Website Berisi Apa? Panduan Lengkap Isi Website yang Wajib Kamu Ketahui

Website Berisi Apa? Panduan Lengkap Isi Website yang Wajib Kamu Ketahui

 

Website Berisi Apa? Panduan Lengkap Isi Website yang Wajib Kamu Ketahui-Saat ini, hampir semua hal bisa ditemukan di internet mulai dari toko, sekolah, layanan kesehatan, hingga portofolio pribadi. Di balik semua itu, ada satu elemen penting yang menjadi media utama penyampaian informasi: website. Namun, bagi banyak orang, khususnya yang masih awam, masih muncul pertanyaan sederhana tapi penting: website berisi apa?

Pertanyaan ini mungkin terdengar sepele, tapi jawabannya sangat penting. Terutama bagi pelaku UMKM, pelajar, pekerja kreatif, maupun siapa saja yang ingin membuat website untuk keperluan pribadi atau bisnis. Dengan mengetahui website berisi apa, kamu bisa merancang website yang tidak hanya menarik, tapi juga efektif dan sesuai dengan kebutuhan audiens.

Website Berisi Apa? Ini Jawaban Umumnya

Secara sederhana, website berisi apa tergantung dari tujuan dan jenis websitenya. Namun, secara umum, sebuah website berisi informasi, gambar, video, dan interaksi digital yang disusun dalam beberapa halaman (pages). Informasi tersebut bisa bersifat edukatif, komersial, informatif, atau hiburan.

Beberapa elemen umum yang biasanya ada dalam website, antara lain:

  • Beranda (Homepage)
  • Tentang Kami (About Us)
  • Layanan atau Produk
  • Galeri atau Portofolio
  • Artikel atau Blog
  • Kontak
  • Testimoni
  • FAQ (Frequently Asked Questions)
  • Formulir Pendaftaran atau Pemesanan

Setiap elemen tersebut memiliki fungsi spesifik yang akan dijelaskan lebih lanjut di bagian berikutnya.

Fungsi Website dan Kontennya

Agar lebih jelas dalam memahami website berisi apa, kamu juga harus tahu fungsi utama dari sebuah website. Fungsi website umumnya terbagi menjadi tiga:

1. Menyampaikan Informasi

Website bisa berisi informasi seputar perusahaan, brand, individu, atau layanan tertentu. Konten informatif ini penting agar pengunjung mengetahui siapa kamu, apa yang kamu tawarkan, dan mengapa mereka harus memilihmu.

2. Menjual Produk atau Layanan

Banyak website digunakan sebagai toko online atau katalog produk. Di sini, website berisi informasi tentang produk, harga, deskripsi, cara pembelian, dan testimoni.

3. Meningkatkan Interaksi

Website bisa menjadi sarana komunikasi dua arah dengan pengunjung, misalnya melalui formulir kontak, fitur live chat, komentar, atau integrasi media sosial.

Struktur Umum Website, Halaman-Halaman yang Wajib Ada

Untuk menjawab lebih dalam soal website berisi apa, berikut adalah struktur halaman yang umumnya ada di dalam sebuah website:

1. Beranda (Homepage)

Halaman utama yang menjadi pintu masuk website kamu. Di sinilah pengunjung pertama kali menilai kesan profesionalitas dan isi situs. Homepage biasanya menampilkan:

  • Logo dan nama bisnis
  • Navigasi ke halaman lain
  • Headline utama (slogan atau ajakan)
  • Gambar atau video banner
  • Ringkasan produk, layanan, atau konten unggulan

2. Tentang Kami (About Us)

Halaman ini menjelaskan siapa kamu atau apa visi misi perusahaan. Biasanya berisi:

  • Sejarah singkat
  • Tim kerja
  • Nilai-nilai perusahaan
  • Foto atau video singkat tentang aktivitas bisnis

3. Halaman Layanan/Produk

Salah satu bagian terpenting. Di sini, kamu bisa menjelaskan:

  • Jenis layanan atau produk yang ditawarkan
  • Keunggulan dan manfaatnya
  • Harga (jika ada)
  • Call to action (CTA) seperti tombol “Beli Sekarang” atau “Hubungi Kami”

4. Portofolio atau Galeri

Jika kamu bergerak di bidang kreatif seperti desain, fotografi, event organizer, dan sebagainya, bagian ini sangat penting untuk memamerkan hasil kerja.

