Fotografi jurnalistik – Pada saat ini banyak foto-foto yang tersebar luas di sosial media. Entah itu foto produk, foto manusia, foto hewan, foto informasi, foto pembelajaran dan foto-foto yang lain.
Pengertian Fotografi
Sebelum membahas lebih lanjut alangkah baiknya mengulas kembali apa itu fotografi.
Fotografi adalah proses menulis atau melukis dengan menggunakan media cahaya.
Jadi cahaya sebagai hal yang paling penting dalam pengambilan foto atau dalam melakukan fotografi. Bisa diartikan juga sebagai cahaya merupakan faktor utama dalam seni fotografi.
Fotografi dilakukan sebagai alat komunikasi dari seseorang ke orang lain melalui media gambar.
Selain dapat mendekatkan diri kepada seni, fotografi juga bisa menghasilkan sumber penghasilan bagi orang-orang yang dapat memanfaatkan ilmu fotografi tersebut.
Nah bagi para pemula yang berminat dalam bidang fotografi perlu menekuni keterampilan yang dapat menjadikan seseorang tersebut menjadi fotografer profesional.
Tugas dari seorang fotografer adalah menceritakan suatu fenomena yang terjadi dengan media foto.
Adapun prinsip dasar fotografi adalah mengeksplor cahaya dengan bantuan pembiasan agar dapat membakar medium penangkap cahaya sehingga gambar yang dihasilkan memiliki pencahayaan yang bagus.
Akan tetapi, pada zaman modern ini sudah sangat jarang sekali fotografer yang menggunakan film jadi kamera digital saat ini sudah berkembang dan memiliki digital iso untuk menghasilkan foto yang berkualitas.
Pengertian Fotografi Jurnalistik
Pengertian Fotografi Jurnalistik (freepik.com)
Fotografi jurnalistik adalah sebuah bentuk dari jurnalisme yang menggunakan gambar-gambar dalam rangka mengabarkan sebuah berita.
Jadi pada saat pengambilan berita akan didukung atau dibantu menggunakan gambar-gambar yang sudah dikumpulkan oleh seorang jurnalis untuk dibagikan atau diberitahukan kepada publik.
Jurnalistik digunakan sebagai komunikasi antara reporter dengan penonton.
Gambar-gambar yang diperlihatkan kepada penonton biasanya gambar-gambar yang memuat informasi atau yang berfungsi untuk memperkuat emosional penonton pada saat melihat atau menonton berita.
Fotografi jurnalistik di dalamnya ada perpaduan antara kata dan gambar.
Foto yang ditampilkan juga harus bisa menguraikan kata-kata dalam pemberitaan sehingga orang lain dapat terpengaruh oleh gambar tersebut.
Foto jurnalistik merupakan bagian dari dunia jurnalis yang akan tetap terikat oleh kode etik jurnalistik.
Yang terpenting dari fotografi jurnalistik adalah nilai-nilai kejujuran yang selalu didasarkan pada fakta yang diberitahukan kepada khalayak.
Dengan begitu seseorang yang melihat foto tersebut mengerti dan paham peristiwa apa yang sedang dijelaskan oleh seorang jurnalis.
Pada saat pengambilan foto jurnalistik tidak asal memotret kejadian tersebut tetapi juga ada etika yang harus selalu dijunjung tinggi.
Ada pesan dan berita yang ingin disampaikan serta ada batasan-batasan yang tidak boleh dilanggar. Jadi pada saat pengambilan foto jurnalistik harus memahami hal-hal tersebut.
Jenis-Jenis Fotografi Jurnalistik
Mungkin sebagian orang tidak begitu memperhatikan dan tidak terlalu mementingkan apa saja jenis-jenis fotografi jurnalistik.
Akan tetapi ada beberapa jenis-jenis foto jurnalistik yang perlu diketahui oleh orang yang gemar melihat foto berita atau foto yang mengandung informasi.
