Materi Sertifikasi Pembuat Konten adalah kumpulan unit kompetensi yang dijadikan sebagai materi pelatihan dan sertifikasi Pembuat Konten. Nah di artikel ini kita akan membahas lebih dalam mengenai materi materi tersebut.
Apa itu Pelatihan Pembuat Konten? – Materi Sertifikasi Pembuat Konten
Pelatihan pembuat konten ini adalah program berupa pelatihan yang ditujukan sebagai jalur bagi peserta pelatihan untuk mengembangkan kemampuan dan pengetahuan dalam membuat konten yang menarik untuk berbagai platform.
Di pelatihan pembuat konten ini, pesertanya akan diberikan berbagai materi yang mencakup proses pra-produksi, proses produksi, hingga pasca-produksi.
Pelatihan untuk Pembuat Konten ini memberikan materi supaya pesertanya memiliki kemampuan dan pengetahuan dalam membuat konten yang menarik. Konten tersebut bisa memiliki berbagai tujuan namun biasanya digunakan untuk marketing atau branding.
Sertifikasi Gunanya Untuk Apa? – Materi Sertifikasi Pembuat Konten
Nah sekarang kita akan membahas mengenai sertifikasinya, karena di atas sudah disebutkan sekilas mengenai sertifikasi.
Ada banyak sekali manfaat serta kegunaan dari sertifikasi, jadi tidak heran kalau sertifikasi masih terus diminati oleh banyak orang hingga sekarang. Manfaat – manfaat tersebut antara lain:
Sertifikasi bisa menambah skill karena ada sesi untuk pelatihan sebelum uji kompetensi dilaksanakan. Nah pada masa pelatihan ini tentunya peserta sertifikasi akan mempelajari banyak hal yang jika diikuti dengan baik akan menambah kemampuan serta pengetahuan mereka.
Menambah Relasi
Pada saat pelatihan pastinya peserta pelatihan akan dibimbing oleh mentor yang berpengalaman, tidak jarang juga pelatihan dilaksanakan bersama dengan peserta lain yang juga sedang mengikuti pelatihan.
Di sini lah peserta pelatihan akan menambah relasi hingga memperluas jaringan. Apalagi relasi dengan mentor yang menguasai bidang tertentu tentunya adalah relasi yang berkualitas. Dan juga bisa menjadi sumber informasi berharga seperti informasi lowongan pekerjaan.
Menambah Kepercayaan Diri
Dengan mengikuti sertifikasi, pesertanya diharapkan bisa menambah kepercayaan diri untuk kemampuan yang mereka miliki. Ini bisa terjadi karena dengan adanya sertifikat maka seseorang itu bisa yakin kalau kemampuannya sudah diuji. Serta kemampuannya memenuhi standar kompetensi yang ditentukan di dunia kerja.
Pembeda dengan Pendaftar Lain
Manfaat yang satu ini lebih terasa pada mereka yang ingin mendaftar kerja. Nah karena tidak semua orang memiliki sertifikat, jadi sertifikat ini otomatis menjadi pembeda dan menambah value diri dibanding pendaftar lain yang tidak memiliki sertifikat.
Rekruter pun tentunya lebih suka dengan mereka yang memiliki sertifikat karena kompetensi mereka sudah teruji dan terbukti. Selain itu, skill yang didapat dari pelatihan juga bisa menjadi investasi diri dan tidak akan berkurang nilainya untuk jangka panjang.
Selanjutnya kita akan membahas mengenai Unit Kompetensi yang diujikan di Sertifikasi Pembuat Konten, yaitu
Penyusunan Creative Brief
Unit Kompetensi ini bertujuan untuk membimbing para pembuat konten dalam hal membuat briefing atau instruksi yang bersifat kreatif sebagai pondasi dari tema konten yang akan dibuat.
Nama dari Unit Kompetensi ini sendiri adalah “Creative” karena video yang menarik cenderung kreatif. Creative Brief ini contohnya adalah tema yang akan dibuat untuk konten, atau bisa juga modifikasi dari tren.
Penyusunan Technical Brief
Selain Creative Brief, ada juga yang namanya Technical Brief. Technical Brief ini lebih ke instruksi teknis yang akan digunakan pada pembuatan konten.
Seperti instruksi untuk alat alat konten dan sebagainya.
Pelaksanaan Prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Tempat Kerja
Dalam pembuatan konten, keselamatan semua partisipannya juga sangat penting. Nah maka dari itu penting bagi pembuat konten untuk bisa menerapkan K3 di lingkungan kerja.
K3 punya tujuan yang luas. Selain untuk menjamin keamanan dan kelancaran kerja bagi pekerja, K3 juga berfungsi supaya lingkungan kerja tetap lestari (jika di alam terbuka) dan peralatan kerja tetap digunakan semestinya hingga tidak terjadi kerusakan.
