memiliki gaji di kisaran Rp3.250.000 hingga Rp5.750.000. Perlu diingat bahwa ini adalah gaji pemula, seiring bertambahnya pengalaman serta pengikut atau follower serta viewer maka gaji nya pun akan naik dengan pesat.

Bahkan untuk akun yang memiliki puluhan ribu pengikut bisa mendapatkan bayaran hingga jutaan per postingan. Itu belum dihitung dengan berbagai endorse atau partnership lainnya.

Masyarakat Indonesia juga cukup banyak menghabiskan waktu bermain media sosial sehingga ada banyak audiens potensial yang bisa dijangkau.

Apa Saja Skill yang Harus Dimiliki Content Creator

Menjadi Content Creator bukan hanya perihal membuat dan mengedit video atau artikel, ada berbagai macam skill skill penting yang harus dikuasai seperti:

Kreatifitas

Dengan memiliki kreatifitas, seorang pembuat konten dan menciptakan konten yang menarik serta unik. Kreatifitas juga menjadi modal utama dalam menciptakan branding yang unik agar dapat dikenali dengan mudah oleh orang orang.

Kemampuan Berkomunikasi yang Baik

Seorang content creator pasti akan sering berinteraksi dengan para viewer nya, maka komunikasi yang baik juga harus terwujud. Komunikasi yang baik dapat membuat viewer terhibur dan viewer juga dapat menangkap isi konten.

Bekerja Dalam Tim

Kemampuan bekerja dalam tim pun tidak kalah penting, apalagi ketika pengikut konten kita sudah cukup besar dan mengharuskan untuk bekerja bersama tim.

Disiplin dan Konsisten

Apapun pekerjaannya, disiplin pasti akan dibutuhkan begitu juga dengan konten kreator. Konsistensi pun sangat berpengaruh pada kesempatan apakah konten yang dihasilkan dapat menjangkau banyak audiens.

Kemampuan Analisis

Melakukan analisa data serta trend dan permintaan pasar pun sangat penting. Karena content creator cenderung akan mengikuti suatu hal yang sedang tren sehingga konten nya lebih mudah dijangkau banyak orang.

Penguasaan Software Editing

Skill yang satu ini akan sangat berpengaruh pada saat awal awal masa berkarir sebagai content creator. Karena biasanya content creator pemula akan mengedit content nya sendiri atau bekerja dalam tim kecil. Sehingga ada kemungkinan besar ia harus ikut dalam pengeditan video.

Manfaat Sertifikasi Content Creator

Setelah membahas skill skill yang harus dimiliki, sekarang kita bahas bagaimana cara mendapatkan skill skill tersebut?

Salah satu caranya adalah dengan mengikuti pelatihan menjadi content creator. Pelatihan ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk mempersiapkan diri dan mempelajari skill yang dibutuhkan tapi juga ada ujian yang jika kita dinyatakan lulus maka kita akan diberi sertifikat resmi yang menambah value kita.

Berapa Biaya Sertifikasi Content Creator?

Biaya Pelatihan dan Sertifikasi Content Creator sangat beragam, tergantung pada Lembaga Uji Kompetensi mana yang kamu pilih. Kamu juga harus memilih lembaga uji kompetensi yang telah secara resmi diakui oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).

Jika kamu tertarik, kamu dapat menanyakan informasi lebih lanjut mengenai Sertifikasi Content Creator atau Sertifikasi Digital Marketing di PT Kombas Digital Internasional yang telah secara resmi diakui oleh BNSP. Kamu dapat menghubungi nomor di bawah ini:

08112829003

Sertifikasi Aplikasi Perkantoran

Sertifikasi Aplikasi Perkantoran

sertifikasi aplikasi perkantoran

Saat ini pekerjaan yang dilakukan dalam perkantoran semakin bertambah, hal ini juga membuat kepemilikan Sertifikasi Aplikasi Perkantoran menjadi cukup penting. Nah sebenarnya apa itu Sertifikasi Aplikasi Perkantoran?

Apa itu Sertifikasi Aplikasi Perkantoran?

Adalah sebuah pengakuan yang didapatkan melalui pelatihan dan juga ujian untuk mengukur kemampuan seseorang dalam menggunakan aplikasi perkantoran.

Jika seseorang itu dinyatakan lolos, maka ia akan menerima sertifikat sebagai tanda pengakuan resmi bahwa ia memiliki kemampuan dan pengetahuan yang memenuhi standar untuk menggunakan aplikasi perkantoran.

Apa itu Aplikasi Perkantoran?

Aplikasi perkantoran sesuai namanya adalah aplikasi aplikasi yang sering digunakan di lingkungan kerja kantoran. Aplikasi ini biasanya erat kaitannya dengan administrasi, analisis, serta berbagai pekerjaan yang sering dilakukan di lingkungan perkantoran. Apikasi aplikasi ini biasanya berfungsi untuk membuat, mengedit, dan menyimpan dokumen.

Terkadang aplikasi aplikasi ini juga digunakan pada instansi pendidikan karena di instansi pendidikan juga ada kegiatan seputar membuat dan mengolah dokumen.

Jadi, ini juga menjadi nilai manfaat tambahan untuk orang yang menguasai penggunaan aplikasi perkantoran.

Aplikasi Apa Saja yang Digunakan Dalam Dunia Perkantoran?