Jenis-jenis foto jurnalistik dikategorikan menjadi beberapa kategori yaitu sebagai berikut:
Spot photo atau foto spot adalah foto yang dibuat dari peristiwa yang di luar dugaan yang terjadi langsung di lokasi kejadian.
General news photo yaitu foto-foto yang diabadikan dari peristiwa yang terjadi atau rutin.
People in the news photo adalah foto tentang orang atau masyarakat dalam suatu berita.
Daily life photo yaitu foto yang berisikan tentang kehidupan sehari-hari manusia yang dipandang dari segi kemanusiaan.
Portrait yaitu foto yang menampilkan wajah seseorang secara close up.
Sport photo yaitu foto yang diambil dari peristiwa atau kejadian olahraga.
Science and technology photo yaitu foto yang diambil dari peristiwa yang masih bersangkutan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi
Art and culture photo yaitu foto yang dibuat yang berkaitan dengan seni dan budaya
Social and environment photo yaitu foto tentang kehidupan sosial masyarakat.
Tips dan Trik Foto Jurnalistik
Tips dan Trik Fotografi Jurnalistik
Saat mendengar kata jurnalis satu hal yang terbesit dalam pikiran orang masing-masing yaitu wartawan atau jurnalistik.
Fotografi jurnalistik merupakan bagian dari dunia jurnalistik yang menggunakan bahasa visual untuk menyampaikan suatu informasi kepada penonton.
Foto jurnalis bukan hanya sekedar foto saja akan tetapi mengandung informasi yang akan disampaikan oleh wartawan kepada orang-orang luas.
Seorang fotografer jurnalis harus memahami foto jurnalis yang akan diambilnya dan memerlukan tips dan trik pada saat pengambilan foto tersebut.
Berikut ini beberapa tips foto jurnalis supaya terlihat lebih menarik dan tentunya sesuai kode etik jurnalis.
Antisipasi. Pada saat di lokasi kejadian sebisa mungkin lebih sering memotret kejadian-kejadian itu agar nantinya dapat memilih foto yang paling bagus dari sekian banyaknya foto yang diambil.
Penelitian. Walaupun sudah terjadi secara jelas bagaimana kejadian tersebut akan tetapi seorang fotografer jurnalis harus melakukan penelitian terlebih dahulu agar informasi yang akan disampaikan benar-benar jelas dan sesuai dengan fakta.
Reach out. emiliki banyak koneksi dan teman agar dapat membantu saat pengambilan foto jurnalistik seperti saksi kejadian atau orang lain yang melihat kejadian itu.
Angle. Sudut pengambilan gambar juga harus diperhatikan dalam melakukan fotografi jurnalistik.
Komposisi. Komposisi berperan untuk merapikan gambar yang sudah diambil.
Pencahayaan. Pada saat melakukan fotografi pencahayaan adalah hal yang paling penting yang harus diperhatikan sebelum memotret.
Itulah beberapa tips dan trik pada saat pengambilan foto jurnalistik.
Nah sekarang kalian sudah lebih paham seputar fotografi jurnalistik mulai dari pengertian, jenis, dan tipsnya. Semoga bermanfaat!
Apa Itu Fotografi produk – Pada saat ini orang-orang mempromosikan produknya menggunakan foto produk. Dengan adanya foto produk orang-orang bisa melihat bagaimana produk yang dijual.
Walaupun tidak melihat secara langsung orang bisa membayangkan bagaimana bentuk dari produk yang ditawarkan oleh penjual. Oleh karena itu perlu dilakukan fotografi produk.
Fotografi produk adalah suatu pengambilan gambar yang dilakukan agar dapat menjelaskan fungsi dari produk tersebut.
Manfaat fotografi produk yaitu memberikan gambaran secara jelas tentang produk yang akan dijual.
Mungkin para penjual tidak semua bisa mengambil foto produk dengan baik dan benar. Oleh karena itu, saat ini banyak layanan jasa foto produk.
Mereka para penjual yang membutuhkan jasa produk pasti akan mencari dan menghubungi perusahaan atau pribadi yang membuka jasa foto produk.