Persiapan Materi Sesuai Format yang Diinginkan
Seorang Pembuat Konten pun akan diuji untuk bisa mempersiapkan materi yang sesuai dengan tema konten. Materi ini bisa seperti contoh dialog yang digunakan di video, atau kata kata Call to Action di akhir video, dan lainnya.
Mengedit Video dan Audio Sesuai Naskah
Setelah mengambil footage atau rekaman untuk konten, tahap selanjutnya adalah menyunting atau mengedit video serta audio. Proses Editing ini tujuannya supaya konten menjadi lebih menarik dan menutupi kekurangan yang bisa berpotensi mengurangi kualitas konten.
Contohnya seperti menghilangkan suara yang tidak diperlukan dan menambah kan musik, atau menstabilkan video yang tidak stabil.
Menambahkan Elemen Gambar atau Audio dari Sumber Lain
Tidak jarang saat mengedit video pembuat konten harus mencari gambar atau audio tambahan dari berbagai sumber untuk memperbagus konten.
Misalnya menambahkan ilustrasi gorden untuk iklan gorden, nah biasanya video atau gambar seperti ini disebut dengan “Mentahan”.
Export Hasil Editing Menjadi Video Dengan Format Tertentu
Setelah video diedit, selanjutnya tinggal diexport. Formatnya pun ada berbagai macam mulai dari 30 FPS atau 60 FPS, Reolusi video, hingga format MP4 dan MOV.
Menggunakan Perangkat Komputer
Saat pengeditan, ada kalanya pembuat konten harus menggunakan perangkat komputer. Alasannya bisa karena export di komputer yang lebih cepat atau lainnya.
Tapi saat ini HP juga sudah cukup untuk membuat konten.
Melakukan Riset Kreatif Multimedia – Materi Sertifikasi Pembuat Konten
Nah pembuat konten juga harus aktif untuk melakukan riset tren yang sedang berlangsung, karena engagement dari konten yang sedang viral cenderung lebih tinggi.
Sampai juga di akhir artikel, nah jika kamu membutuhkan solusi terpercaya untuk berbagai keperluan sertifikasi, kamu bisa langsung berkonsultasi ke PT Kombas Digital Internasional yang sudah memiliki izin resmi dari BNSP.
Sertifikasi Full Stack Developer tidak dapat dipungkiri lagi menjadi salah satu sertifikasi yang banyak diminati karena banyaknya permintaan di dunia kerja untuk full stack developer.
Apa itu Full Stack Developer?
Untukpermulaan kali ini kita akan mencari tau apa itu Full Stack Developer. Full Stack Developer adalah orang yang bertanggung jawab dalam sektor front-end sekaligus sektor back-end dari sebuah aplikasi atau web.
Seorang Full Stack developer mengurus mulai dari awal hingga akhir bagian dari sebuah program untuk aplikasi atau web.
Perlu diketahui kalau pada saat membuat aplikasi atau web ada bagian Frontend dan bagian Backend
Apa itu Frontend?
Bagian Frontend ini adalah bagian yang dilihat dan diinteraksi langsung oleh pengguna aplikasi atau pengunjung website. Bagian ini bisa diakses oleh seluruh pengunjung untuk memenuhi berbagai tujuan mereka dari aplikasi atau web itu.
Untuk bagian ini terdiri dari tampilan langsung yang disusun oleh berbagai komponen seperti HTML, CSS, Javascript serta berbagai framework nya (Seperti React atau Vue.js). Susunan dari berbagai komponen ini lah yang membuat aplikasi atau web semakin menarik.
Apa itu Backend?
Kemudian ada juga bagian Backend. Sesuai namanya, bagian Backend ini lebih seperti latar belakang dari aplikasi atau website dimana di sini terjadi berbagai proses komputasi yang merupakan efek lanjutan dari interaksi yang dilakukan oleh pemakai aplikasi atau website.
Di bagian ini berisi berbagai proses komputasi, logika, database, server, dan proses data. Bagian ini menggunakan berbagai komponen penyusun seperti Python, PHP, Node.js, sekaligus ditambah dengan database seperti MySQL, MongoDB, dan lainnya.
Dalam pembuatan aplikasi atau website, terkadang bagian Frontend dan Backend dibagi menjadi bagian yang dikerjakan terpisah oleh 2 tim yang berbeda. Namun ada juga saat dimana hanya ada satu orang atau satu tim yang mengerjakan kedua bagian ini sekaligus.
Itu lah yang disebut dengan Full Stack Developer, yaitu orang atau tim yang mengerjakan bagian Frontend dan Backend sekaligus.
Apa Saja Tugas Full Stack Developer?
Tugas Full Stack Developer yaitu membuat dan mengembangkan bagian Frontend dan Backend.