Menurut fungsinya aplikasi aplikasi ini terbagi menjadi beberapa macam seperti:

Aplikasi Pengolah Kata

Sesuai namanya, Aplikasi Pengolah Kata adalah aplikasi yang digunakan untuk membuat dokumen yang memiliki banyak teks di dalamnya. Contohnya seperti laporan, dokumen perusahaan, surat, dan berbagai jenis dokumen teks lainnya. Contoh aplikasi pengolah kata:

1.Google Docs

Google Docs ini adalah aplikasi pengolah kata yang berasal dari Google. Google Docs memiliki layanan berbasis cloud, jadi teks kita akan tersimpan secara online namun ada syaratnya yaitu memiliki akun google atau gmail.

2.Microsoft Word

Sesuai namanya, Microsoft Word atau yang biasa disebut Word adalah aplikasi pengolah kata yang dibuat oleh Microsoft. Aplikasi ini mendukung pembuatan dokumen seperti surat dan juga tabel. Aplikasi ini cukup sering digunakan dalam pembuatan laporan serta makalah.

3.LibreOffice Writer

LibreOffice Writer pun sama seperti aplikasi aplikasi sebelumnya yang berfungsi untuk membuat dokumen yang memiliki unsur utama berupa teks. LibreOffice Writer juga mendukung dokumen berformat word sehingga cukup fleksibel.

Perlu diketahui meskipun setiap aplikasi di atas memiliki ciri khas masing masing, semua aplikasi tersebut mendukung pembuatan dokumen teks serta mendukung penambahan elemen lain seperti tabel, gambar, dan berbagai macam elemen lainnya yang bisa kamu coba secara langsung.

Aplikasi Pengolah Data

Aplikasi Pengolah Data digunakan untuk mengumpulkan data yang untuk selanjutnya akan dikalkulasi atau dianalisa.

1.Google Spreadsheet

Merupakan aplikasi olah data yang dibuat, dikembangkan, dan dirilis oleh Google. Aplikasi ini cukup terkenal untuk keperluan pengumpulan data atau membuat jadwal tertentu.

2.Microsoft Excel

Dibuat oleh Microsoft dan menjadi sangat populer terutama untuk tugas dan pekerjaan yang melibatkan perhitungan. Aplikasi ini memiliki berbagai jenis rumus yang dapat digunakan untuk berbagai jenis perhitungan.

Fakta menariknya adalah terdapat turnamen berskala global yang diadakan oleh Microsoft Excel. Para partisipannya akan beradu keterampilan di sana. Kembali ke pembahasan, Microsoft Excel sangat terkenal terutama bagi pekerjaan yang membutuhkan banyak perhitungan seperti Akuntan.

Aplikasi Presentasi

Digunakan untuk membuat presentasi yang menarik. Aplikasi presentasi tidak hanya populer digunakan oleh para pekerja tapi juga oleh para siswa dalam pembelajaran sehari hari. Aplikasi Presentasi digunakan untuk presentasi visual mengenai suatu projek, seminar, dan lainnya.

1.Google Slides

Slides ini dibuat oleh Google dan gratis. Google Slides juga memiliki fitur kolaborasi yang sangat membantu dalam mengerjakan presentasi dalam kelompok. Google Slides juga cocok untuk dibagikan secara daring seperti pada pertemuan online.

2.Microsoft Powerpoint

Powerpoint adalah aplikasi yang dibuat oleh Microsoft. Di dalamnya ada fitur langganan atau yang pro yang memiliki lebih banyak fitur tambahan. Powerpoint ini lebih cocok untuk presentasi yang lebih kompleks.

3.Canva

Aplikasi yang sangat menarik karena banyak digunakan oleh berbagai kalangan. Canva pun menyediakan banyak fitur seperti template yang dapat mempercepat pembuatan presentasi. Ada juga berbagai elemen grafis yang dapat langsung digunakan sehingga sangat memudahkan dalam pembuatan presentasi.

Canva juga memiliki fitur kolaborasi yang dapat mempermudah pembuatan presentasi kelompok.

Selain aplikasi aplikasi tadi, ada juga berbagai aplikasi lainnya yang digunakan di lingkungan perkantoran seperti Gmail, Microsoft Project, Adobe Photoshop, CorelDraw, dan lainnya.

Harga Sertifikasi Aplikasi Perkantoran

Nah ada berbagai macam jenis sertifikasi, ada yang diberikan oleh BNSP melalui lembaga pelatihan dan ada juga yang langsung diberikan oleh pembuat aplikasi.

Contohnya adalah Microsoft yang menyelenggarakan sertifikasi Microsoft Office Specialist, di Indonesia harganya bervariasi dari Rp4.500.000 hingga Rp5.000.000.

Kemudian untuk Sertifikasi Aplikasi Perkantoran yang diselenggarakan oleh BNSP, biayanya berkisar antara Rp2.500.000 sampai Rp5.500.000.

Kamu hanya perlu menyesuaikan sertifikasi apa yang ingin kamu ambil yang sesuai dengan kebutuhanmu. Selain sertifikasi tadi ada juga sertifikasi lain yang tak kalah penting seperti Sertifikasi Digital Marketing. Jika kamu tertarik untuk mengetahui lebih lanjut, kamu dapat menghubungi nomor di bawah ini:

08112829003