Seseorang yang membuka jasa foto produk biasanya akan mengambil gambar produk di studio dengan peralatan-peralatan yang seharusnya dipakai sehingga hal tersebut dapat meningkatkan daya tarik tersendiri dari hasil foto produk yang dilakukan.
Bisa jadi banyak orang berpikir mereka bisa mengambil foto menggunakan kamera handphone milik mereka masing-masing. Akan tetapi, belum tentu semua orang tahu bagaimana teknik melakukan fotografi dengan benar.
Biasanya teknik fotografi yang benar-benar diketahui oleh para fotografer-fotografer yang sudah mempelajari secara detail mengenai fotografi tersebut.
Itulah sebabnya para penjual produk cenderung akan lebih memilih menggunakan jasa fotografi agar mendapatkan hasil foto yang berkualitas.
Apa yang Dimaksud dengan Fotografi Produk?
Mungkin orang-orang sering mendengar kata fotografi produk makanan tapi belum tentu orang-orang tahu arti dari fotografi produk. Lalu, apa itu fotografi produk?
Secara umum fotografi produk adalah suatu cara yang dilakukan untuk mengambil gambar dari suatu produk. Hal itu dilakukan dengan tujuan untuk memperkenalkan bentuk maupun fungsi dari suatu produk.
Foto produk juga dapat menambah nilai plus bagi produk yang dijual.
Selain itu ada pula pengertian lain dari fotografi, yaitu proses menulis atau melukis yang dilakukan dengan menggunakan cahaya.
Pada saat melakukan fotografi produk, hal yang paling penting yaitu pencahayaan. Sebab, jika pencahayaan bagus maka hasil foto yang didapatkan juga bagus. Bagus disini berarti tidak terlalu terang maupun tidak terlalu gelap.
Fotografi produk juga dapat diartikan sebagai sebuah media komunikasi yang kuat untuk menawarkan berbagai produk kepada para calon pembeli di luar sana.
Calon pembeli akan melihat foto produknya terlebih dahulu sebelum mereka membelinya. Pada saat melakukan fotografi produk juga perlu diperhatikan untuk kemiripan produknya.
Sebab, biasanya pada saat melakukan foto produk pada akhirnya akan diedit untuk memperbagus hasil foto tersebut.
Akan tetapi lebih baik jika diedit seperlunya saja dan tidak berlebihan agar keaslian produk dapat terlihat pada foto tersebut.
Bagaimana Teknik Fotografi Produk?
Semua orang bisa melakukan fotografi produk karena mereka memiliki kamera handphone yang dapat digunakan untuk melakukan fotografi produk.
Akan tetapi, belum tentu semua orang tahu bagaimana teknik fotografi produk yang benar.
Biasanya teknik-teknik tersebut diketahui oleh fotografer profesional yang sudah mempelajari secara detail bagaimana teknik-teknik yang benar dalam melakukan fotografi produk.
Nah jadi biasanya orang-orang akan lebih mempercayai fotografer dalam melakukan fotografi produk. Orang-orang akan lebih sering menyewa jasa fotografer dalam melakukan fotografi produk agar foto yang dihasilkan dapat maksimal dan menarik untuk diedarkan kepada calon pembeli.
Untuk menjadi fotografer juga tidak hanya memerlukan alat-alat yang berkualitas dan dapat menguasai teknik-teknik fotografi.
Dengan mengetahui teknik-teknik fotografi dapat menambah daya tarik foto produk bagi para calon pembeli. Jadi hasil foto lebih bervariasi dan tidak monoton. Berikut merupakan teknik-teknik dalam fotografi:
Teknik zooming, teknik yang dilakukan untuk memperjelas fokus objek utama.
Teknik Panning, teknik yang dilakukan untuk membekukan gerakan yang dihasilkan dari benda bergerak.
Teknik Freezing, teknik ini biasanya dilakukan pada saat memotret air ada benda bergerak, jadi seolah-olah menghentikan objek yang sedang bergerak.
Teknik siluet, yaitu teknik foto di mana objek utama terlihat gelap sedangkan background terlihat terang.