Mereka harus membuat bagian Frontend yang menarik sekaligus dapat berfungsi dengan baik dan memenuhi standar User Experience atau UX dengan merancang User Interface yang baik.
Selain itu mereka juga harus mengembangkan bagian Backend yaitu dengan menyusun server, database, serta berbagai komputasi di backend.
Full Stack Developer Lulusan Apa?
Saat ini kita akan membahas lulusan atau program studi apa yang cocok sebagai Full Stack Developer.
Untuk jalur pendidikan formal, lulusan dari prodi Teknik Informatika sangat cocok karena ada materi pemrograman yang dimana sesuai dengan Full Stack Developer yang sehari harinya bekerja dengan pemrograman.
Ada juga jurusan lain seperti Ilmu Komputer, di prodi ini banyak mempelajari berbagai materi seperti bahasa dan algoritma komputer, berbagai teori komputasi, serta kecerdasan buatan atau AI.
Lulusan Rekayasa Perangkat Lunak juga sangat cocok untuk menjadi Full Stack Developer, karena masih berkaitan dengan programming.
Berapa Gaji Full Stack Developer?
Sekarang kita akan membahas berapa kisaran gaji seorang Full Stack Developer di Indonesia. Tapi sebelum itu perlu diingat kalau ada banyak faktor yang mempengaruhi gaji yang diperoleh seorang Full Stack Developer.
Contoh dari faktor tersebut ialah seperti lokasi, besarnya perusahaan atau project yang dikerjakan, serta kemampuan dan tanggung jawab yang diemban.
Nah untuk kisaran gaji seorang Full Stack Developer di Indonesia ada di angka Rp6.000.000 hingga Rp9.000.000 untuk yang masih baru memulai karir. Jangan khawatir karena seiring berkembangnya pengetahuan dan pengalaman maka gaji pun akan naik.
Salah satu cara untuk menambah kemampuan sekaligus memperbesar peluang mendapatkan gaji yang lebih adalah dengan mengikuti pelatihan serta sertifikasi.
Sertifikasi Full Stack Developer
Sesuai yang dibahas di atas, salah satu cara terbaik untuk menambah skill adalah dengan mengikuti sertifikasi.
Kenapa begitu? Karena dengan mengikuti sertifikasi biasanya ada tahap latihan sebelum uji kompetensi. Nah dari latihan ini kamu akan mendapatkan banyak materi yang akan dengan cepat dan efektif menambah skill.
Untuk mengikuti sertifikasi perlu mendaftar ke LSP atau Lembaga Sertifikasi Profesi, dan pastikan LSP yang kamu pilih adalah LSP yang memiliki izin resmi dari BNSP atau Badan Nasional Sertifikasi Profesi. Ini sebagai upaya untuk meyakinkan diri kalau materi, mentor dan penguji dari LSP tersebut berkualitas dan sudah diaudit oleh BNSP.
Nah jika kamu membutuhkan solusi cepat dan terpercaya untuk mengambil sertifikasi, kamu telah datang ke artikel yang tepat. Karena kamu bisa menghubungi PT Kombas Digital Internasional yang telah dipercaya dan memiliki izin resmi dari BNSP.
Kamu bisa langsung berkonsultasi mengenai berbagai sertifikasi dengan klik nomor di bawah ini:
Sertifikasi Digital Transformation Planner adalah sertifikasi yang penting dimiliki oleh mereka yang ingin menjadi agen perubahan menuju transformasi digital 4.0 di perusahaan maupun organisasi. Nah apa itu dan bagaimana cara mendapatkannya?
Apa itu Digital Transformation Planner?
Sebagai pembuka kita harus tau dulu apa itu Digital Transformation Planner. Digital Transformation Planner atau yang juga disebut Perencana Transformasi Digital ini adalah seseorang yang bertanggung jawab dalam perencanaan hingga pelaksanaan transformasi digital di perusahaan atau organisasi.
Kenapa seorang Digital Transformation Planner dibutuhkan? Itu karena saat ini kita sudah memasuki era Industri 4.0 atau yang juga disebut Industri Digital.
Nah maka dari itu, jika sebuah perusahaan ingin terus bertahan maka mereka pun harus beradaptasi dan mengikuti perubahan.
Masalahnya, perubahan ini tidak semudah membalikkan telapak tangan. Maka dari itu seorang Digital Transformation Planner dibutuhkan untuk membuat perencanaan dan mengawasi proses transformasi supaya berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuan.
Apa Tugas Seorang Digital Transformation Planner?
Sedikit tugasnya sudah kita bahas di atas, nah sekarang kita akan membahasnya lebih detail.
Tugas seorang Digital Transformation Planner adalah merencanakan, mengawasi, dan mengevaluasi proses transformasi digital pada sebuah perusahaan atau organisasi.