  • Berisi gambar, video, atau deskripsi proyek sebelumnya
  • Bisa ditampilkan per kategori atau klien

5. Blog atau Artikel

Blog sangat bermanfaat untuk mendatangkan pengunjung dari Google. Konten blog berisi:

  • Tips dan tutorial
  • Berita terbaru
  • Artikel edukatif yang sesuai dengan niche kamu

6. Testimoni Pelanggan

Meningkatkan kepercayaan pengunjung dengan menunjukkan review atau pengalaman nyata dari klien sebelumnya.

7. Kontak

Halaman ini menjawab pertanyaan penting lainnya terkait website berisi apa karena bagian ini memungkinkan pengunjung untuk menghubungi pemilik website. Bisa diisi dengan:

  • Nomor telepon atau WhatsApp
  • Alamat email
  • Alamat kantor/toko
  • Peta lokasi (Google Maps)
  • Formulir kontak

8. FAQ (Frequently Asked Questions)

Halaman tanya jawab ini membantu menjelaskan hal-hal yang sering ditanyakan oleh calon pelanggan atau pengunjung.

Jenis Website dan Isi yang Sesuai

Supaya lebih memahami website berisi apa, mari kita lihat isi website berdasarkan jenisnya:

a. Website Bisnis

  • Profil perusahaan
  • Produk atau jasa
  • Testimoni
  • Form pemesanan
  • CTA jelas

b. Website Pribadi atau Portofolio

  • Tentang diri sendiri
  • Hasil karya (foto, tulisan, desain)
  • Link ke media sosial
  • CV atau pengalaman kerja

c. Website Sekolah atau Pendidikan

  • Info pendaftaran
  • Jadwal pelajaran
  • Konten belajar (PDF, video)
  • Pengumuman sekolah

d. Website Toko Online

  • Daftar produk
  • Harga dan deskripsi
  • Metode pembayaran
  • Fitur keranjang dan checkout

Pentingnya Menentukan Tujuan Sebelum Membuat Website

Mengetahui website berisi apa juga membantu kamu menentukan arah pembuatan situs. Apakah kamu ingin mengedukasi, menjual, atau membangun komunitas? Dengan tujuan yang jelas, kamu bisa menentukan konten apa yang harus ditampilkan dan mana yang tidak perlu.

Misalnya:

  • Untuk toko online, konten utama adalah katalog produk.
  • Untuk blog edukasi, konten utama adalah artikel berkualitas.
  • Untuk portofolio, yang utama adalah hasil karya dan CV.

Tips Menyusun Konten Website yang Efektif

  1. Gunakan Bahasa yang Mudah Dipahami
    Hindari istilah teknis yang membingungkan, kecuali audiens kamu memang memahaminya.

  2. Buat Navigasi yang Jelas
    Pengunjung harus bisa berpindah antar halaman dengan mudah.

  3. Optimalkan untuk Mobile
    Pastikan website kamu tampil baik di smartphone dan tablet.

  4. Gunakan Gambar Berkualitas
    Gambar visual memperjelas isi konten dan meningkatkan daya tarik.

  5. Tampilkan Call to Action (CTA)
    Ajak pengunjung untuk melakukan sesuatu, misalnya membeli, mendaftar, atau menghubungi kamu.

Sekarang kamu sudah tahu jawaban lengkap dari pertanyaan website berisi apa. Intinya, isi website sangat bergantung pada tujuan dan jenis website itu sendiri. Tapi secara umum, website berisi informasi yang disusun dalam halaman-halaman seperti Beranda, Tentang Kami, Produk, Kontak, dan lain-lain.

Jika kamu ingin membangun kehadiran online yang profesional, mulailah dengan menyusun konten website yang informatif, terstruktur, dan user-friendly. Tidak perlu menunggu sempurna—yang penting mulai dulu, lalu kembangkan seiring waktu.

Ingin punya website profesional tapi bingung mulai dari mana? Butuh jasa pembuatan website yang terjangkau dan berkualitas?
Hubungi kami sekarang juga melalui WhatsApp: 0811-2829-003
dan jangan lupa follow Instagram kami di @digitalagencypurwokerto untuk tips seputar digital marketing, desain website, dan strategi konten terkini!