Teknik marco, teknik foto yang diambil dari jarak yang sangat dekat agar mendapatkan detail sebuah objek berukuran kecil.
Apa yang Harus Diperhatikan?
Dalam melakukan foto produk hal yang paling penting yang perlu diperhatikan yaitu pencahayaan. Baik pencahayaan matahari langsung ataupun dari lampu.
Hal itu sangat berpengaruh terhadap hasil foto sehingga penataan cahaya harus dilakukan secara benar.
Lebih disarankan cahaya yang dibutuhkan yaitu cahaya yang tidak terlalu terang agar tidak mengganggu fokus objek utama.
Lebih disarankan pula saat melakukan fotografi produk menggunakan cahaya matahari karena cahayanya lembut dan lebih tersebar.
Jika pun menggunakan lampu alangkah baiknya menggunakan dua sumber cahaya pada dua sisi kamera agar gambar yang dihasilkan sesuai dengan yang diharapkan.
Demikian penjelasan mengenai fotografi produk. Harapannya bisa menambah pengetahuan baru!
Jasa Foto Produk Katalog –Pada saat ini foto produk sangatlah penting bagi perusahaan atau pribadi untuk melakukan promosi.
Dengan adanya foto produk penjual bisa menawarkan produknya melalui foto yang diperlihatkan kepada calon pembeli.
Seperti yang mungkin sudah diketahui foto produk merupakan gambar atau tampilan visual yang diambil untuk mewakili wujud sebuah produk.
Foto produk dapat membantu menjelaskan bentuk dan fungsi dari suatu produk kepada orang-orang yang melihatnya. Dengan begitu, orang yang akan membeli produk tersebut dapat mengetahui seperti apa produk yang akan didapatkannya.
Bukan hanya perusahaan-perusahaan besar saja yang menggunakan foto produk, usaha mikro kecil menengah atau UMKM juga membutuhkan foto produk untuk melakukan promosi.
Jadi intinya, foto produk sangat dibutuhkan bagi penjual dalam mempromosikan produknya kepada calon pembeli.
Jika foto produk merupakan gambaran mengenai wujud asli produk, maka perlu dilakukan foto produk yang baik dengan dimaksimalkan warna semirip mungkin dengan aslinya.
Hal itu dilakukan supaya tidak mendapat komplain dari pembeli akibat perbedaan warna asli dengan warna yang ada di gambar atau bahkan isi yang asli maupun yang di gambar.
Berikan kesan yang baik agar pembeli tidak kecewa atau kapok membeli produk yang ditawarkan oleh penjual.
Maka dari itu dalam melakukan foto produk sebaiknya menggunakan jasa foto produk agar hasil foto produk terjamin kualitasnya.
Nah untuk selanjutnya di sini akan diulas mengenai foto produk katalog. Buat yang belum tahu apa sih foto produk katalog bisa simak penjelasannya di bawah ini.
Apa yang Dimaksud dengan Foto Katalog?
Foto Katalog Produk (freepik.com)
Mungkin bagi para perusahaan atau bisnis foto produk katalog tidaklah asing. Sebab, setiap pebisnis atau pengusaha pasti akan memiliki katalog produk untuk mempromosikan produknya.
Bukan hanya perusahaan atau bisnis saja, tetapi usaha mikro kecil menengah atau UMKM juga sering melakukan foto produk katalog.
Nah dengan kata lain foto produk katalog berfungsi untuk mempromosikan suatu produk kepada para calon pembeli.
Dari ilustrasi di atas dapat diambil kesimpulan foto katalog produk adalah sebuah media yang diambil dengan tujuan untuk mempromosikan suatu produk atau barang kepada calon pembeli yang dilakukan oleh bisnis atau perusahaan.
Dengan adanya foto katalog produk, calon pembeli dapat mengetahui bagaimana produk yang akan didapatkan jika mereka membeli produk tersebut.
Foto produk katalog juga berfungsi untuk menarik perhatian calon pembeli. Jadi pada saat pengambilan foto juga harus dimaksimalkan agar foto yang didapat terlihat menarik.