Mereka berperan penting dalam hal seperti membuat rancangan dan mengimplementasikan strategi transformasi digital yang efektif dan sesuai untuk kebutuhan perusahaan.
Jika dianalogikan, mereka seperti arsitek perancang arsitektur bisnis yang akan dibentuk dengan tujuan untuk beradaptasi terhadap permintaan perkembangan industri teknologi.
Apa Saja Materi Kompetensi Digital Transformation Planner?
Nah sekarang kita akan membahas mengenai materi materi yang ada di kompetensi untuk sertifikasi Digital Transformation Planner, yaitu:
Merumuskan Aspirasi Transformasi Industri 4.0
Materi pertama ini lebih seperti supaya seorang Digital Transformation Planner bisa menentukan arah yang jelas dalam mengimplementasikan teknologi industri 4.0 yang sesuai dengan kebutuhan bisnis perusahaan.
Lebih detailnya lagi, seperti memahami berbagai kebutuhan bisnis serta tantangan yang ada pada industri dengan melalui analisa kondisi berupa tantangan dan peluang yang ada di pasar. Kemudian juga mereka harus menentukan visi dan misi serta tujuan jangka panjang yang ingin dicapai.
Pada tahap ini juga biasanya roadmap dibuat untuk menentukan rute transformasi serta strategi yang akan diambil oleh perusahaan.
Merumuskan Peluang Penerapan Transformasi Industri 4.0
Bagian ini lebih berfokus pada berbagai peluang yang bisa didapatkan oleh perusahaan dalam usaha menerapkan transformasi digital. Karena peluang harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendapatkan hasil yang diinginkan, maka bagian ini pun tak kalah penting.
Merencanakan Transformasi Industri 4.0
Selanjutnya adalah materi untuk melakukan perencanaan untuk transformasi digital perusahaan. Di fase ini lah berbagai persiapan dan strategi yang akan diambil perusahaan dibuat dan ditentukan.
Menentukan Metode Pemodelan Arsitektur Bisnis dan Business Building Block yang Diperlukan
Bagian ini juga termasuk sebagai perencanaan awal untuk menentukan model lebih detail dari rencana yang akan digunakan perusahaan.
Menetapkan Matriks, Diagram, dan Jenis Kebutuhan yang Diperlukan pada Arsitektur Bisnis
Selanjutnya adalah menentukan berbagai keperluan yang dibutuhkan untuk strategi transformasi .
Menetapkan Baseline dan Target Arsitektur Bisnis, serta Kesenjangan antara Baseline dan Target Arsitektur Bisnis
Kemudian ada tahap untuk menentukan target dan menganalisa seberapa jauh kemungkinan kesenjangan dari pelaksanaan rencana.
Menyusun Roadmap Arsitektur Bisnis
Penyusunan roadmap sebagai gambaran kemana transformasi ini akan dibawa.
Mengevaluasi Artefak Arsitektur dalam Architecture Landscape yang Terkait dengan Arsitektur Bisnis
Bagian ini lebih berfokus pada evaluasi, artinya setelah melewati masa perencanaan.
Memfinalisasikan Arsitektur Bisnis
Bagian terakhir yaitu penyelesaian dari arsitektur bisnis yang sudah ditentukan.
Berapa Gaji Digital Transformation Planner?
Soal gaji seorang Digital Transformation Planner bisa berbeda beda tergantung dari berbagai faktor yang bisa mempengaruhi seperti dari lokasi, besarnya perusahaan, ataupun kemampun yang dimiliki dan tanggung jawab yang diemban.
Nah supaya kamu punya gambaran, dari beberapa sumber mengatakan gaji seorang Digital Transformation Planner ada di kisaran Rp5.000.000 hingga Rp10.000.000.
Perlu diingat juga gaji yang didapatkan bisa lebih dari angka tersebut. Salah satu cara yang sangat bagus untuk menaikkan gaji adalah dengan mengikuti sertifikasi.
Sertifikasi Digital Transformation Planner
Sertifikasi Digital Transformation Planner bisa kamu ikuti dengan mendaftarkan diri ke LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) yang terpercaya. Biasanya sertifikasi ini sudah disertai dengan pelatihan namun bisa juga hanya sertifikasi. Jadi sesuaikan dengan kebutuhanmu.
Penting juga untuk memastikan kalau LSP yang kamu piilih memiliki izin resmi dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) untuk memastikan kualitas materi uji kompetensi, mentor, dan penguji. Ini juga berfungsi agar LSP tersebut bisa dipercayai mengenai sertifikat yang diterbitkannya.
