Sertifikasi K3

Sertifikasi K3

Worker construction equipment

Sertifikasi K3 merupakan salah satu sertifikasi penting yang sangat dianjurkan untuk dimiliki oleh perusahaan maupun individu. Nah apa itu sertifikasi K3 yang dianggap sangat penting?

Apa itu Sertifikasi K3?

Sertifikasi K3 ialah sertifikasi atas kemampuan seorang individu atau sebuah perusahaan atas kemampuan mereka dalam menjalankan dan memenuhi aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Apa itu K3?

K3 atau kepanjangannya Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah usaha yang harus dilakukan seseorang atau sebuah perusahaan untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan kerusakan selama kerja. K3 dibuat dan ditujukan untuk para karyawan atau pekerja agar mereka terhindar dari berbagai hal yang bisa mengancam keselamatan mereka.

Bukan hanya itu, K3 juga bertujuan untuk menjaga daya operasional alias menjaga alat alat kerja dari kemungkinan kerusakan. K3 juga memiliki fungsi untuk menjaga lingkungan tetap terjaga dan bebas dari kerusakan terutama yang bisa dihindari.

Dengan terwujudnya K3 yang dilaksanakan oleh semua pihak, dampaknya diharapkan dapat menjaga atau bahkan menambah produktivitas kerja kemudian menjaga keselamatan dan kenyamanan pekerja dan mencegah kerusakan lingkungan.

Sertifikasi K3 Apa Saja?

Ada banyak jenis Sertifikat K3, seperti yang akan kita bahas di bawah ini:

Sertifikat Ahli K3 Umum

Sertifikat Ahli K3 Umum ditujukan untuk orang orang yang ingin menjadi ahli dalam merumuskan, memperhitungkan, menjalankan serta mengevaluasi penerapan K3 di sebuah perusahaan. Mereka diharapkan dapat bertanggung jawab atas hal hal terkait K3. Seperti merancang dan mengembangkan K3. Serta mengawasi penerapannya oleh para pekerja.

Sertifikat Ahli K3 Spesialis

Untuk yang ini cukup berbeda dengan Sertifikat Ahli K3 Umum. Sertifikat Ahli K3 Spesialis hanya berfokus pada bidang keahlian tertentu namun penguasaan terhadap bidang itu lebih baik. Contoh dari K3 Spesialis adalah: Sertifikat K3 Kimia, Sertifikat Ahli K3 Penanggulangan Kebakaran, Sertifikat Ahli K3 Pekerja Ketinggian, Sertifikat K3 Konstruksi, dan lainnya.

Sertifikat Petugas K3

P2K3 singkatannya, yaitu Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Sertifikat ini diperuntukkan bagi individu yang menjadi P2K3 di sebuah perusahaan. Tugasnya adalah mengawasi penerapan K3 di perusahaan serta lebih lanjutnya memberikan masukan dan saran yang berkaitan dengan pelaksanaan K3.

Sertifikat Operator K3

Sertifikat ini diberikan pada operator alat berat contohnya seperti Forklift, Crane, Traktor, serta Alat Berat lainnya. Sertifikasi ini digunakan sebagai jaminan bahwa operator tersebut memiliki pengetahuan dan keahlian dalam mengoperasikan alat berat. Tujuannya supaya terhindar dari kecelakaan kerja.

Sertifikat Ahli K3 Madya

Diperuntukkan bagi asisten atau pembantu ahli K3 dalam segala hal yang berkaitan dengan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di perusahaan tersebut.

Sertifikat Ahli K3 Muda

Diberikan pada mereka yang masih baru memulai karir di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Mereka akan diberi sertifikat ini sebelum melanjutkan karir ke jenjang yang lebih tinggi seperti Ahli K3 Umum atau Ahli K3 Spesialis.

Sertifikat Auditor SMK3 Pada Sertifikasi K3

Sertifikat Auditor SMK3 dianugerahkan pada seseorang yang telah memenuhi persyaratan dan pengujian untuk menjadi Auditor Sistem Manajemen K3. Mereka bertugas melakukan audit atau pengecekan langsung ke perusahaan untuk memastikan apakah mereka telah menjalankan K3 dengan baik dan layak sesuai ketentuan.

Sertifikat HSE Officer

Singkatan dari Health, Safety, and Environtment. Sertifikat ini diperuntukkan bagi individu yang bertugas memperhatikan keselamatan tidaknya pada pekerja tapi juga lingkungan.

Iso certification illustration

Cara Mendapatkan Sertifikasi K3

Kamu bisa mendapatkan Sertifikasi K3 melalui beberapa cara, salah duanya adalah Kemnaker dan BNSP.

Sertifikasi K3 Kemnaker RI

Kamu bisa mendapatkan Sertifikasi K3 dari Kemnaker dengan mengikuti pelatihan. Namun sebelum kamu dapat mengikuti pelatihan, kamu harus memenuhi persyaratannya. Persyaratan tersebut adalah:

  1. Sarjana yang memiliki pengalaman kerja dua tahun pada bidangnya masing masing
  2. Sarjana muda yang memiliki pengalaman kerja minimal 4 tahun sesuai bidang masing masing
  3. Sehat baik Jasmani dan Rohani
  4. Bekerja secara penuh di Instansi terkait
  5. Berkelakuan baik
  6. Memenuhi penilaian tim penilai

Selain syarat syarat tadi ada juga syarat administrasi yang bisa kamu temukan di website Kemnaker RI.

Sertifikasi K3 BNSP

Di BNSP tingkatan sertifikasi dibagi menjadi 3 yaitu ada tingkatan Muda, Madya, dan Utama. Setiap tingkatan juga punya syaratnya sendiri.

  1. Tingkat Muda, memiliki pengalaman kerja bidang K3 dengan lama waktu 3 bulan untuk sarjana K3, minimal 1 tahun kerja untuk sarjana teknik dan non teknik, minimal 2 tahun untuk lulusan D3, dan minimal 4 tahun untuk lulusan SLTA.
  2. Tingkat Madya, telah memiliki pengalaman kerja bidang K3 minimal 2 bulan untuk sarjana K3, 5 tahun untuk sarjana non teknik K3, minimal 7 tahun untuk sarjana non teknik, minimal 8 tahun untuk lulusan D3, dan minimal 10 tahun untuk lulusan SLTA.
  3. Tingkat Utama, diperlukan minimal 8 bulan bekerja di bidang K3 untuk lulusan K3, dan minimal 10 tahun untuk sarjana teknik dan non teknik.

Ada juga syarat syarat administrasi lain seperti fotokopi identitas, fotokopi ijazah, pas foto, CV, dan surat rekomendasi serta ijazah k3 sebelumnya (jika ada).

Berapa Biaya Sertifikat K3?

Sertifikasi K3 memiliki rentang harga yang bervariasi mulai dari Rp 2.100.00 hingga 7.500.000. Kamu bisa mencari lebih lanjut mengenai rentang harga beserta persyaratan dan prosesnya pada LSP atau Lembaga Sertifikasi Profesi yang kamu percayakan.

Selain Sertifikasi K3, ada juga berbagai sertifikasi lain yang tidak kalah penting seperti Sertifikasi Digital Marketing. Jika kamu berminat untuk mencari tahu lebih lanjut, kamu bisa menghubungi nomor di bawah ini:

08112829002