Semakin unik foto yang ditambahkan maka semakin banyak para calon pembeli yang tertarik untuk membeli produk tersebut.
Pentingnya Foto Produk Katalog bagi Bisnis
Seperti yang sudah dijelaskan bahwa foto produk dapat membantu penjual dalam mempromosikan produknya.
Dengan adanya foto produk dapat mempermudah penjual dalam memposting di sosial media marketing milik mereka.
Nah para konsumen atau pembeli bisa melihat-lihat produk apa saja yang ditawarkan oleh suatu bisnis atau perusahaan melalui media sosial milik bisnis atau perusahaan tersebut.
Adanya foto produk juga bisa menjadi brand yang akan membantu penjual untuk menciptakan hubungan baik antara penjual dan pembeli.
Hal itu karena faktor produk dapat mempermudah pembeli dalam mengenali atau mengetahui produk apa saja yang ditawarkan oleh perusahaan.
Walaupun barang yang sederhana akan terlihat bagus dan dapat memiliki nilai jual yang tinggi. Akan tetapi hal itu harus diimbangi dengan produk yang aslinya karena keaslian dari foto produk dan produk aslinya juga sangat penting dalam proses jual beli.
Dengan begitu para konsumen atau pembeli tidak kapok untuk membeli produk dari para penjual.
Selain itu foto produk juga menjadi salah satu hal yang dapat meningkatkan kepercayaan pembeli. Pentingnya suatu produk juga memberikan kesan yang mudah diingat oleh pembeli mengenai produk yang ditawarkan.
Tips Membuat Foto Produk Katalog yang Menarik
Pembuatan foto produk katalog merupakan salah satu cara bagi penjual dalam memperkenalkan atau mempromosikan produk yang dijualnya.
Dengan adanya foto produk katalog penjual dapat menarik perhatian pembeli jika foto produk katalog terlihat menarik di mata mereka para pembeli.
Foto produk akan selalu dilihat oleh pembeli sehingga pada saat membuat foto-foto katalog diharapkan dibuat dengan semenarik mungkin.
Nah untuk mendapatkan hasil foto produk yang menarik perlu diperlukan tips bagaimana cara membuat foto katalog produk yang baik. Simak penjelasannya di bawah ya..
Tampilkan sisi menarik dan kelebihan dari produk yang ditawarkan.
Pilih lighting yang tepat dan ambil gambar dengan angle yang tepat pula agar dapat mendukung visual produk.
Kreasikan latar atau background foto sesuai dengan foto produk.
Lengkapi produk dengan properti tambahan agar semakin terlihat menarik.
Pilih dan periksa kembali foto-foto produk yang sudah diambil tadi di dalam katalog produk.
Dengan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa foto produk katalog merupakan sebuah media promosi yang dilakukan oleh penjual agar menarik perhatian para pembeli.
Jika saat ini kalian belum mampu menghasilkan foto produk berkualitas, jangan ragu memilih jasa foto produk katalog. Pihak jada profesional siap membantu kalian menghasilkan foto produk yang menarik.
Tugas Videografer – Banyak anak muda saat ini gemar mengambil video dengan menggunakan handphone mereka masing-masing lalu mempostingnya ke media sosial.
Videografer diminati banyak orang selaras dengan banyak perusahaan-perusahaan juga membutuhkan jasa videografer.
Siapa saja yang bisa menjadi videografer. Mereka bisa mengambil video menggunakan handphone atau kamera yang mereka miliki.
Belakangan ini memang videografer semakin banyak digemari umumnya oleh para remaja yang sedang hobi membuat video untuk diunggah ke media sosialnya. Apalagi video saat ini sangatlah menarik.
Hal itu juga tidak lepas dari tugas seorang videografer yang mengambil videonya dengan teknik khusus sesuai keahliannya.
Mungkin semua orang bisa mengambil video Akan tetapi jika menjadi seorang videografer keterampilan khusus untuk mengambil video sehingga hasil yang diperoleh berkualitas.