Untuk biaya sertifikasi ini berbeda beda juga tergantung dari kebijakan LSP. Nah untuk harganya ada yang mematok seharga Rp2.500.000, ada juga yang harganya di bawah dan di atas angka itu. Yang paling tepat adalah langsung berkonsultasi untuk menentukan paket dan harga yang akan diambil.
Nah langsung saja hubungi PT Kombas Digital Internasional untuk konsultasi mengenai sertifikasi, Kombas juga sudah mendapatkan izin resmi dari BNSP jadi tidak perlu diragukan lagi kredibilitasnya. Langsung saja klik nomor di bawah ini:
Sertifikasi Staf Pengelola Data merupakan salah satu sertifikasi yang masih aktif dicari karena banyak perusahaan yang masih membutuhkan seorang Staf Pengelola Data di perusahaan mereka. Nah apa itu dan bagaimana cara mendapatkannya?
Apa itu Staf Pengelola Data?
Sebagai permulaan kita harus tau dulu apa itu Staf Pengelola Data. Nah Staf Pengelola Data adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengelola data.
Lebih detail nya lagi, mereka ditugaskan untuk mengumpulkan berbagai data, kemudian memvalidasi berbagai data yang sudah dikumpulkan, hinggar tahap penyimpanan dan memastikan keamanan data tersebut.
Kehadiran mereka sangat penting karena mereka menjadi bagian yang memastikan data berharga tidak bocor dan dapat digunakan dengan baik dan semestinya oleh bagian lain, misalnya yang bertugas untuk menganalisa data.
Apa Saja yang Dipelajari Staf Pengelola Data di Pelatihan?
Sekarang kita akan membahas mengenai materi apa saja yang akan dipelajari di pelatihan
Materi Penggunaan Perangkat Komputer
Untuk melakukan berbagai kegiatan pengelolaan data, seorang staf pengelola data pastinya akan menggunakan komputer.
Nah maka dari itu ini adalah salah satu materi paling awal yang dipelajari karena hampir seluruh pekerjaan dilakukan dengan komputer. Baik dari pengumpulan hingga menyimpan data.
Melakukan Input Data
Selanjutnya adalah materi mengenai input data. Data bersifat sangat penting dan harus diinput dengan baik karena sebuah kesalahan pada saat input data bisa merubah hasil yang akan ditetapkan.
Sama dengan pekerjaan lainnya, menginput data juga ada tata cara dan prosedurnya.
Menggunakan Aplikasi Input Data
Selanjutnya ada materi yang tidak kalah penting, yaitu mengenai penggunaan aplikasi input data. Di materi ini diajarkan bagaimana cara menggunakan aplikasi aplikasi tersebut dengan baik.
Aplikasi aplikasi tersebut digunakan untuk input data dengan rapi, akurat, dan efisien. Nah untuk aplikasi input data ini contohnya adalah Microsoft Excel dan Google Sheets. Tak jarang juga harus memakai aplikasi yang bersifat khusus seperti SAP (System Application and Product in Data Processing) dan SPSS (Statistical Product and Service Solutions, perangkat lunak yang dipakai untuk analisis data, pengolahan data, dan lain lain).
Menggunakan Aplikasi Presentasi Tingkat Dasar
Salah satu tugas yang harus dilakukan seorang pengelola data adalah menampilkan data tersebut kepada orang yang membutuhkannya. Nah dalam menampilkan data tersebut harus lah bisa dipahami oleh khalayak ramai.
Nah di sini lah peran aplikasi atau perangkat lunak presentasi. Mereka akan menjadi media untuk menampilkan data data serta kesimpulan dari presentasi data.
Aplikasi yang populer digunakan untuk presentasi contohnya adalah Microsoft Powerpoint dan Canva.
Mengelola Keamanan Data Pengguna
Bagian ini adalah salah satu bagian paling penting, karena data pengguna bersifat rahasia dan harus dijaga dengan baik. Di materi ini Staf Pengelola Data akan belajar berbagai hal untuk menjaga data tetap aman.
Misalnya, mempelajari potensi sumber pencurian data, instalasi keamanan seperti firewall dan proteksi bawaan.
Apakah Menjadi Staf Pengelola Data Sulit?
Menjadi seorang Staf Pengelola Data tentu saja tidak semudah yang dibayangkan, tetapi bukan berarti mustahil. Pekerjaan ini selain berfokus pada ketelitian dan pemahaman data juga mengandalkan kepercayaan.
Karena data yang dikelola biasanya bernilai dan bersifat rahasia. Selama terus mengembangkan kemampuan dan pengetahuan, maka tidak akan ada hambatan yang sangat sulit untuk dihadapi.
Berapa Gaji Staf Pengelola Data?
Sekarang kita akan membahas mengenai gaji, tapi perlu diingat kalau gaji seorang Staf Pengelola Data bisa berbeda beda. Ada banyak faktor yang mempengaruhi gaji, mulai dari lokasi kerja, besar kecilnya perusahaan, serta kemampuan dan tanggung jawab yang diemban.
Nah sebagai gambaran, gaji seorang Staf Pengelola Data di Indonesia untuk mereka yang baru memulai karir ada di angka Rp3.000.000 hingga Rp4.500.000.
Sedangkan untuk yang sudah berpengalaman gajinya bisa mencapai Rp10.000.000 ke atas.
Untuk menaikkan gaji ada berbagai cara yang bisa dilakukan, mulai dari menambah portofolio, aktif di komunitas, mengikuti bootcamp atau pelatihan, serta mengikuti sertifikasi.
Sertifikasi Staf Pengelola Data
Selanjutnya kita akan membahas bagaimana cara mengikuti sertifikasinya. Nah mirip dengan sertifikas lainnya, untuk mengikuti sertifikasi ini kamu harus datang ke LSP (Lembaga Sertifikasi Pilihan) untuk mengikuti baik pelatihan dengan sertifikasi atau hanya sertifikasinya saja.
Pastikan untuk memilih LSP yang memiliki izin resmi dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi), tujuannya supaya kita tau kalau LSP pilihan kita memiliki materi, mentor, dan penguji yang berkualitas dan sudah diakui oleh BNSP.
Nah untuk biayanya bisa bervariasi tergantung dari kebijakan masing masing LSP, namun untuk kisaran harganya ada di sekitar Rp700.000. Perlu diingat harga nya bisa saja di atas angka tersebut.
Jika kamu membutuhkan tempat Sertifikasi Staf Pengelola Data atau Sertifikasi lainnya, kamu bisa langsung berkonsultasi di PT Kombas Digital Internasional.
PT Kombas Digital Internasional sudah diakui dan mendapatkan izin resmi dari BNSP jadi tidak perlu diragukan lagi. Langsung saja klik nomor di bawah ini untuk konsultasi:
Kursus Komputer merupakan salah satu jenis kursus yang nilainya semakin meningkat dan semakin berkembangnya era teknologi maka semakin penting juga kursusnya. Nah pada artikel ini kita akan membahas soal Kursus Komputer serta bagaimana cara mengikutinya?
Apa itu Kursus Komputer?
Sebagai permulaan kita harus tau dulu apa itu Kursus Komputer. Nah kursus sendiri berarti kegiatan belajar mengajar yang dilakukan dalam waktu singkat yang bertujuan untuk mempelajari kemampuan tertentu.
Jadi, kursus untuk komputer adalah kegiatan belajar-mengajar dalam kurun waktu singkat untuk mempelajari kemampuan mengoperasikan komputer.
Tujuan dari kursus untuk komputer ini adalah supaya peserta kursusnya punya skill atau kemampuan untuk mengoperasikan komputer dengan kompeten.
Level dari kompetennya juga bisa berbeda beda tergantung pada kesepakatan yang ditentukan.
Kursus Komputer Belajar Apa Saja?
Selanjutnya kita akan membahas apa saja yang akan dipelajari pada kursus ini, yaitu:
Pengenalan dan Penggunaan Sistem Operasi
Penting untuk mengenali dan tau bagaimana cara menggunakan Sistem Operasi. Nah Sistem Operasi ini merupakan salah satu inti komputer yang wajib dipahami jika ingin menggunakan komputer dengan baik.
Sistem Operasi bertindak seperti mesin utama dari komputer. Lebih detailnya Sistem Operasi akan bekerja untuk memproses data, menghubungkan sumber daya komputer dengan berbagai perangkat, menampilkan antarmuka dan mengatur file file, dan banyak lagi.
Sistem Operasi ada berbagai jenis seperti Windows, Chrome OS, Linux, dan macOS.
Keamanan Cyber
Selanjutnya adalah Keamanan Cyber. Pada bagian Keamanan Cyber ini peserta kursus biasanya akan mempelajari berbagai hal yang berkaitan dengan keamanan komputer.
Beberapa contoh dari mempelajari keamanan cyber ini adalah mempelajari dasar dasarnya seperti bagaimana cara membuat password yang kuat. Kemudian juga mempelajari mengenai software anti virus seperti Avast dan Microsoft Defender dan pentingnya untuk selalu menginstal ini di perangkat komputer.
Selain itu biasanya ada juga materi pengenalan terhadap berbagai metode phishing yang sering digunakan oleh para pelaku kriminal dan bagaimana cara mengantisipasinya.
Software Pengolah Kata
Kemudian, tidak lupa juga dengan aplikasi yang berfungsi sebagai pengolah kata. Aplikasi termasuk wajib dikuasai karena kegunaannya yang sangat luas dan sudah menjadi komponen penting di banyak instansi.
Contoh dari aplikasi pengolah kata ini adalah Microsoft Word, Google Doc, dan LibreOffice Writer.