Pada saat ini video sudah semakin banyak dicari oleh orang-orang sebagai sarana, informasi, edukasi dan hiburan lainnya. Karena itu, profesi videografer sangat dicari oleh para perusahaan perusahaan yang membutuhkan.
Dengan adanya videografer, video yang dibuat akan dapat menarik perhatian orang-orang di luar sana.
Nah selanjutnya akan dibahas secara detail mengenai apa sih videografer, tugas videografer apa saja, dan yang lain-lain akan dibahasa pada penjelasan di bawah ini. Yuk simak dan pahami penjelasannya.
Apa Itu Videografer?
Mungkin orang-orang tidak asing dengan kata videografer. Biasanya orang-orang mengartikan bahwa videografer adalah orang yang merekam video.
Secara umum videografer adalah orang yang bertugas untuk mengambil atau merekam video dengan skill yang mereka miliki.
Nah videografer juga dibagi menjadi dua jenis yaitu videografer yang bekerja di suatu perusahaan sendiri dan videografer yang bekerja di suatu perusahaan luar atau semacam agensi.
Videografer lebih menonjolkan mengambil gambar bergerak yang direkam secara spontan.
Selain merekam, videografer juga bertugas untuk mengarahkan, menyunting video serta mengatur bagaimana konsep video yang akan dibuat.
Videografer harus benar-benar memahami skill-skill yang dipelajarinya. Sebab, skill tersebut akan berpengaruh kepada hasil akhir saat pembuatan video. Apalagi di zaman sekarang ini berkembangnya dunia digital ini semakin mendukung orang-orang yang berniat untuk menjadi videografer.
Pada saat ini banyak orang-orang yang lebih suka melihat video karena mereka bisa melihat walaupun secara tidak langsung apa yang dijelaskan di dalam video tersebut.
Menjadi seorang videografer perlu membutuhkan alat-alat yang harganya cukup mahal.
Akan tetapi, biasanya jika videografer tersebut sudah profesional tidak perlu menggunakan peralatan-peralatan yang mahal. Sebab, bisa menggunakan alat seadanya asalkan dapat mengeditnya dengan baik.
Jadi intinya semua bergantung kepada videografer yang memang benar-benar telah mendalami skillnya.
Pada intinya, menjadi videografer membutuhkan proses dan jam terbang yang banyak untuk menjadi videografer profesional.
Apa Tugas Videografer?
Tugas Videografer (freepik.com)
Dari pengertiannya saja videografer adalah seseorang yang merekam atau mengambil video. Atau secara garis besar videografer adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk merekam video atau memproduksi suatu video.
Jadi secara gampangnya tugas videografer yaitu mengambil atau merekam video sesuai dengan apa yang dibutuhkan.
Nah secara umum tugas videografer dibagi menjadi beberapa yaitu pra produksi, produksi, dan pasca produksi. Ketika tugas tersebut harus dilakukan secara berurutan agar hasil video yang diperoleh sesuai dengan harapan dan tidak terjadi kesalahan.
Nah buat yang masih bingung soal tugas-tugas dari videografer di sini akan dijelaskan penjabaran dari tugas-tugas tersebut.
Secara berurutan dari pra produksi lalu produksi dan yang terakhir pasca produksi. Nah selanjutnya simak penjelasan di bawah ini:
1. Pra Produksi
Tugas awal seorang videografer yaitu pada saat pra produksi, di mana videografer membantu sutradara dalam membuat skenario dan storyboard tentang video apa yang akan dibuat nantinya.
Setelah membuat skenario dan storyboard videografer juga bertugas untuk mengecek alat-alat yang akan digunakan dari kamera, lensa, tempat dan pencahayaan yang bagus saat pengambilan video.
2. Produksi
Nah pada proses ini videographer sudah menjalankan tugasnya yaitu merekam video. Selain merekam video, videografer juga bertugas untuk memastikan suara yang masuk ke dalam video terdengar jernih dan tanpa ada kebisingan dari suara-suara lain.