Software Angka & Data
Aplikasi yang digunakan untuk mengintegrasikan dan mengkalkulasikan data juga tidak kalah pentingnya. Apalagi saat ini banyak tugas dan keperluas yang mengharuskan penggunaan aplikasi kalkulasi data dan angka.
Sehingga, materi ini pun tidak boleh terlewatkan dan sangat menguntungkan untuk dipelajari. Beberapa contoh dari aplikasi pengolah angka dan data adalah Microsoft Excel dan LibreOffice Calculator.
Dasar-Dasar Desain Grafis
Selanjutnya adalah materi mengenai desain grafis. Pada sesi ini biasanya akan diajari dasar dasar penggunaan software desain grafis.
Tidak hingga tingkatan profesional tapi sudah sangat cukup untuk menunjang kebutuhan yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari.
Beberapa contoh dari aplikasi desain grafis adalah Adobe Illustrator dan CorelDraw
Editor Foto dan Video
Sebenarnya materi ini tidak selalu diajarkan, karena untuk belajar mengedit video di komputer membutuhkan waktu yang lumayan lama. Jadi jika sempat diajarkan maka lebih seperti pengenalan.
Untuk edit foto biasanya mempelajari hal hal dasarnya saja, sesuai untuk kebutuhan sehari hari atau ilmu pegangan jika suatu saat diperlukan. Nah aplikasi editor foto yang populer contohnya adalah Adobe Photoshop.
Kemudian untuk editor video pun sama, lebih ke pengenalan hal hal dasar mengenai pengeditan video. Aplikasi yang populer untuk tugas ini contohnya adalah Adobe Premiere Pro, Sony Vegas, Filmora, dan lainnya.
Pemrograman
Materi ini juga tidak selalu diajarkan karena butuh waktu yang cukup lama hingga menguasainya. Namun tidak ada salahnya untuk pengenalan.
Pemrograman yang diajarkan biasanya berfokus pada penguasaan bahasa pemrograman yang sering digunakan seperti C++, HTML, CSS, dan JavaScript serta Python.
Beberapa contoh aplikasi yang populer digunakan untuk pemrograman adalah Visual Studio Code, Sublime Text, dan Bluefish Editor.
Berapa Lama Kursus Komputer?
Mengenai lama durasi kursus komputer, bisa berbeda beda tergantung dari paket yang diambil serta kelengkapan materinya. Yang paling cepat biasanya hanya memakan waktu beberapa hari hingga minggu.
Namun ada juga yang bisa sampai berbulan bulan, ini umumnya terjadi karena durasi kursus yang tidak terlalu lama namun materi yang diambil lengkap, seperti sampai ke materi pemrograman.
Jadi, durasinya bisa bervariasi sesuai dengan kebutuhan.
Cara Ikut Kursus Komputer
Nah jika kamu berminat untuk mengikuti kursus komputer untuk menambah keahlian ataupun memenuhi persyaratan kerja, kamu telah datang ke artikel yang tepat.
Karena kamu bisa langsung konsultasi ke tempat pelatihan yang terbukti berkualitas materi dan mentornya, PT Kombas Digital Internasional. Nah buruan langsung aja konsultasi dengan klik nomor di bawah ini:
Kursus Microsoft Office adalah kursus atau pelatihan untuk mempelajari dan menguasai penggunaan aplikasi aplikasi yang termasuk ke dalam kelompok Microsoft Office. Nah di artikel ini kita akan membahas seputar hal ini.
Apa itu Microsoft Office
Pertama-tama kita akan bahas dulu apa itu sebenarnya Microsoft Office? Nah Microsoft Office atau yang biasa disebut hanya Office ini adalah sekumpulan aplikasi yang dirilis oleh Microsoft yang sering digunakan di aktivitas perkantoran, sesuai dengan namanya.
Namun meskipun begitu, aplikasi aplikasi Microsoft Office ini juga masih selalu digunakan di berbagai instansi selain kantor untuk menunjang berbagai tugas administrasi dan hal hal yang berkaitan dengan itu.
Seperti penggunaan Microsoft Powerpoint di Sekolah untuk media guru mengajar, atau Microsoft Word yang digunakan oleh siswa untuk membuat makalah.
Jadi, kita seharusnya sadar kalau Kursus Microsoft Office ini sangat penting karena hampir semua instansi membutuhkan kemampuan ini.
Berbagai Aplikasi Microsoft Office
Selanjutnya kita akan membahas beberapa contoh aplikasi yang termasuk ke dalam Microsoft Office, yaitu:
Microsoft Word
Urutan pertama ada Microsoft Word, yang pastinya sudah tidak asing lagi karena kepopulerannya. Microsoft Word ini adalah aplikasi dari Microsoft yang sering sekali digunakan untuk berbagai keperluan yang berkaitan dengan huruf huruf.