3. Pasca Produksi
Pada proses ini mungkin menjadi proses yang sedikit sulit bagi videografer. Sebab, pada proses ini videografer harus mengumpulkan semua video yang diambil lalu mencatat keperluan untuk pengeditan video-video tersebut.
Pada saat melakukan editing video videografer harus mengedit video secara keseluruhan dan menyesuaikannya dengan skenario yang telah dibuat.
Nah itulah urutan dari tugas videografer. Sedikit repot tetapi dengan adanya tugas-tugas tersebut hasil video yang dibuat oleh videografer lebih menarik untuk ditonton.
Langkah-Langkah Menjadi Videografer
Menjadi videografer tidak gampang harus memiliki bakat atau skill tertentu. Akan tetapi orang-orang yang tidak memiliki bakat juga bisa belajar untuk menjadi videografer.
Bagi pemula menjadi videografer kunci utamanya adalah kreatif dalam membuat video. Dengan kekreatifan tersebut maka ide atau konsep video yang akan dibuat dapat menarik perhatian banyak orang.
Nah buat kalian yang ingin menjadi videografer simak yuk tips atau langkah-langkah menjadi videografer bagi para pemula. Simak penjelasannya ya..
Pahami teknik-teknik dasar videografi
Gunakan kamera yang tepat
Lakukan praktek membuat video
Perbanyak pengalaman kerja di bidang videografi
Perbanyak komunikasi dengan orang-orang yang lebih tahu tentang videografer
Dari penjelasan tersebut siapa saja bisa menjadi videografer dengan terus berlatih dan berusaha.
Sekarang sudah lebih paham mengenai tugas videografer. Apa kalian cukup tertarik menjadi videografer?
Teknik Pengambilan Video Cinematic – Perkembangan teknologi sekarang semakin pesat sama halnya seperti handphone. Kini handphone bisa digunakan untuk apa saja dan digunakan oleh siapa saja.
Pada handphone terdapat kamera yang dapat mengambil gambar maupun video sesuai dengan keinginan pemakainya. Handphone pada zaman sekarang beragam tergantung merk dan kualitas.
Perbedaan handphone juga sama saja dengan perbedaan kamera. Kamera pada handphone biasanya terdapat beberapa fitur-fitur yang dapat digunakan pada saat pengambilan gambar ataupun video.
Nah pada zaman sekarang banyak anak muda yang memiliki hobi memotret atau mengambil video di manapun mereka berada.
Seperti ketika mereka sedang menjelajah ke alam mereka akan mengambil video apapun yang mereka temui di setiap tempat. Lalu setelah semua video terkumpul mereka akan menggabungkannya menjadi satu.
Biasanya video gabungan-gabungan itu disebut dengan video cinematic yang paling mudah dibuat oleh siapa saja. Video cinematic tersebut biasanya dibuat seperti video untuk film-film, tapi dengan durasi yang pendek.
Biasanya video-video cinematic terlihat lebih estetik dibandingkan dengan video-video yang lainnya. Orang-orang lebih memilih untuk membuat video cinematic untuk diposting pada media sosial mereka. Sebab, aspek estetikanya video cinematic sangat digemari.
Selain itu, video cinematic merupakan video yang mudah dibuat oleh siapa saja dan di mana saja.
Apa Itu Video Cinematik?
Video cinematic adalah video yang menjurus nilai estetika yang ada di dalam video tersebut. Video cinematic sebenarnya sama seperti video film tapi durasinya tidak sepanjang film.
Dilihat dari namanya saja cinematic yang berarti film. Video cinematic merupakan suatu cara bagaimana membuat video selayaknya membuat film dengan memperhatikan audio visual dan jalan cerita atau alurnya.
Nah dari pengertian film sendiri merupakan video yang dibuat dengan tujuan menyampaikan sebuah jalan cerita yang sudah dikonsep terlebih dahulu.
Dari sinilah dapat mengambil kesimpulan bahwa video cinematic adalah sebuah teknik videografi yang dibuat agar menghasilkan video selayaknya sebuah film dengan memaksimalkan visual audio serta alur ceritanya.