Contohnya adalah seperti untuk pembuatan surat tugas, atau laporan hingga makalah, bahkan untuk pengumuman resmi kepada berbagai pihak. Jadi intinya Microsoft Word ini lebih digunakan sebagai alat pengolah teks atau tulisan dengan fitur yang lengkap.
Microsoft Powerpoint
Selanjutnya kita akan membahas aplikasi yang juga tak kalah populer, yaitu Microsoft Powerpoint. Nah Microsoft Powerpoint ini cukup berbeda dengan Microsoft Word yang digunakan untuk mengolah sesuatu.
Microsoft Powerpoint lebih digunakan untuk mempresentasikan sesuatu. Sesuatu itu bisa berupa ide project, data dari riset, atau juga mempresentasikan materi pembelajaran.
Intinya, Microsoft Powerpoint ini digunakan lebih seperti alat visualisasi untuk menunjukkan berbagai hal dengan lebih menarik sehingga bisa membuat audiens tertarik untuk melihat.
Microsoft Excel
Yang ketiga ada Microsoft Excel. Microsoft Excel berbeda dengan Word yang berfokus pada pengolahan kata dan Microsoft Powerpoint yang berfokus pada visualisasi.
Miccrosoft Excel sendiri digunakan untuk mengolah angka dan data bahkan hingga ke tingkat yang rumit dan detail. Ms Excel digunakan oleh banyak sekali instansi bisnis seperti untuk penghitungan data hingga logistik.
Pada beberapa mata pelajaran seperti Informatika dan Statistika juga banyak menggunakan Excel dalam pengolahan angka.
Nah itu tadi beberapa jenis aplikasi yang termasuk dalam Microsoft Office.
Apakah Microsoft Office Termasuk Skill?
Microsoft Office tentu saja termasuk skill, karena ini adalah kemampuan dalam menguasai seperangkat aplikasi yang memiliki banyak kegunaan dalam kehidupan. Maka dari itu, memiliki skill Microsoft Office sangat bermanfaat dan seperti sudah menjadi keharusan.
Apalagi saat ini banyak sekali kerjaan yang mengharuskan penggunaan perangkat lunak yang termasuk Microsoft Office baik 1 aplikasi maupun banyak aplikasi sekaligus.
Tren nya semakin meningkat setiap tahun karena bertambahnya pekerjaan yang dipermudahkan oleh segala aplikasi seperti Microsoft Office, sehingga perusahaan menetapkan para karyawannya untuk bisa mengoperasikan Microsoft Office.
Manfaat Menguasai Microsoft Office
Dengan menguasai Microsoft Office, ada berbagai keuntungan yang didapatkan seperti:
Memudahkan Pekerjaan dan Tugas Harian
Mensortir data atau membuat surat secara manual tentunya akan sangat memakan waktu dan hasilnya juga tidak begitu rapi, nah di sini lah datang salah satu manfaat dengan menguasai Microsoft Office. Angka dan data bisa dengan mudah diolah dan disortir dengan Excel.
Kemudian menulis surat atau membuat makalah atau laporan bisa dengan cepat dan rapi dibuat menggunakan Word.
Lebih Mudah Mencari Pekerjaan
Saat ini banyak lowongan pekerjaan yang menambahkan syarat untuk harus menguasai Microsoft Office, karena efisiensinya seperti yang sudah dibahas di atas.
Nah karena itu lah dengan memiliki skill Microsoft Office, kita sudah memenuhi satu persyaratan dari kebanyakan lowongan sehingga kesempatan kita untuk diterima lebih besar.
Menambah Kepercayaan Diri
Selanjutnya lebih kepada efek yang kita rasakan pada diri sendiri. Kita akan lebih percaya atas kemampuan diri sendiri karena telah mengikuti kursus dengan bimbingan profesional.
Biaya Kursus Microsoft Office
Sekarang kita akan membahas biaya kursus nya. Nah biaya kursus Microsoft Office ini bisa berbeda beda tergantung dari kebijakan tempat kursus yang kalian pilih.
Nah sebagai gambaran, salah satu contoh harga kursus Microsoft Office ada di sekitar Rp500.000. Harga ini sangat terjangkau karena paket pelatihan yang diberikan sangat lengkap juga para mentor pembimbing yang berkualitas.
Kursus di PT Kombas Digital Internasional
Nah setelah membahas berbagai pentingnya serta keuntungan dan manfaat dari skill Microsoft Excel, kamu pasti tidak ingin melewatkannya begitu saja. Jadi, langsung saja hubungi PT Kombas Digital Internasional dengan klik nomor di bawah ini untuk konsultasi kebutuhan kursus Microsoft Office:
Recent Comments