Sebenarnya video cinematic sudah ada dari dulu tetapi populer saat-saat, itupun akibat dari perkembangan teknologi kamera dan media sosial yang digunakan saat ini. Alhasil, banyak orang yang dapat membuat video dengan mudah.
Jika dahulu membuat video memerlukan alat-alat yang mahal dan banyak sekarang hanya cukup menggunakan kamera handphone untuk mengambil video.
Sekarang tidak memerlukan alat-alat tersebut hanya bermodalkan kamera handphone saja bisa membuat video yang tak kalah menarik dari biasanya.
Teknik Pengambilan Video Cinematik
Teknik dalam pengambilan video (pexel.com)
Membuat video cinematic memerlukan teknik tersendiri dalam pengambilannya.
Sebenarnya membuat video cinematic itu tidak sesulit yang dibayangkan karena tidak membutuhkan properti Properti yang banyak dan mudah dilakukan di mana saja, oleh siapa saja, dan kapan saja.
Sama halnya ketika melakukan pengambilan foto, pengambilan video juga perlu diperhatikan dalam lighting yang bagus.
Nah untuk mendapatkan hasil video yang bagus, diperlukan teknik pengambilan video cinematic. Karena itu, ada baiknya mempelajari bagaimana teknik dasar dalam merekam video. Berikut penjelasan tentang bagaimana caranya mengambil video cinematic dengan menggunakan kamera handphone:
Panning atau pan, yaitu teknik menggerakkan kamera secara horizontal dari kiri ke kanan atau dari kanan ke kiri.
Tilt, teknik ini sama saja dengan panning tapi bedanya jika tilt menggerakan kamera secara vertikal yaitu dari atas ke bawah atau bawah ke atas
Dolly, teknik ini dilakukan dengan menggerakkan kamera mendekati objek atau menjauhi objek.
Zoom, teknik ini digunakan untuk memperjelas objek yaitu dengan memperbesar titik fokus pada gambar frame.
Truck, teknik perpaduan antara Pan dan Dolly yaitu dengan menggerakkan kamera ke kanan dan ke kiri lalu mendekati atau menjauhi objek.
Pedestal, teknik ini sama dengan true bedanya gerakannya ke atas dan ke bawah.
Rack focus, teknik ini jarang digunakan oleh para videografer pemula karena cukup sulit untuk dilakukan. Penggunaan teknik ini yaitu dengan memfokuskan lensa pada suatu objek lalu membuat buram objek di sekitarnya.
Itulah beberapa teknik dalam pengambilan video cinematic. Biasanya, dari teknik-teknik diatas memiliki kendala yang hampir sama yaitu ketidakstabilan saat pengambilan video. Penyebabnya bisa saja tangan tremor atau kamera tidak stabil.
Berapa Durasi Video Cinematic?
Seperti yang sudah dibahas sebelumnya jika video cinematic adalah video yang mudah dibuat oleh siapa saja di mana saja dan kapan saja.
Kalian tentu sering melihat video-video sinematik durasinya tidak terlalu panjang karena di dalam video tersebut hanya ada semacam gambar gambar atau kumpulan video.
Dengan durasi yang tidak panjang tersebut memudahkan untuk dibagikan kepada banyak orang di media sosial.
Sebenarnya durasi video cinematic bergantung pada orang yang membuat video tersebut. Jika orang itu membuat videonya panjang maka video yang dibuat pun berdurasi panjang tapi beiesiko orang yang menonton video akan merasa bosan.
Akan tetapi jika durasi video cinematic pendek maka orang akan tertarik bahkan orang dapat mengulang kembali video yang sudah ditonton sebelumnya.
Rata-rata video sinematik durasinya tidak terlalu panjang, rentang durasi videonya juga bervariasi. Bisa dari nol sampai 4 menit atau bahkan 4 sampai 7 menit.
Dengan durasi yang tidak panjang ini orang-orang tidak merasa bosan terlebih dahulu sebelum menonton video cinematic tersebut.
Recent Comments